6 Hal yang Akan Terjadi pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Soda

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Soda menjadi salah satu minuman ringan yang diminati banyak orang khususnya anak-anak muda. Soda digemari banyak orang lantaran mampu memberikan sensasi menyegarkan. Terlebih jika diminum saat siang hari.

Namun ada baiknya Anda tak mengonsumsi soda secara berlebihan. Pasalnya penelitian tentang bahaya minuman bersoda telah banyak dilakukan dan temuannya rata-rata menyebutkan bahwa minuman jenis ini berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah yang banyak dan jangka waktu yang lama.

Sebaliknya, Anda akan merasakan banyak manfaat jika mulai terbiasa berhenti minum soda. Dikutip dari Medical Daily, berikut deretan hal yang akan terjadi pada tubuh jika Anda berhenti minum soda.

1. Jantung

Ilustrasi kesehatan jantung (sumber: pixabay)
Ilustrasi kesehatan jantung (sumber: pixabay)

Sebuah studi pada 2012 lalu yang dilakukan Harvard University menemukan bahwa minuman manis dapat meningkatkan risiko penyakit jantung kronis.

Orang yang sering mengonsumsi minuman bersoda memiliki kemungkinan 20 persen terkena serangan jantung. Studi lain mengatakan bahwa dengan kebiasaan serupa, seseorang dapat dengan mudah mengalami tekanan darah tinggi.

Oleh karena itu dengan mengurangi jumlah asupan minuman bersoda per hari maka tekanan darah akan semakin turun dan menjaga jantung tetap sehat.

2. Otak

Ilustrasi Gangguan Sinkronisasi Informasi Pada Otak Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Gangguan Sinkronisasi Informasi Pada Otak Credit: pexels.com/pixabay

Tak sedikit orang yang mengonsumsi minuman bersoda setelah makan untuk melegakan dahaga. Hal ini bahkan telah dijadikan kebiasaan bagi banyak orang. Sayangnya dampak buruk dari kebiasaan itu baru dapat dirasakan dalam jangka yang panjang, karena sebuah studi mengatakan bahwa seringnya mengkonsumsi minuman bersoda dapat merusak otak, memori, dan menggangu proses berpikir. Berbagai penelitian lainnya juga telah menemukan kaitan antara minuman bersoda dengan penyakit Alzheimer atau jenis lain dari Demensia.

3. Gigi

Ilustrasi gigi  (sumber: Pixabay)
Ilustrasi gigi (sumber: Pixabay)

Lantaran mengandung banyak gula, soda mengandung zat yang dapat merusak gigi. Bahkan menurut sebuah studi 2013, pada kasus yang cukup parah, soda dapat membuat gigi berkarat yang meninggalkan plak. Dalam studi tersebut, peneliti menemukan bahwa perempuan yang minum 2 liter soda setiap hari selama tiga sampai lima tahun, memiliki risiko tinggi terkena erosi gigi yang parah seperti pada pecandu methamphetamine, serta pecandu kokain.

Asam sitrat dalam soda juga dapat mengikis enamel gigi, sehingga membuatnya lebih lembut dan lebih rentan terhadap gigi berlubang dan menguning.

4. Kandung Kemih

Ilustrasi Sakit Perut Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Sakit Perut Credit: pexels.com/pixabay

Soda mengandung diuretik. Hal ini bisa membuat orang yang mengonsumsinya secara tiba-tiba buang air kecil secara terus menerus. Jika terus terjadi maka kantung kemih akan mengalami infeksi. Salah satu cara menghindarinya adalah dengan berhenti mengonsumsi minuman bersoda dan menggantinya dengan air mineral atau jus buah tanpa gula.

5. Tulang

ilustrasi terapi patah tulang/pixabay
ilustrasi terapi patah tulang/pixabay

Kesehatan tulang juga bisa terganggu jika Anda terlalu banyak mengonsumsi minuman bersoda. Oleh karena itu, kurangi jumlah asupannya dan beralihlah ke minuman yang mengandung kalsium tinggi untuk menjaga kesehatan tulang.

6. Ginjal

Ilustrasi Ginjal Manusia Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Ginjal Manusia Credit: pexels.com/pixabay

Penelitian telah menunjukkan bahwa minum soda terlalu banyak dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal dan berujung pada gagal ginjal. Peneliti dari Nurses Health Study menemukan bahwa wanita yang minum soda setiap hari akan mengalami penurunan fungsi hati dibandingkan dengan wanita yang tidak minum soda.

Saksikan Video di Bawah Ini: