6 Fakta Menarik tentang Balikpapan yang Pernah Menyabet Kota Paling Dicintai di Dunia

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Balikpapan merupakan kota yang terletak di pesisir tenggara Kalimantan Timur. Sebagai salah satu kota penghasil minyak cukup besar di Indonesia, Balikpapan juga sering disebut sebagai kota minyak.

Menempati wilayah seluas 5.033,00 km persegi, hanya 12 persen saja yang merupakan daerah datar, sisanya adalah aliran sungai dan pesisir pantai. Karena letaknya yang strategis, Balikpapan akan menjadi gerbang utama menuju Ibu Kota Indonesia yang baru, dengan keberadaan Pelabuhan Semayang dan Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman.

Namun, hal-hal menarik tentang Balikpapan tak hanya itu. Liputan6.com merangkum enam fakta di antaranya yang dikutip dari berbagai sumber, Kamis, 18 Maret 2021.

1. Beruang Madu sebagai Maskot

Beruang madu (Helarctos malayanus) merupakan spesies beruang terkecil di dunia dan salah satu yang paling sedikit dipelajari. Beruang ini mendiami hutan tropis Asia Tenggara, mulai dari ujung timur India, Bangladesh, Laos, Thailand, Kamboja, Vietnam, Malaysia, pulau-pulau Sumatra dan Kalimantan.

Beruang madu ditetapkan sebagai satwa dilindungi di Indonesia sejak 1973.Perusakan habitat, kebakaran hutan, perdagangan untuk empedu dan bagian tubuh lain, perdagangan hewan peliharaan ilegal, dan perburuan liar membuat populasi beruang madu menurun drastis.

Pada 2002, Balikpapan, salah satu kota terbesar di Kalimantan mengangkat beruang madu sebagai maskot resminya. Beruang Madu dipelihara di penangkaran Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup atau KWPLH yang berlokasi sekitar 23 kilometer di utara Kota Balikpapan.

2. Boyong Adipura Kencana

Balikpapan dikenal memiliki tata kota yang baik. Selain itu, kota ini memperhatikan kebersihan lingkungannya. Terbukti dengan prestasinya dalam memperoleh penghargaan Adipura hingga berkali-kali, kurang lebih 18 kali.

Balikpapan juga berhasil membawa pulang Piala Adipura Kencana yang merupakan penghargaan tertinggi di bidang kebersihan pada 2013 dan 2014. Tak hanya itu, masyarakat setempat juga dibiasakan untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan.

3. Kota Layak Huni ke-3 di Indonesia

Pemandangan area Refinery Unit V Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (22/7/2019). Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan merupakan satu dari proyek pengembangan dan peningkatan kapasitas kilang yang dilakukan Pertamina. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pemandangan area Refinery Unit V Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (22/7/2019). Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan merupakan satu dari proyek pengembangan dan peningkatan kapasitas kilang yang dilakukan Pertamina. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Menelusuri jalanan Balikpapan pastinya kita akan disuguhkan dengan bersihnya dan rapinya kota ini. Di kota ini juga hampir tak ada pengamen, pengemis, dan pedagang asongan di lampu merah, maupun pedagang kaki lima di trotoar.

Maka itu, kota ini dinobatkan sebagai urutan ke 3 kota paling nyaman huni (Most Livable City Index) di Indonesia oleh Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia dengan nilai kelayakan 65,8 persen. Para ahli menilai berdasarkan tempat ibadah, air bersih, pangan, fasilitas kesehatan, pendidikan, penataan PKL, dan transportasi. Balikpapan juga pernah dinobatkan jadi Kota Paling Dicintai di Dunia versi World Wildlife Fund (WWF) mengalahkan 43 kota lain di dunia pada 2015 lalu.

4. Menggunakan Teknologi Terapan

Balikpapan memiliki pengelolaan sampah TPA yang menjadi gas metana, pengelolaan limbah cair warga pemukiman atas air menggunakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Margasari, serta mampu menjaga hutan kota, hutan mangrove (bakau), dan hutan lindung yang menghasilkan oksigen untuk udara yang bersih dan aktif melakukan penghijauan.

Maka itu, Balikpapan mendapatkan Environmentally Sustainable City (ESC) Award. ESC Award itu merupakan sebuah penghargaan internasional di bidang lingkungan, dengan tiga indikator yaitu clean land, clean water, dan clean air.

5. Pemandangan Pantai Sepanjang Kota

Masyarakat bersama pelajar dan TNI-Polri melakukan bersih-bersih sampah di Pantai Lamaru, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (23/7/2019). Pertamina dan Bhayangkari mengajak masyarakat Balikpapan untuk peduli lingkungan agar tidak membuang sampah sembarangan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Masyarakat bersama pelajar dan TNI-Polri melakukan bersih-bersih sampah di Pantai Lamaru, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (23/7/2019). Pertamina dan Bhayangkari mengajak masyarakat Balikpapan untuk peduli lingkungan agar tidak membuang sampah sembarangan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Balikpapan berlokasi di pinggir Teluk Balikpapan. Sepanjang jalan di kota ini pengunjung dapat menikmati pemadangan pantai dari balik gedung. Kota ini juga terdapat banyak hotel, mal, restoran dan bangunan yang menempel pantai sehingga menjadi daya tarik tersendiri untuk pengunjung berbelanja, atau bersantai di pinggir pantai.

Selain itu, Balikpapan memiliki banyak pantai dengan pemandangan yang indah dan menawan. Beberapa pantai populer di antaranya Pantai Lamaru, Pantai Manggar Segara Sari, dan Pantai Kumala.

6. Makanan Khas Balikpapan

Makanan khas Balikpapan ada beraneka ragam, mulai dari makanan yang manis hingga bercita rasa gurih. Salah satunya, Bubur Gunting yang berbahan dasar tepung ketan. Dalam proses pembuatannya, adonan dari makanan ini nantinya digunting-gunting sebelum dimasak dengan rebusan kuah santan serta gula merah.

Makanan khas Balikpapan yang selanjutnya yaitu pisang gapit. Pisang gapit atau pisang jepit merupakan makanan yang berasal dari pisang ini. Proses memasaknya dengan dibakar. Saat dibakar itulah, pisang dijepit dengan kayu hingga matang. Pisang gapit biasanya disajikan dengan siraman saus yang bercita rasa manis yang terbuat dari gula merah, santan, serta potongan buah nangka yang segar. (Melia Setiawati)

Ibu Kota Baru di Kalimantan

Infografis Merancang Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Merancang Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur. (Liputan6.com/Abdillah)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: