6 Bintang yang Empaskan Real Madrid demi Barcelona: 3 Kali Goda Messi, Los Blancos Selalu Dicueki

Bola.com, Jakarta - Dua klub raksasa La Liga Spanyol, Barcelona dan Real Madrid, selalu bersaing meraih trofi dengan rivalitas panas. Persaingan bukan hanya di Liga Spanyol, tetapi juga di Liga Champions.

Selain persaingan memperebutkan gelar, kedua tim ini juga selalu sikut-sikutan dalam merekrut pemain bintang. Para pemain bintang ini akan menjadi penentu supaya timnya bertambah kuat demi meraih gelar.

Namun tidak jarang satu di antara Barcelona dan Real Madrid harus kecewa. Pemain incaran mereka lebih memilih klub rivalnya meski sudah memberikan tawaran yang mnearik.

Contohnya saja Cristiano Ronaldo, Mesut Ozil hingga David Beckham yang lebih memilih ke Real Madrid daripada ke Camp Nou. Demikian pula ada pemain yang lebih memilih Barcelona dibanding harus ke Real Madrid.

Berikut enam pemain yang lebih memilih Barcelona daripada harus ke Real Madrid. Para pemain ini akhirnya menjadi musuh bagi para penghuni Santiago Bernabeu.

 

1. Neymar

Striker Barcelona, Neymar, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Atletico Madrid pada laga La Liga Spanyol di Stadion Camp Nou, Barcelona, Minggu (11/1/2015). (AFP/Josep Lago)
Striker Barcelona, Neymar, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Atletico Madrid pada laga La Liga Spanyol di Stadion Camp Nou, Barcelona, Minggu (11/1/2015). (AFP/Josep Lago)

Melihat penampilan Neymar yang memukau bersama Santos, Real Madrid kepincut mendatangkannya. Bahkan Madrid sudah tertarik dengan Neymar sejak dia berusia 13 tahun dan mengajak bergabung ke akademinya.

Namun, pada 2013, Real Madrid harus bersaing secara sengit dengan Barcelona untuk mendatangkan Neymar. Pemain Brasil ini akhirnya lebih memilih ke Barcelona karena alasan sepak bola.

"Saya mengirim tawaran dari Chelsea dan Real Madrid ke Santos," kata Wagner Riberio, mantan agen Neymar. "Tetapi Barcelona langsung menemui ayah Neymar dan Neymar memilih Barcelona karena itu berasal dari lubuk hatinya," sambungnya.

 

2. Lionel Messi

Lionel Messi. Sayap kanan Argentina berusia 35 tahun yang baru semusim memperkuat PSG usai meninggalkan Barcelona ini tercatat pernah mengoleksi 50 gol atau lebih dalam 1 musim sebanyak 5 kali pada musim 2010/2011 hingga 2012/2013, 2014/2015 dan 2016/2017. Semuanya dibuat saat ia memperkuat Barcelona dengan jumlah gol berturut-turut adalah 53, 73, 60, 58, dan 54 gol. (AFP/Lluis Gene)
Lionel Messi. Sayap kanan Argentina berusia 35 tahun yang baru semusim memperkuat PSG usai meninggalkan Barcelona ini tercatat pernah mengoleksi 50 gol atau lebih dalam 1 musim sebanyak 5 kali pada musim 2010/2011 hingga 2012/2013, 2014/2015 dan 2016/2017. Semuanya dibuat saat ia memperkuat Barcelona dengan jumlah gol berturut-turut adalah 53, 73, 60, 58, dan 54 gol. (AFP/Lluis Gene)

Mungkin sebagian orang tidak akan bisa membayangkan jika Lionel Messi mengenakan seragam Real Madrid dan berlaga di Bernabeu. Namun, mantan agen Messi, Horacio Gaggioli menyebut skenario tersebut hampir terjadi.

"Karena saya tinggal di Barcelona maka saya membawanya ke Barca untuk masa percobaan," kata Gaggioli. "Jika saya tinggal di Madrid, bisa saja Messi, akan saya serahkan ke mereka untuk dicoba," jelasnya.

Menurut outlet Spanyol Cadena COPE, Florentino Perez, mencoba membawa Bintang Argentina itu ke Madrid pada tiga kesempatan. Namun pemenang enam kali Ballon d'or ini tidak pernah menanggapi tawaran tersebut.

 

3. Dani Alves

Dani Alves - Kondisi Barcelona yang sedang terpuruk membuat bek tangguh asal Brasil ini terpanggil hatinya untuk kembali ke Camp Nou. Pemain yang berstatus sebagai pesepak bola tersukses dengan koleksi 45 gelar ini dikabarkan hanya menerima upah 1 euro atau Rp 16 ribu per pekan. (AFP/Pau Barrena)
Dani Alves - Kondisi Barcelona yang sedang terpuruk membuat bek tangguh asal Brasil ini terpanggil hatinya untuk kembali ke Camp Nou. Pemain yang berstatus sebagai pesepak bola tersukses dengan koleksi 45 gelar ini dikabarkan hanya menerima upah 1 euro atau Rp 16 ribu per pekan. (AFP/Pau Barrena)

Dani Alves mengaku pernah hampir menjadi pemain Ral Madrid. Namun dengan seketika nasib malah membawanya ke Camp Nou untuk mengenakan seragam Barcelona.

