6 Fakta Mengerikan Setelah Real Madrid Pecundangi Inter Milan

Robbi Yanto
·Bacaan 2 menit

VIVAReal Madrid mendulang hasil maksimal di matchday 3 fase grup Liga Champions. Menjamu Inter Milan di Estadio Alfredo Di Stefano, Selasa 3 November 2020, atau Rabu dini hari waktu Indonesia, Los Blancos menang 3-2.

Madrid duluan mencetak gol di menit 25 setelah bek Inter, Achraf Hakimi melakukan backpass tanggung yang diserobot oleh Karim Benzema.

Berhadapan dengan kiper Samir Handanovic di dalam kotak penalti, Benzema pun dengan mudah menaklukkannya dan membawa Madrid memimpin 1-0.

Madrid menambah gol pada menit ke-33 melalui kapten Sergio Ramos. Dia mencetak gol setelah menyambar umpan sepak pojok dari Toni Kroos.

Inter memperkecil ketinggalan lima menit kemudian. Lautaro Martinez melepaskan tembakan first time dari dalam kotak penalti, memanfaatkan umpan backheel dari Nicola Barella. Skor 2- untuk Madrid menutup babak pertama.

Di babak kedua, Ivan Perisic menyamakan kedudukan tepatnya menit ke-68. Pemain pengganti Rodrygo De Goes mencetak gol kemenangan Les Merengues di menit 80. Skor 3-2 pun bertahan sampai laga bubar.

Kemenangan ini membuat Madrid naik ke posisi ketiga klasemen sementara Grup B dengan koleksi empat poin. Sedangkan Inter harus terpuruk di dasar dengan raihan sebiji poin.

Selain berhasil naik posisi, ada sejumlah fakta mengerikan yang terjadi usai Madrid mempecundangi Inter. Berikut rangkumannya dilansir Opta:

1. Sergio Ramos telah mencetak delapan gol sundulan di Liga Champions lebih banyak dari bek manapun di kompetisi ini sejak 2003/04, mengalahkan bek Chelsea (John Terry/7 ).

2. Rodrygo Goes telah menjadi pemain pertama yang lahir di abad ke-21 yang mencetak lima gol di Liga Champions (empat pada 2019/20 dan satu pada 2020/21).

3. Sergio Ramos telah mencetak gol ke-100 untuk di semua kompetisi, 55 di antaranya datang dengan kepalanya.

4. Madrid mengakhiri catatan terburuk mereka di Liga Champions usai menang lawan Inter. Sebelumnya Madrid tidak pernah menang dalam empat pertandingan terakhir mereka.

5. Dalam sejarah panjang Madrid, hanya ada dua bek yang mencatatkan 100 gol untuk mereka. Yang satu Sergio Ramos, lainnya adalah Fernando Hierro yang mengemas total 127 gol.

6. Lautaro Martinez merupakan pemain kelahiran 1997 pertama yang sudah membobol gawang Madrid serta Barcelona.