6 Cara Mengatasi Pusing setelah Olahraga, Simak Penyebabnya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Keinginan untuk memiliki tubuh yang sehat dan kuat menjadi impian banyak orang. Salah satu cara mendapatkannya dengan melakukan kegiatan olahraga. Namun pernahkah Anda merasa pusing setelah berolahraga?

Jika iya, mungkin ada yang salah ketika olahraga atau mungkin sebelum olahraga. Sebab persiapan menjelang olaharaga menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Sebab, akan membantu mempersiapkan tubuh agar tidak kaget ketika diajak olahraga.

Tapi jika sudah terlanjur pusing, maka jangan khawatir. Anda cukup mencoba beberapa cara mengatasi pusing setelah olahraga yang mudah dilakukan. Cara mengatasi pusing setelah olahraga ini sebenarnya cukup dasar, bahkan sudah selayaknya dilakukan sebelum dan saat olahraga.

Berikut ini, Liputan6.com telah merangkum dari berbagai sumber bagaimana cara mengatasi pusing setelah olahraga tersebut, tentunya disertai apa saja sebenarnya penyebab pusing dapat timbul, Selasa (10/11/2020).

1. Konsumsi Air Mineral

Kamu harus minum air putih lebih banyak usai berolahraga.
Kamu harus minum air putih lebih banyak usai berolahraga.

Cara mengatasi pusing setelah olahraga yang pertama, dengan mengonsumsi air mineral yang cukup. Hal ini penting untuk dilakukan agar rasa pusing dapat segera menghilang. Sebab, ketika olahraga akan berisiko tinggi mengalami dehidrasi. Jika sudah dehidrasi, maka bisa menyebabkan pusing bahkan benar-benar badan terasa lemas.

Selalu sediakan air mineral yang cukup ketika olahraga dan setelah olahraga. Tapi, jika masih belum reda juga dehidrasi yang dialami, ada baiknya untuk konsumsi minuman isotonik.

2. Makan sebelum Olahraga

Ilustrasi makanan sehat (Photo by Brooke Lark on Unsplash)
Ilustrasi makanan sehat (Photo by Brooke Lark on Unsplash)

Mungkin banyak yang beranggapan jika tidak makan sebelum olahraga bisa mempercepat penurunan berat badan. Ya, memang bisa jika olahraga yang dilakukan tidak kelewat berat. Tapi jika Anda melakukan olahraga dengan intensitas tinggi dan menggunakan tenaga besar, maka tidak makan sebelum olahraga justru membuat gula darah terkuras lalu membuat Anda merasa pusing. Bahkan, pada beberapa kasus kekurangan gula darah bisa menyebabkan pingsan.

Sebenarnya, konsumsi makanan sebelum olahraga akan lebih optimal dalam jangka waktu 1 jam. Sebab nutrisi dan makanan akan dicerna terlebih dahulu. Makanan yang sudah dicerna tersebut akan memberi tenaga lebih ketika olahraga dan menghindarkan Anda dari kekurangan gula darah.

3. Makan setelah Olahraga

ilustrasi makanan sehat/unsplash
ilustrasi makanan sehat/unsplash

Setelah melakukan olahraga juga perlu konsumsi makanan. Cara mengatasi pusing setelah olahraga ini bertujuan untuk mengganti asupan gula yang mungkin hilang ketika olahraga. Jenis makanan yang dikonsumsi bisa disesuaikan. Tidak perlu langsung makanan berat, cukup konsumsi pisang atau beberapa sendok nasi jika memang pusing tidak tertahankan.

4. Hindari Paparan Sinar Matahari

Ilustrasi sinar matahari. Sumber foto: unsplash.com/Maxime Bhm.
Ilustrasi sinar matahari. Sumber foto: unsplash.com/Maxime Bhm.

Cara mengatasi pusing setelah olahraga ini mungkin sudah Anda ketahui. Sebab panasnya paparan sinar matahari langsung, bisa menyebabkan pusing saat olahraga. Jika tidak memungkinkan untuk olahraga di dalam ruangan, maka Anda bisa menggunakan topi atau handuk untuk melindungi kepala Anda.

5. Jangan Olahraga Terlalu Lama

Ilustrasi fitness (Photo by Geert Pieters on Unsplash)
Ilustrasi fitness (Photo by Geert Pieters on Unsplash)

Cara mengatasi pusing setelah olahraga selanjutnya, dengan menghindari olahraga berat dengan durasi terlalu lama. Kebiasaan olahraga terlalu lama bisa menyebabkan timbulnya pusing pusing saat olahraga dan setelah olahraga.

Sebab, durasi olahraga yang berlebihan bisa menyebabkan tekanan darah mengalami penurunan dan dapat menyebabkan dehidrasi. Kemudian bisa menyebabkan suplai darah ke otak menurun.

6. Perbanyak Istirahat

Ilustrasi fitness di gym. (Photo by Anatase Maragos on Unsplash)
Ilustrasi fitness di gym. (Photo by Anatase Maragos on Unsplash)

Jika dirasa tubuh sudah mulai lemas, ada baiknya untuk ambil istirahat. Jangan memaksakan diri untuk melanjutkan olaharaga. Ingat, olaharaga bertujuan membuat tubuh menjadi sehat, bukan justru menyiksa diri sendiri.

Penyebab Pusing setelah Olahraga

Ilustrasi gym (Dok. Unsplash)
Ilustrasi gym (Dok. Unsplash)

Setelah menyimak beragam cara mengatasi pusing setelah olahraga, perlu dipahami penyebab pusing itu sendiri Berikut uraian singkatnya:

Dehidrasi

Dehidrasi adalah penyebab paling umum timbul pusing setelah olahraga. Apabila makin banyak cairan yang diminum, tubuh akan makin bertenaga dan berstamina untuk menjalankan aktivitas olahraga.

Darah Rendah

Ketika olahraga, jantung kerja lebih keras dan memompa lebih banyak darah ke pembuluh. Dampaknya, pembuluh darah akan melebar untuk menampung kelebihan darah tersebut. Tapi, saat Anda berhenti olahraga, jantung mulai berdetak normal, namun pembuluh darah butuh sedikit waktu untuk menyesuaikan. Adanya hal tersebut menyebabkan penurunan tekanan darah dan menyebabkan pusing, sakit kepala, bahkan lemas.

Gula Turun Drastis

Apabila Anda pusing, terutama ketika olahraga, maka sempat disinggung di beberapa poin di atas, bisa menjadi indikator jika kadar gula darah rendah. Gejala yang timbul dari gula darah rendah dapat berupa keringat dingin, gemetar, hingga badan lemas.

Itulah mengapa, di atas tadi disarankan untuk mengonsumsi makanan sebelum olahraga maupun setelah olaharaga. Hal tersebut tidak lain untuk menghindari turunnya gula darah berlebihan dan dalam jangka waktu cepat. Dengan gula darah yang normal, maka otot akan lebih kuat ketika diajak melakukan aktivitas olahraga berat.

Dengan memahami bagaimana cara mengatasi pusing setelah olahraga di atas, serta apa saja penyebabnya, semoga bisa membantu dalam mencapai tujuan olaharaga yang diinginkan.