6 Fakta Film Demon Slayer Kimetsu no Yaiba, Terlaris Kelima Sedunia Kini Tayang di Bioskop Indonesia

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Demon Slayer Kimetsu no Yaiba The Movie: Mugen Train tayang di bioskop Indonesia mulai Rabu (6/1/2021). Dirilis di tengah pandemi Covid-19 tak menghalangi performa film animasi ini di tangga box office.

Melansir dari laman Box Office Mojo, Demon Slayer Kimetsu no Yaiba The Movie: Mugen Train meraup pendapatan kotor 318 juta dolar AS (sekitar 4,43 triliun rupiah). Popularitas film dan serial ini tak diragukan lagi.

Nippon.com melaporkan, pada 4 Desember 2020, waralaba Demon Slayer diperkirakan menghasilkan total penjualan 2,6 miliar dolar AS atau sekitar 36,23 triliun rupiah. Showbiz Liputan6.com merangkum 6 fakta menarik film ini untuk Anda.

1. Kisah Para Pemburu Iblis

Adegan film Demon Slayer Mugen Train. (Foto: CBI Pictures)
Adegan film Demon Slayer Mugen Train. (Foto: CBI Pictures)

Demon Slayer Kimetsu no Yaiba The Movie: Mugen Train menampilkan empat tokoh utama yakni Tanjiro Kamado, Nezuko Kamado, Inosuke Hashibira, dan Zenitsu Agatsuma yang pergi menemui Kyōjurō Rengoku untuk membantunya berburu iblis.

Dalam perjalanan, Tanjiro dan kawan-kawan diserang iblis yang dengan mudah dihabisi Rengoku. Musibah tak henti sampai di situ. Enmu memaksa beberapa orang mendekati para pembunuh iblis itu dengan sihir. Konflik pun meruncing.

2. Tanjiro Kamado Terpopuler

Adegan film Demon Slayer Mugen Train. (Foto: CBI Pictures)
Adegan film Demon Slayer Mugen Train. (Foto: CBI Pictures)

Perlu bukti Demon Slayer sangat populer? Tahun lalu, perusahaan pendidikan dan penerbitan Benesse menggelar jajak pendapat yang melibatkan 7.661 siswa kelas tiga hingga enam di Jepang terkait 10 tokoh paling dikagumi.

Anime News Network melaporkan, hasil jajak pendapat menempatkan Tanjiro Kamado di peringkat pertama dalam daftar. Ia mengalahkan ibu, ayah dan guru yang harus puas di posisi kedua, empat, serta lima.

3. Dikenali 90 Persen Publik Jepang

Salah satu adegan film Demon Slayer Mugen Train. (Foto: CBI Pictures)
Salah satu adegan film Demon Slayer Mugen Train. (Foto: CBI Pictures)

Data lain yang tak kalah mencengangkan, jajak pendapat internet tahun 2020 yang dilakukan Oricon Monitor Research. Hasilnya, lebih dari 90 persen publik Jepang mengenal Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba.

Data lain yang terungkap, 40,5 persen responden mengaku sangat akrab dengan Demon Slayer. Tak heran, meski dirilis di tengah pandemi Covid-19, Demon Slayer Kimetsu no Yaiba The Movie: Mugen Train disambut hangat khalayak.

4. Pecah Rekor Hari Pertama

Film Demon Slayer Mugen Train. (Foto: CBI Pictures)
Film Demon Slayer Mugen Train. (Foto: CBI Pictures)

Crunchyroll mewartakan Demon Slayer Kimetsu no Yaiba The Movie: Mugen Train memecahkan rekor hari pertama penayangan dengan pendapatan 11,3 juta dolar AS (sekitar 157,4 miliar rupiah).

Akhir pekan pertama penayangan, karya sineas Haruo Sotozaki mendulang pendapatan 44 juta dolar AS (sekitar 613,2 miliar rupiah) di Jepang saja. Sejumlah media menyebut Demon Slayer Kimetsu no Yaiba The Movie: Mugen Train film animasi dengan penjualan paling dahsyat dalam sejarah.

5. Gulingkan Spirited Away

Salah satu tokoh film Demon Slayer Mugen Train. (Foto: CBI Pictures)
Salah satu tokoh film Demon Slayer Mugen Train. (Foto: CBI Pictures)

Hari ke-73 penayangan di bioskop, Demon Slayer Kimetsu no Yaiba The Movie: Mugen Train resmi mengudeta film rilisan Studio Ghibli, Spirited Away, yang berada di puncak box office animasi selama 19 tahun.

Deadline Hollywood menyebut film ini juga memecahkan rekor pendapatan dari penayangan di teater IMAX dengan 14,2 juta dolar AS. Rekor sebelumnya dipegang Bohemian Rhapsody.

6. Terlaris Kelima Sejagat

Salah satu karakter film Demon Slayer Mugen Train. (Foto: CBI Pictures)
Salah satu karakter film Demon Slayer Mugen Train. (Foto: CBI Pictures)

Disebut sebagai film animasi terlaris sejagat, tahun lalu. Melansir dari Deadline Hollywood, Demon Slayer Kimetsu no Yaiba The Movie: Mugen Train melibas Tenet sebagai film dengan pendapatan kotor tertinggi ketiga di pasar internasional di luar Amerika Utara, pada 2020.

Film ini juga diklaim meraup pendapatan kotor tertinggi kelima sejagat, tahun yang sama. Fenomena tingginya antusias penonton di tengah terbatasnya kapasitas bioskop selama wabah menuai decak kagum para pemerhati film.