6 Cara Menghilangkan Kerutan di Atas Mata Menurut Dokter Kulit

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Kulit kelopak mata sangat rentan terhadap berbagai masalah kulit, seperti munculnya mata panda, lingkaran hitam, garis halus, hingga kerutan. Banyak orang yang menyadari jika masalah mata biasanya terjadi pada bagian bawah saja, padahal bagian atas mata juga perlu diperhatian.

Melansir byrdie.com, Amy Ross, dokter kulit bersertifikat mengatakan masalah kerutan di atas mata terjadi karena kulit tipis dan halus, kehilangan elastisitas seiring bertambahnya usia, dan sering kali terkena lebih banyak aplikasi riasan.

Untuk mempelajari tentang cara merawat kelopak mata bagian atas seperti kerutan, berikut rekomendasi dokter kulit Ross dan Rita Linkner dari Spring Street Dermatology untuk cara mengatasinya.

1. Gunakan pembersih riasan mata yang lembut

Ilustrasi Ilustrasi kerutan mata/copyright shutterstock
Ilustrasi Ilustrasi kerutan mata/copyright shutterstock

Banyak dari kita menggosok-gosok mata saat menghapus riasan mata, padahal cara ini salah karena akan menyebabkan tekanan hingga gesekan pada kelopak mata.

Ross mencatat bahwa produk riasan yang digunakan tidak secara inheren menyebabkan kerutan, tetapi pengaplikasiannya dan cara membersihkannya. "Menemukan penghapus riasan yang lembut, tetapi efektif yang tidak menghilangkan minyak alami dari kulit kelopak mata," ujar Ross.

2. Latihan kelopak mata

Orbicularis oculi adalah otot yang membungkus mata dan bertanggung jawab untuk menjaga kelopak mata atas dan bawah kita. Menargetkan area ini dengan latihan pengetatan dapat membantu mencegah kerutan secara alami. Caranya dengan tekan lembut kelompak mata dari sudut luar mata (di bawah tulang alis). Kemudian, kedipkan mata dengan kuat sepuluh kali. Lakukan pada kedua matamu.

Lakukan ini empat kali seminggu untuk mencoba membantu mengencangkan otot-otot mata.

3. Gunakan serum mata

Sama seperti wajah pada umumnya, mata juga membutuhkan hydarating serum. “Beberapa tips yang kami rekomendasikan untuk memperbaiki kulit berkerut seperti eksfoliasi tidak dapat diterapkan pada kelopak mata karena sifat kulit yang lembut,” kata Ross.

Meski begitu, Ia tetap menekankan pentingnya menjaga daerah ini tetap terhidrasi dengan menggunakan serum mata.

4. Krim mata untuk penambah kolagen

ilustras menjaga kulit area mata/B-D-S Piotr Marcinski/shutterstock
ilustras menjaga kulit area mata/B-D-S Piotr Marcinski/shutterstock

Linkner mencatat pentingnya bahan penambah peptida, karena dapat membuat perbedaan besar dalam merangsang produksi kolagen di area yang paling sensitif ini. Dia merekomendasikan mengoleskan krim mata dua kali sehari di pagi hari untuk menciptakan penghalang dari semua bahan aktif lain yang menyentuh kulit wajah, dan di malam hari untuk meremajakan.

5. Eyeshadow dengan SPF

Saat mengunakan eyeshadow, dapat menjaga kelopak mata terlindungi darisinar matahari dengan eyeshadow berSPF. Ross menjelaskan bahwa bagi mereka yang tidak mengaplikasikan eyeshadow setiap hari, perlindungan yang diberikan eyeshadow SPF tidak akan konsisten. Dia merekomendasikan penggunaan kacamata hitam pemblokir UV untuk menawarkan perlindungan sebanyak mungkin.

6. Hindari retinol

Para ahli lainnya menyarankan agar tidak menggunakan produk mata retinol. Ross mengatakan retinol dapat menyebabkan iritasi dan jika dioleskan pada kulit kelopak mata, risiko iritasi lebih tinggi karena penyerapannya jauh lebih mudah. Selain itu, retinol dapat menipiskan epidermis, jadi saat melakukan waxing alis, harus ekstra hati-hati.

Linkner menambahkan bahwa menggunakan krim mata yang mengandung retinol berpotensi menimbulkan reaksi eksim. Dalam hal pengaplikasian, perlu diketahui bahwa karena area ini sangat tipis, apapun yang dioleskan di atasnya akan cepat meresap.

#elevate women