"Saya tidak pernah menyembunyikan kepindahan saya ke Real Madrid hampir selesai. Nasib saya berubah dan saya tiba di Barcelona sebagai gantinya," ujar Alves.

Keputusan Alves ternyata tepat. Dia langsung memenangkan treble trofi yang luar biasa saat Barcelona dibesut Pep Guardiola.

 

4. Cesc Fabregas

Cesc Fabregas - Jebolan La Masia ini memutuskan pindah ke Arsenal pada tahun 2003. Dia kemudian menjadi satu di antara gelandang terbaik Premier League di bawah asuhan Arsene Wenger.
Fabregas akhirnya kembali ke Barcelona pada 2011. (AFP/Miguel Riopa)
Cesc Fabregas - Jebolan La Masia ini memutuskan pindah ke Arsenal pada tahun 2003. Dia kemudian menjadi satu di antara gelandang terbaik Premier League di bawah asuhan Arsene Wenger. Fabregas akhirnya kembali ke Barcelona pada 2011. (AFP/Miguel Riopa)

Fabregas merupakan pemain jebolan akademi La Masia tetapi hengkang ke Arsenal pada usia 16 tahun. Di London, dia membuktikan dirinya sebagai salah satu gelandang terbaik dunia.

Ketika akan kembali ke Barcelona pada 2011, Presiden Real Madrid Ramon Calderon berusaha untuk merekrutnya. "Anda diinginkan oleh Madrid, salah satu tim terbesar dalam sejarah, itu sangat luar biasa," ujarnya.

Namun, Fabregas memilih tidak dan kembali ke Barcelona. Dia berhasil memenangkan La Liga, Copa Del Rey, Piala Dunia Antarklub FIFA, Piala Super UEFA dan Piala Super Spanyol.

 

5. Luis Suarez

Luis Suarez. Striker Uruguay berusia 35 tahun yang kini berstatus tanpa klub usai meninggalkan Atletico Madrid di akhir musim 2021/2022 ini pernah memperkuat Barcelona selama 6 musim mulai 2014/2015 hingga 2019/2020. Nilai transfernya saat didatangkan dari Liverpool senilai 81,72 juta euro atau kini setara Rp1,23 triliun menjadi salah satu pembelian termahal dari klub Liga Inggris. Bersama Barcelona ia total tampil dalam 281 laga di semua ajang dengan torehan 194 gol dan 113 assist. (AFP/Lluis Gene)
Luis Suarez. Striker Uruguay berusia 35 tahun yang kini berstatus tanpa klub usai meninggalkan Atletico Madrid di akhir musim 2021/2022 ini pernah memperkuat Barcelona selama 6 musim mulai 2014/2015 hingga 2019/2020. Nilai transfernya saat didatangkan dari Liverpool senilai 81,72 juta euro atau kini setara Rp1,23 triliun menjadi salah satu pembelian termahal dari klub Liga Inggris. Bersama Barcelona ia total tampil dalam 281 laga di semua ajang dengan torehan 194 gol dan 113 assist. (AFP/Lluis Gene)

Suarez berada di puncak karier profesionalnya pada 2014. Dia mencetak 30 gol di Liga Inggris untuk Liverpool hingga menembus semifinal Piala Dunia.

Real Madrid dan Barcelona sangat kepincut untuk mendatangkannya. "Real Madrid sangat tertarik pada saya, tetapi impian saya selalu bermain untuk Barca," kata Suarez

"Ketika saya mendengar nama 'Barcelona', saya tidak memiliki keraguan," imbuhnya. Bersama Messi dan Neymar, Suarez menjadi kekuatan yang menakutkan di Liga Spanyol.

 

6. Gavi

Gelandang Barcelona Gavi bereaksi setelah gelandang Eintracht Frankfurt Filip Kostic mencetak gol ketiga timnya pada leg 2 perempat final Liga Europa di Camp Nou, Jumat (15/4/2022).  Barcelona harus terhenti di babak perempat final setelah kalah 2-3 dari Eintracht Frankfurt. (AP Photo/Joan Monfort)
Gelandang Barcelona Gavi bereaksi setelah gelandang Eintracht Frankfurt Filip Kostic mencetak gol ketiga timnya pada leg 2 perempat final Liga Europa di Camp Nou, Jumat (15/4/2022). Barcelona harus terhenti di babak perempat final setelah kalah 2-3 dari Eintracht Frankfurt. (AP Photo/Joan Monfort)

Berusia 17 tahun, Gavi telah mengemas 50 penampilan untuk Barcelona dan menjadi salah satu gelandang terbaik dunia. Sebelum ke Barcelona, Real Madrid dan Atletico Madrid tertarik dengan bakatnya.

Namun Barcelona bergerak lebih cepat untuk menggaet Gavi. Blaugrana mengontraknya di sebuah turnamen sepak bola di Algarve saat Gavi jadi pemain terbaik di kompetisi itu.

Selain enam pemain ini, masih ada tiga pemain yang lebih memilih Barcelona daripada Real Madrid. Ketiganya adalah Samuel Eto’o, Ivan Rakitic dan Andre Gomes.

Sumber: Planet Football

 

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel