6 Fakta Mengerikan Usai PSG Bantai Barcelona

Zulfikar Husein
·Bacaan 2 menit

VIVAParis Saint Germain sukses menekuk Barcelona dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2020/2021, di Camp Nou, Rabu 17 Februari 2021.

Dalam laga tersebut, Les Parisiens secara mengejutkan mampu membantai El Barca kendati tak diperkuat Neymar dan Angel Di Maria. Mereka menang dengan skor 4-1.

Adapun gol kemenangan PSG dicetak melalui hattrick Kylian Mbappe dan sebiji gol Moise Kean. Sementara itu, Barcelona hanya sanggup menceploskan bola ke gawang Keylor Navas lewat tendangan penalti yang dieksekusi Lionel Messi.

Hasil ini tentunya memudahkan langkah PSG pada duel leg kedua nanti. Terlebih, laga penentuan untuk lolos ke semifinal akan digelar di Parc des Princes, pada bulan Maret mendatang.

Selepas kemenangan sensional ini, sejumlah catatan mengerikan berhasil ditorehkan PSG. Berikut kami sajikan 6 fakta mengerikan usai PSG bantai Barcelona, seperti dikutip situs resmi UEFA:

1. Lionel Messi telah mencetak 21 gol dalam 13 pertandingan kandang terakhir Barcelona di babak 16 besar Liga Champions dan telah mengemas 35 gol dalam 30 pertandingan kandang terakhirnya di fase gugur Liga Champions.

2. Messi telah mencetak gol ke-16 dari titik di Liga Champions. Dia tidak pernah gagal sekali pun dalam mengeksekusi penalti di Liga Champions sejak 2015.

3. PSG selalu mencetak gol dalam 20 pertandingan tandang mereka di Liga Champions secara berturut-turut. Mereka hanya kalah dari Real Madrid mencatat rekor lebih panjang, yakni 22 pertandingan tandang berturut-turun dalam kurun waktu 2010 hingga 2014.

4. Hattrick Kylian Mbappe membawanya melewati Pedro Pauleta sebagai pencetak gol terbanyak PSG sepanjang sejarah klub dengan catatan 111 gol.

5. Untuk pertama kalinya dalam 15 pertandingan kandang terakhirnya, Barcelona kebobolan lebih dari satu di fase gugur Liga Champions.

6. Mbappe adalah pemain kedua di Liga Champions yang berhasil mencetak hattrick di Camp Nou setelah Andriy Shevchenko yang menyumbangkan hattrick untuk Dynamo Kiev pada tahun 1997.