6 Film Korea dan Horor Hollywood Ini Seru Ditonton Saat Di Rumah Aja, Termasuk Deliver Us From Evil

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Kabar baik buat pencinta film Korea, Deliver Us From Evil dapat diakses secara legal di platform digital. Tak hanya film dari Negeri Ginseng, belakangan banyak film Hollywood tayang perdana di jalur virtual.

Deliver Us From Evil hadir bersama sejumlah kolega, yakni Train To Busan Present Peninsula, Steel Rain 2: Summit, dan The Closet. Ini merespons tingginya minat publik menonton di platform digital selama pandemi Covid-19.

Sejak peluncuran Bioskop Premier, Oktober 2020, platform Catchplay+ misalnya, mencatat peningkatan jumlah menonton hingga lebih dari 80 persen. Akankah Deliver Us From Evil dan kawan-kawan memuaskan antusiasme publik?

1. Train To Busan Present Peninsula

Poster film Peninsula. (Foto: Dok. CBI Pictures)
Poster film Peninsula. (Foto: Dok. CBI Pictures)

Mendarat di platform digital pada 13 November 2020, Train To Busan Present Peninsula salah satu sekuel yang paling ditunggu sepanjang tahun ini. Belum dirilis, ia telah jadi perbincangan publik.

Pasalnya, bocor rumor Train To Busan Present Peninsula akan menyajikan adegan kejar-kejaran mobil mendebarkan selama 20 menit. Belum lagi kabar sekuel ini melibatkan 250 seniman efek visual. Seheboh itu.

2. Steel Rain 2: Summit

Poster film Steel Rain 2: Summit. (Foto: Dok. Woojeung Film/ IMDb)
Poster film Steel Rain 2: Summit. (Foto: Dok. Woojeung Film/ IMDb)

Disebut-sebut salah satu film Korea Selatan terbaik tahun ini. Maklum, Steel Rain 2: Summit panen lima nominasi di Blue Dragon Awards untuk Sutradara, Sinematografi, serta Pemeran Utama dan Pendukung Terbaik.

Syuting film ini dimulai sejak 27 Agustus 2019. Aktor Yoo Yeon-seok mengaku tertekan karena berada di air dalam dan gelap. Tak sia-sia, pengorbanan ini berbuah nominasi Pemeran Pendukung Pria Terbaik.

3. The Closet

Poster film The Closet. (Foto: Dok. CJ Entertainment/ IMDb)
Poster film The Closet. (Foto: Dok. CJ Entertainment/ IMDb)

Uji nyali Anda dengan menonton The Closet di kamar sendirian dalam keadaan gelap. Film ini konon jadi medium olahraga jantung buat penonton saking kerap bikin deg-degan.

Kisah The Closet sebenarnya klasik. Tentang Sang-won (Ha Jung Woo) dan Yina (Heo Yool) yang menempati rumah baru. Sejak itu, mereka sering mendengar suara aneh dari lemari. Puncaknya, ketika Yina raib.

4. Deliver Us From Evil

Poster film Deliver Us From Evil. (Foto: Dok. CJ Entertainment/ IMDb)
Poster film Deliver Us From Evil. (Foto: Dok. CJ Entertainment/ IMDb)

Seperti Steel Rain 2: Summit, Deliver Us From Evil juga disebut salah film Korea Selatan terbaik tahun ini. Korean Association of Film Critics Awards 2020 memasukkan Deliver us From Evil dalam daftar 10 Film Terbaik.

Plus mengganjar salah satu pemainnya, Park Jung Min sebagai Pemeran Pendukung Pria Terbaik. Di ajang Blue Dragon Awards 2020, Deliver Us From Evil memborong sembilan nominasi. Bukan main.

5. Host

Poster film Host. (Foto: Dok. Shadowhouse Films/ IMDb)
Poster film Host. (Foto: Dok. Shadowhouse Films/ IMDb)

Pandemi dan jumpa virtual bagai dua sisi mata uang. Bukan berarti jumpa virtual tanpa risiko. Host mengisahkan enam orang yang mengadakan pemanggilan arwah melalui Zoom selama lockdown. Tak lama setelahnya, jumpa virtual ini jadi kacau.

Musibah tidak terduga mengancam mereka. Ide brilian sineas Rob Savage dan penulis naskah Gemma Hurley ini panen pujian. Majalah Time menyebut Host dalam daftar 17 film keren layak tonton musim panas tahun ini.

6. The Cleansing Hour

Poster film The Cleansing Hour. (Foto: Dok. Skubalon/ IMDb)
Poster film The Cleansing Hour. (Foto: Dok. Skubalon/ IMDb)

Kali pertama diperkenalkan di ajang Strasbourg European Fantastic Film Festival pada September 2019, karya sutradara Damien LeVeck ini ditanggapi beragam oleh kritikus dan pencinta film memedi.

Dibintangi aktor ganteng Ryan Guzman dan Kyle Gallner, The Cleansing Hour mengisahkan reality show jalur digital yang tiap episodenya menyajikan ritual pengusiran setan.

Film-film ini dapat diakses secara legal di platform digital Catchplay+ yang telah membuat kesepakatan dengan pemilik konten maupun distributor lokal, termasuk Prima Cinema Multimedia (afiliasi distribusi kelompok Cinema XXI) dan CGV Cinemas selaku afiliasi dari CJ Entertainment Group.

"Diharapkan bisa mengobati kerinduan pencinta film terhadap bioskop di masa tak biasa ini," ujar CEO Catchplay Group, Daphne Yang, lewat siaran pers yang diterima Showbiz Liputan6.com pekan ini.