6 Binatang Laut Aneh yang Ditemukan pada 2020, Salah Satunya dari Indonesia

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Lautan dipenuhi makhluk yang mungkin terlihat aneh di mata manusia. Tapi sesekali, mereka yang berasal dari laut dalam ini muncul di tanah kering.

Berikut ini 6 hewan laut aneh yang terpantau muncul, terdampar pantai dan atau tertangkap dari laut pada tahun 2020, salah satunya dari Indonesia, dikutip dari Live Science, Rabu (6/11/2021):

1. Cumi-Cumi Raksasa dengan Mata Selebar Kaki

Cumi-cumi raksasa (Architeuthis dux) mati ditemukan di Pantai Golden Mile di Teluk Britannia, Afrika Selatan.

Sangat jarang melihat cumi-cumi raksasa (Architeuthis dux). Jadi orang-orang heboh ketika salah satu cumi-cumi terdampar di Cape Town, Afrika Selatan pada 7 Juni.

Cumi-cumi ini terlihat sangat eksentrik - dengan delapan lengan dan dua tentakel ditutupi pengisap bergerigi berdaya hisap kuat; mereka memiliki mata terbesar di dunia hewan (berukuran diameter 1 kaki, atau 30 cm); dan mereka bisa mencapai panjang hingga 60 kaki (18 meter).

Cumi-cumi raksasa ini sekarang menjadi koleksi Museum Iziko di Afrika Selatan, dan DNA-nya dapat membantu para peneliti menentukan apakah hanya ada satu atau banyak spesies cumi-cumi raksasa yang hidup jauh di bawah ombak.

2. Gurita Berlengan 7

Ketika seorang pria melihat sesuatu seperti bola merah di pantai berbatu sebuah pulau dekat Seattle, dia mengambil beberapa foto yang memicu perdebatan tentang identitas makhluk itu. Gumpalan itu jelas merupakan cephalopoda (kelompok yang mencakup cumi-cumi, gurita, sotong, dan nautilus), tetapi spesies apa?

Konsensus ilmiah sampai pada gurita berlengan tujuh (Haliphron atlanticus), makhluk laut dalam yang biasanya tidak berenang di perairan pantai Washington yang dingin.

Meski namanya aneh, gurita memiliki lebih dari tujuh lengan. Pada jantan, lengan kedelapan digunakan selama kawin, dan sisanya disimpan dalam kantung di dekat mata kanannya.

3. Gurita Berlengan 9 Hampir Jadi Makan Malam

Setelah seorang petani rumput laut menangkap beberapa gurita dalam perangkap di Jepang, dia membawanya pulang untuk dimasak oleh ibunya. Tetapi setelah dia menjatuhkan satu ke dalam panci berisi air mendidih, dia menyadari bahwa itu memiliki sembilan lengan, jadi dia mengeluarkannya.

Bagaimana gurita ini mendapatkan sembilan lengan? Sama seperti kadal yang dapat menumbuhkan kembali ekor, gurita juga dapat menumbuhkan kembali lengannya. Namun, terkadang proses regenerasi gagal dan lengan yang tumbuh kembali bercabang, atau menjadi lengan kesembilan.

Kadang-kadang kegagalan ini dapat terjadi berulang-ulang - satu gurita dilaporkan memiliki 90 lengan, menurut sebuah penelitian tahun 1965.

Keluarga tersebut kemudian menyumbangkan tubuh gurita berlengan sembilan ke museum setempat, sehingga publik dapat melihat keingintahuan yang tidak biasa ini.

4. Hiu Versus Swordfish (Ikan Todak)

Ilustrasi hiu. (Pixabay)
Ilustrasi hiu. (Pixabay)

Para ilmuwan terkejut saat melihat hiu jenis Thresher Shark terdampar di pantai Libya dengan "pedang" Swordfish atau ikan todak tertanam di tubuhnya.

Ikan todak dikenal agresif terhadap hewan yang mereka anggap sebagai ancaman (termasuk beberapa paus, penyu laut, dan manusia), tetapi mereka belum pernah didokumentasikan menyerang hiu perontok sebelumnya.

Sejatinya Thresher Shark memakan ikan kecil dan tidak akan menjadi ancaman bagi ikan todak, kata para peneliti.

Mungkin, keduanya berebut mangsa, kata para ilmuwan, meskipun mungkin juga penikaman itu adalah kecelakaan.

5. Serangga Laut Seukuran Anak Anjing

Ingat mencari serangga ketika Anda masih kecil? Dapatkah Anda membayangkan yang besar, seukuran anak anjing, bersembunyi jauh di dalam laut?

Dikenal sebagai pill bug, binatang yang tampak aneh ini adalah isopoda, dan yang terbesar dalam sejarah.

Ditemukan di Indonesia dan dijuluki Bathynomus raksasa ("rakasa" diterjemahkan menjadi "raksasa" dalam bahasa Indonesia), isopoda ini berukuran sekitar 13 inci (33 cm) dan merupakan isopoda raksasa baru pertama yang ditemukan dalam lebih dari satu dekade.

6. Marine Blob

Apa yang tampak seperti balon pesta tetapi hidup jauh di bawah air? Ini adalah pesies ctenophore baru yang disebut Duobrachium sparksae, terkait dengan comb jellies atau ubur-ubur sisir.

Para peneliti pertama kali melihat makhluk aneh seukuran golf tee atau tatakan bola golf ini di ngarai bawah laut di lepas pantai Puerto Rico pada 2015, tetapi mereka tidak mempublikasikan hasilnya hingga tahun ini.

Setiap kali D. sparksae bergerak, deretan silia kecil seperti rambutnya membiaskan cahaya menjadi prisma warna-warna yang bersinar, Live Science melaporkan.

Saksikan video pilihan di bawah ini: