6 Cara Mengatasi Nyeri Pinggang saat Menstruasi, Ketahui Gejalanya

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Cara mengatasi nyeri pinggang saat menstruasi perlu untuk diketahui wanita yang tengah dalam masa menstruasi dan merasakan nyeri. Beberapa dari wanita tentunya pernah merasakan nyeri di bagian pinggang saat menstruasi. Rasa nyeri tersebut tak jarang membuat aktivitas menjadi terhambat.

Sakit atau nyeri pinggang adalah salah satu dari sekian banyak masalah yang mendera wanita ketika tamu bulanannya datang. Sakit pinggang ketika haid biasa berpusat di punggung bawah (pinggang belakang), tepat di atas bokong. Oleh sebab itu penting untuk mengatasi cara mengatasi nyeri pinggang saat menstruasi yang cukup mudah dilakukan.

Cara mengatasi nyeri pinggang saat menstruasi penting untuk diketahui wanita saat tamu bulanan datang. Pasalnya saat masa haid datang, seluruh badan biasanya terasa sakit, salah satunya bagian pinggang.

Sakit pinggang adalah bagian dari gejala nyeri saat haid alias dismenore (dysmenorrhea) yang paling sering dilaporkan oleh wanita usia subur. Keluhan sakit pinggang ini bisa kamu atasi dengan mengetahui dan memahami bagaimana cara mengatasi nyeri pinggang saat menstruasi yang cukup sederhana dilakukan.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang cara mengatasi nyeri pinggang saat menstruasi yang sederhana, Selasa (27/10/2020).

Cara Mengatasi Nyeri Pinggang saat Menstruasi

Nyeri Haid
Nyeri Haid

Cara mengatasi nyeri pinggang saat menstruasi ini dapat sedikit meredakan rasa nyeri yang menghampiri ketika tamu bulanan kamu datang. Nyeri biasanya terjadi tepat sebelum menstruasi dimulai, ketika kadar prostaglandin meningkat di lapisan rahim. Kadarnya akan tinggi paling tinggi pada hari pertama haid.

Peningkatan prostaglandin ini bertujuan untuk memicu rahim berkontraksi agar meluruhkan dindingnya. Semakin banyak prostaglandin yang diproduksi, efek nyeri haid akan semakin kuat. Saat nyeri haid, pinggang juga terasa nyeri.

1. Kompres atau Mandi Air Hangat

Cara mengatasi nyeri pinggang saat menstruasi yang pertama yakni dengan melakukan kompres atau mandi air hangat. Cara yang pertama ini sangat sederhana dan cukup mudah dilakukan. Kompres hangat dapat memperlebar pembuluh darah sehingga aliran darah dan suplai oksigen lebih mudah mencapai daerah yang sakit. Hal ini akan membantu melemaskan otot yang tegang dan kaku akibat kontraksi berlebihan, sehingga mengurangi nyeri.

Cara Mengaplikasikannya :

- Rendam waslap dalam baskom air hangat (40-50º Celsius) dan peras kelebihan airnya.

- Kemudian tempelkan di pinggang selama 10-15 menit.

Selain cara tersebut, alternatifnya kamu bisa berendam air hangat. Dengan begitu, sekujur tubuh kamu dapat terasa lebih tenang. Nyeri pinggang yang kamu rasakan juga terasa lebih membaik.

2. Peregangan

Cara mengatasi nyeri pinggang saat menstruasi selanjutnya yakni peregangan. Peregangan sederhana untuk sekadar berganti posisi dapat membantu meredakan kram perut dan sakit pinggang ketika haid. Coba duduk atau berdiri tegak kemudian putar badan bergantian ke kanan dan kiri. Anda juga bisa melakukannya sambil berbaring.

Cara lainnya yang bisa kamu coba yakni dengan posisi berbaring kemudian tarik kedua lutut ke dada dan dekap erat selama beberapa saat.

3. Olahraga Rutin

Melakukan olahraga ringan secara rutin merupakan cara mengatasi nyeri pinggang saat menstruasi yang bisa kamu terapkan. Gerakkan tubuh untuk membuat otot lebih rileks. Kamu dapat melakukan stretching ringan selama kurang lebih 10 menit setiap harinya agar otot menjadi rileks dan ketegangan otot mereda. Olahraga teratur dapat membantu melancarkan peredaran darah ke daerah yang terasa nyeri untuk mengurangi bengkak dan peradangan.

Olahraga teratur dapat mengurangi intensitas sakit pinggang ketika haid karena tubuh akan terus menghasilkan endorfin. Endorfin adalah senyawa kimia yang diproduksi otak untuk meringankan rasa sakit secara alami dari dalam.

Olahraga teratur juga membantu melancarkan peredaran darah ke daerah yang terasa nyeri untuk mengurangi bengkak dan peradangan. Menurut studi, olahraga seperti yoga, jogging, bersepeda, lari, berenang, dan jalan kaki adalah pilihan olahraga terbaik untuk wanita yang sedang menstruasi.

4. Pijat dengan Minyak Esensial

Cara mengatasi nyeri pinggang saat menstruasi selanjutnya yakni memijat pinggang dengan minyak esensial. Kamu bisa meminta tolong teman atau keluarga untuk memijat area yang nyeri, khususnya pinggang dan perut dengan minyak esensial selama 20 menit.

Minyak esensial memiliki sifat anti-inflamasi sehingga bisa mengurangi peradangan. Aroma wangi dari minyak esensial juga dapat membuat kamu lebih rileks.

5. Tidur Cukup

Tidur cukup merupakan cara sederhana berikutnya yang bisa kamu lakukan ketika tengah merasakan nyeri pinggang saat menstruasi. Tidur membuat tubuh menjadi rileks dan membangun kembali otot-otot yang sudah lelah akibat kontraksi. Itulah sebabnya, tidur penting bagi kesehatan tubuh dan mengurangi nyeri punggung saat haid. Selain itu, ternyata tidur juga baik untuk mengatur emosi. Hal ini tentunya penting untuk wanita yang sering mengalami mood swing saat menstruasi.

6. Konsumsi Coklat Batangan

Selain cara mengatasi nyeri pinggang saat menstruasi dari luar, kamu juga bisa mengatasi nyeri pinggang tersebut dari dalam yakni salah satunya dengan mengonsumsi coklat batangan. Kamu meredakan sakit pinggang saat haid dengan makan coklat hitam (dark chocolate).

Cokelat hitam tinggi kandungan antioksidan yang bersifat antiradang dan merupakan pereda nyeri alami.

Gejala Sakit Pinggang saat Menstruasi

Ilustrasi nyeri haid (iStock)
Ilustrasi nyeri haid (iStock)

Setelah mengetahui bagaimana cara mengatasi nyeri pinggang saat menstruasi, berikut ini penjelasan singkat mengenai gejala yang biasanya timbul. Sakit pinggang adalah keluhan yang umum dengan banyak penyebab. Namun ketika sakit pinggang terjadi karena haid, biasanya akan disertai oleh gejala-gejala lain.

- Kram dan sakit tumpul di area perut bawah

- Sakit atau nyeri di area pinggang dan punggung belakang yang menyebar sampai ke kaki

- Mual dan muntah. Tak sedikit wanita yang mengalami mual dan muntah ketika tamu bulanan datang.

- Rasa lelah dan lemah

- Diare

- Pingsan. Gejala satu ini tentunya bisa dialami wanita jika nyerinya yang terasa sangat hebat

Seiring berjalannya hari, kadar prostaglandin kemudian akan menurun mengikuti siklus menstruasi. Kram perut dan sakit pinggang biasanya akan mereda saat kadar prostaglandin menurun dan menstruasi selesai.

Sakit pinggang saat menstruasi juga dapat dipicu masalah reproduksi. Sakit pinggang saat menstruasi dapat menandakan masalah pada organ reproduksi wanita. Nyeri haid yang diakibatkan oleh masalah kesehatan tertentu kerap disebut sebagai dismenore sekunder.

Nyeri dismenore sekunder sering berlangsung lebih lama dengan intensitas sakit yang lebih hebat dari kram menstruasi normal. Rasa nyeri bahkan dapat mulai muncul dari beberapa hari sebelum menstruasi dimulai. Rasa sakitnya mungkin bertambah buruk saat periode menstruasi berlanjut dan mungkin tidak langsung hilang setelah haid berakhir. Rasa sakit akibat dismenore sekunder cenderung memburuk seiring perempuan bertambah usia. Dismenore sekunder lebih umum terjadi pada wanita di usia dewasa.