6 Ciri Kecanduan Gula, Simak Jumlah Idealnya bagi Tubuh

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Timbulnya ciri kecanduan gula berlebihan dapat menjadi masalah serius dari sisi kesehatan. Sebab, mengonsumsi banyak gula dapat berbahaya dan akan meningkatkan risiko terkena penyakit diabetes serta obesitas.

Melansir dari Klikdokter, adanya keinginan untuk terus-menerus mengonsumsi gula, erat kaitannya dengan adanya kombinasi antara rasa subjektif yang nyaman dan bahagia. Sebab rasa manis dan kebutuhan energi bisa dengan cepat dan mudah terpenuhi dari adanya asupan kalori gula.

Timbulnya rasa positif yang akhirnya membuat keinginan konsumsi makanan dengan rasa manis meningkat. Hingga akhirnya timbul berbagai ciri kecanduan gula yang wajib diwaspadai karena bisa membahayakan kesehatan tubuh.

Berikut Liputan6.com telah merangkum dari berbagai sumber, apa saja ciri kecanduan gula yang wajib diwaspadai, Selasa (1/12/2020).

1. Ingin konsumsi banyak makanan manis

Ilustrasi Gula Credit: pexels.com/Mali
Ilustrasi Gula Credit: pexels.com/Mali

Ciri kecanduan gula yang pertama sama halnya dengan banyak perilaku yang diakibatkan zat yang membuat ketagihan. Sebab, tubuh akan merespon untuk konsumsi gula lebih banyak. Hal tersebut tidak lain karena adanya rasa yang ingin dipuaskan. Semakin banyak konsumsi gula maka akan semakin puas.

Sebagai gambaran, mungkin dahulu Anda bisa puas ketika konsumsi satu sendok es krim. Namun, seiring waktu dan intensitas konsumsi es krim yang meningkat, Anda akan merasa ingin tambah dan tambah lagi hingga melebihi batas wajar supaya terpuaskan.

2. Ingin konsumsi makanan asin

Ilustrasi Memakan Camilan Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio
Ilustrasi Memakan Camilan Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio

Jangan salah, mengidamkan makanan dengan rasa asin bisa menjadi salah satu ciri kecanduan gula. Sebab, mengidamkan makanan asin menjadi salah satu tanda bahwa tubuh Anda tidak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Hal ini sebenarnya umum terjadi pada orang-orang yang kecanduan makanan dengan kandungan gula tinggi. Sebab orang-orang ini sering kekurangan nutrisi utama yang dibutuhkan tubuh.

Apabila Anda makan terlalu banyak makanan asin, maka bisa jadi Anda akan ingin untuk konsumsi makanan manis atau karbohidrat sederhana. Untuk menghindarinya, maka Anda perlu konsumsi makanan yang kaya akan mikronutrien dan makronutrien yang dibutuhkan tubuh agar mampu untuk berfungsi dengan optimal.

3. Konsumsi gula meski tidak lapar

ilustrasi makan terlalu cepat penyebab berat badan naik/pexels
ilustrasi makan terlalu cepat penyebab berat badan naik/pexels

Biasanya, rasa lapar dapat sirna setelah makan besar. Namun, salah satu ​​ ciri kecanduan gula adalah Anda masih memiliki keinginan untuk konsumsi makanan dengan gula tinggi seperti cake maupun camilan dengan kandungan gula tinggi lainnya. Hal ini sangat berbahaya tinggi risiko membuat tubuh kelebihan asupan gula. Selain itu, konsumsi makanan manis setelah makan juga bisa membuat risiko kenaikan berat badan berlebih atau obesitas.

4. Konsumsi gula agar tenang

Ilustrasi makanan manis. Sumber foto: unsplash.com/Thomas Kelley.
Ilustrasi makanan manis. Sumber foto: unsplash.com/Thomas Kelley.

Lalu, apabila Anda mengonsumsi gula atau makanan manis lainnya dengan tujuan menenangkan diri, maka bisa jadi hal tersebut adalah salah satu ciri kecanduan gula.

Ciri kecanduan gula ini sebenarnya sudah masuk ke dalam gejala psikologis. Menurut Lin Anderson, LMHC, MA, Ed.M dan Aaron Sternlicht, LMHC, CASAC, terapis spesialis kecanduan di Family Addiction Specialist, ketika kecanduan gula, maka Anda akan terus-menerus beralih ke gula sebagai sarana untuk mengatasi beban stres di kehidupan, kebosanan, maupun beragam masalah psikologis lainnya, seperti depresi serta kecemasan.

Jika Anda memanjakan diri dengan gula agar merasa lebih tenang dan mendapatkan kelegaan emosional, maka hal tersebut sangat tidak sehat. Bahkan sebuah studi baru-baru ini menunjukkan, konsumsi makanan manis sebenarnya tidak mampu memperbaiki mood Anda.

5. Tetap konsumsi gula tau dampak negatifnya

ilustrasi makanan manis | pexels.com/@adrienn-638530
ilustrasi makanan manis | pexels.com/@adrienn-638530

Ketika ciri kecanduan gula ini muncul, maka sudah menjadi sebuah pertanda buruk. Menurut Dan DeFigio, penulis Beating Sugar Addiction for Dummies. Ini adalah ciri kecanduan gula yang paling utama, di mana Anda akan terus makan gula dan junk food secara kompulsif, meski sebenarnya Anda tahu apa saja dampak negatif yang bisa timbul di kemudian hari.

6. Melakukan berbagai cara untuk konsumsi gula

ilustrasi penyuka makanan manis | unsplash.com/@byfoul
ilustrasi penyuka makanan manis | unsplash.com/@byfoul

Kemudian, jika Anda sampai pergi ke toko untuk membeli makanan manis di tengah malam. Maka hal ini sudah menjadi ciri kecanduan gula yang serius. Sebab, hal tersebut menjadi pertanda jika kebutuhan tubuh Anda akan konsumsi gula sudah tidak terkendali.

Jumlah Asupan Gula Ideal untuk Tubuh

Sumber: Unsplash
Sumber: Unsplash

Lalu, sebenarnya berapa jumlah asupan gula per hari yang disarankan? Berdasar Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, anjuran asupan gula yaitu 50 gram per hari atau setara 4 sendok makan.

Tapi banyak sekali orang yang melebihi batas asupan gula ideal yang telah ditetapkan. Meski baik dan dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi. Namun, kecanduan gula bisa menyebabkan dampak negatif bagi kesehatan.

Maka dari itu, batasi konsumsi gula Anda setiap hari supaya tidak berujung pada kecanduan gula. Sebab ada berbagai penyakit yang mengintai seperti diabetes, kanker, dan obesitas. Tapi, jika Anda mengalami ciri kecanduan gula di atas, akan lebih baik untuk Anda konsultasikan dengan dokter.