6 Hoaks yang Beredar dalam Sepekan, dari Uang Baru sampai Covid-19

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta- Informasi yang didapat dari media sosial sebaiknya dipastikan dulu kebenarannya sebelum mempercayainya, ini untuk mencegah kita menjadi korban hoaks.

Cek Fakta Liputan6.com pun telah menelusuri sejumlah informasi yang beredar di media sosial dalam satu pekan, hasilnya sebagian terbukti hoaks.

Berikut kumpulan hoaks yang beredar dalam sepekan:

1. Uang Kertas Pecahan Rp 200 Ribu Resmi Diedarkan

Kabar tentang uang kertas pecahan Rp 200 ribu resmi diedarkan beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 21 Desember 2021.

Akun Facebook tersebut mengunggah gambar foto uang yang diklaim pecahan Rp 200 ribu. Terdapat narasi berisi uang Rp 200 ribu tersebut telah diedarkan.

"PECAHAN UANG KRTAS RP 200.000 RESMI DIEDARKAN HARI INI, WAJIB DISHARE!! SEMUA HARUS TAHU. Majulah Indonesia," demikian narasi dalam gambar tersebut.

Benarkah uang kertas pecahan Rp 200 ribu telah resmi diedarkan? Simak hasil penelusurannya di sin.

2. Foto Ibu dan Anak Tertimbun Vulkanik Gunung Semeru

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim foto ibu dan anak ditemukan tertimbun abu vulkanik Gunung Semeru. Informasi tersebut dibagikan salah satu akun Facebook, pada 7 Desember 2021.

Klaim foto ibu dan anak tertimbun abu vulkanik Gunung Semeru berupa tangkapan layar yang menampilkan benda telihat seperti tubuh yang menyatu dengan tanah berpasir dan terdapat lingkaran merah pada salah satu bagiannya.

Dalam foto tersebut terdapat tulisan "Pilu! Jenazah Ibu dan Anak ini Ditemukan Berpelukan Tertimbun Abu Vulkanik".

Unggahan foto tersebut diberi keterangan sebagai berikut:

"https://youtu.be/g-o3G2BE_W4 ALFATEKAH semeru"

Benarkah klaim foto ibu dan anak tertimbun abu vulkanik Gunung Semeru? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com berikut ini.

3. Imbauan Memenuhi Isi Tangki Bensin Karena Karyawan Pertamina Akan Mogok Massal Saat Nataru

Beredar di media sosial postingan yang mengimbau masyarakat memenuhi isi tangki bensin karena karyawan Pertamina akan mogok massal saat Natal dan Tahun Baru (Nataru). Postingan ini ramai dibagikan sejak beberapa hari lalu.

Salah satu akun yang mempostingnya berada di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 23 Desember 2021.

Berikut isi postingannya:

"DIHIMBAU...‼️ Mobil n Motor, Mulai 27 Des 2021 isi Penuh Tangki Bensinnya. Soalnya Karyawan Pertamina Mogok Kerja Massal, Mulai 29 Des 2021 ~ 7 Januari 2022"

Lalu benarkah postingan yang mengimbau masyarakat untuk memenuhi isi tangki bensin karena karyawan Pertamina akan mogok massal saat Nataru? Simak hasil penelusurannya di sini.

4. Pfizer Siapkan Vaksin Covid-19 Booster Mingguan Untuk Cegah Lockdown Akibat Varian Omicron

Beredar di media sosial postingan terkait Pfizer yang menyiapkan vaksin covid-19 dan disuntikkan mingguan untuk mencegah lockdown akibat varian Omicron. Postingan ini ramai dibagikan sejak pekan lalu.

Salah satu yang mengunggahnya berada di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 13 Desember 2021.

Dalam unggahannya terdapat cuplikan layar artikel berita berjudul "Pfizer Scientists Warn Weekly Vaccinations May Be Needed For Omicron Variant COVID-19 To Prevent Lockdown"

atau dalam Bahasa Indonesia:

"Ilmuwan Pfizer Peringatkan Vaksinasi Mingguan Mungkin Diperlukan Untuk Varian Omicron COVID-19 Untuk Mencegah Lockdown"

Lalu benarkah postingan yang menyebut Pfizer sedang menyiapkan vaksin covid-19booster mingguan untuk mencegah lockdown akibat varian Omicron? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com berikut ini.

5. Vaksin Covid-19 Sinovac Merupakan Bahan Ujicoba Bagi Anak-Anak Indonesia

Beredar di media sosial postingan video terkait vaksin covid-19 buatan Sinovac merupakan bahan ujicoba bagi anak-anak Indonesia. Postingan ini ramai dibagikan sejak beberapa waktu lalu.

Dalam video yang beredar terdapat seorang pria yang mengajak untuk menolak pemberian vaksin covid-19 bagi anak-anak. Ia menyebut vaksin covid-19 yang akan diberikan merupakan bahan ujicoba bagi anak-anak Indonesia.

Pria itu beralasan vaksin covid-19 bagi anak-anak buatan Sinovac belum melakukan tes ujicoba atau studi bagi anak Indonesia. Ia juga mengajak sejumlah orang di video tersebut untuk melakukan aksi penolakan pada 22 Desember 2021.

Lalu benarkah video yang mengklaim vaksin covid-19 Sinovac merupakan bahan ujicoba bagi anak-anak Indonesia? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com berikut ini.

6. NU Adakan Lomba Meriahkan Natal 2021

Beredar di media sosial postingan terkait Nahdlatul Ulama (NU) mengadakan lomba memeriahkan Natal 2021. Postingan ini ramai dibagikan sejak beberapa waktu lalu.

Salah satu yang mengunggahnya berada di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 18 Desember 2021.

Dalam postingannya terdapat poster bertuliskan "NU Cabang Nasrani". Poster itu juga bertuliskan:

"Sukseskan Natal Bersama Warga Nadhiyin 2021, Ikutilan Perlombaan Meriahkan Natal 2021 Warga Nadhiyin se Indonesia"

Poster itu juga bergambarkan KH Said Aqil Siraj yang ditulis sebagai pembina acara dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Ketua Panitia Acara Natal 2021"

Akun itu juga menambahkan narasi: "Wadauuuuuuu NU Cabang Nasrani"

Lalu benarkah postingan yang menyebut NU mengadakan lomba memeriahkan Natal 2021? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com berikut ini.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel