6 Cara Mendidik Anak Agar Tidak Kecanduan Gadget

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Perkembangan teknologi digital dan perubahan gaya hidup membuat anak-anak zaman sekarang semakin akrab dengan gadget. Bukan saja anak-anak usia dini atau sekolah, bahkan balita-balita sekarang yang masih belum bisa fasih bicara sudah pandai memegang ponsel sendiri dan menggeser layar sentuh ponsel Bunda maupun Ayahnya.

Tak heran, pembatasan penggunaan gadget pada anak sekarang menjadi persoalan yang tidak mudah. Di tambah lagi, orang tua zaman sekarang termasuk pengguna gadget yang cukup intens. Mau tak mau, anak melihat dan bisa menjadikan contoh.

Padahal, pakar perkembangan anak telah bersepakat bahwa tontonan di layar termasuk gadget dan televisi sebaiknya tidak diberikan kepada anak sebelum usianya dua tahun. Lalu, bagaimana kalau sudah terlanjur mengenalkan gadget kepada anak yang masih kecil. Bunda bisa mulai mempraktekkan beberapa hal ini di rumah.

1. Jadi contoh yang baik

Si Kecil belajar dari yang dilihat dan didengar, termasuk kebiasaan dari orang tuanya. Oleh karena itu, sebisa mungkin tidak sibuk dengan gadget ketika sedang bersama anak. Biasanya beranjak dari tempat duduk dan berpindah ke ruangan yang tidak dilihat langsung anak.

2. Batasi dan awasi anak memakai gadget

Ilustrasi memakai gadget bersama anak. (Shutterstock)
Ilustrasi memakai gadget bersama anak. (Shutterstock)

Sekarang sulit melarang anak tidak memang gadget. Bisa menangis terus-terusan. Untuk mencegah kecanduan, Bunda bisa membatasi waktu anak mengakses gadget. Misalnya memberikan waktu 1-2 jam dalam sehari. Ini tidak langsung dalam waktu lama, namun dipakai dalam beberapa pembagian waktu,

Pembatasan itu sangat penting karena bisa membuat perhatian atau fokus si kecil menjadi rendah. Saat melihat film di layar, gambar akan berubah sangat cepat. Sebelum fokus anak pada satu objek tercapai, objek tersebut akan berganti dengan objek lain, begitu seterusnya. Akibatnya, anak jadi tidak terlatih memperhatikan sesuatu dalam jangka waktu lama.

Untuk menghindari konten-konten yang tidak sesuai, Bunda sangat perlu untuk selalu mengawasi atau bahkan menemani anak memakai gadget. Jangan terbiasa membiarkan anak sibuk sendiri dengan gadgetnya.

3. Bikin aktivitas lain yang menarik

Karena pembatasan gadget, otomatis Bunda harus menciptakan aktivitas lain yang menyenangkan bersama anak. Jika tidak, akan susah membuat anak beralih dari gadgetnya. Bunda bisa mengajak permainan lainnya, menggambar, mewarnai, berkebun, bersih-bersih hingga jalan-jalan. Ajak saudara juga terlihat dalam aktivitas. Termasuk juga tentukan family time.

4. Jangan bermain gadget di kamar

Ilustrasi memakai gadget bersama anak. (Shutterstock)
Ilustrasi memakai gadget bersama anak. (Shutterstock)

Tetapkan wilayah bebas gadget di rumah, salah satunya adalah tidak membawa gadget ke kamar. Sebab bisa menjadi kebiasaan buruk, area yang biasa dipakai untuk istirahat malah digunakan untuk bermain gadget. Di tambah posisi menonton layar tidak dibenarkan sambil tidur telentang maupun tengkurap.

Meja makan juga kerap jadi wilayah terlarang, namun tidak menutup kemungkinan menjadi solusi bagi Bunda yang menghadapi anak susah makan. Pastikan Bunda dan anggota keluarga lain juga menaati aturan tersebut, atau paling tidak tidak dilihat anak. Nanti bisa dicontoh.

5. Beri tahu bahaya penggunaan gadget

Komunikasi dan edukasi tentang bahaya penggunaan gadget terlalu lalu sangat penting dilakukan sejak dini. Si Kecil harus tahu tentang hal-hal negatif dari pemakaian gadget. Termasuk informasi cara menghindari dan mencegahnya. Apalagi seiring berjalannya waktu si kecil terus tumbuh dan bisa mengakses banyak hal, jadi penting untuk selalu mendampingi dan memberi penjelasan.

6. Ajak si Kecil terapkan gaya hidup sehat

Ilustrasi Berolahraga Bersama Anak Credit: pexels.com/Valeria
Ilustrasi Berolahraga Bersama Anak Credit: pexels.com/Valeria

Tak cukup hanya bicara, Bunda juga perlu aksi nyata. Ajak anak menerapkan gaya hidup sehat. Masih pagi jangan biarkan bermain gadget, ajak olahraga, sarapan bergizi dan aktivitas yang lebih bermanfaat. Termasuk malam sebelum tidur, bukan gadget yang terakhir di sentuh dan diingat.

Menanamkan gaya hidup sehat sejak dini sangat penting bagi proses tumbuh kembang anak. Jangan sampai hidup anak berkutat dengan gadget saja dan terhambat pertumbuhannya.

Untuk melengkapi gaya hidup anak dan dukung Anak Lebih Sehat, Bunda bisa memberikan susu pertumbuhan yang memiliki Nutritods dengan kandungan 0 gram sukrosa, lebih banyak laktosa dibandingkan formula sebelumnya, tinggi kalsium & protein, minyak ikan, omega 3 & 6, serat pangan inulin dan mikronutrien lainnya serta Lactobacillus rhamnosus. Pilih susu sesuai umur si kecil ya.

Itulah beberapa cara mendidik anak agar tidak kecanduan dengan gadget. Selamat mencoba Bunda, selain tegas, tetap lembut dan sabar ya.

(*)