6 Informasi Hoaks Sepekan, dari Bantuan Internet Gratis hingga Vaksin Covid-19

·Bacaan 5 menit
Ilustrasi Hoaks. (Freepik)
Ilustrasi Hoaks. (Freepik)

Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com telah menelusuri sejumlah informasi yang beredar di media sosial, informasi tersebut beragam bentuknya seperti foto tulisan, foto dan video.

Informasi yang beredar di dunia maya tersebut pun beragam, hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com menunjukkan tidak semua informasi yang beredar selama sepekan tersebut benar.

Adapun informasi yang terbukti hoaks antara lain seputar bantuan internet gratis saat pandemi Covid-19 hingga Vaksin Flu Bisa Tingkatkan Terinfeksi Covid-19.

Berikut informasi hoaks hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam sepekan:

1. Informasi Internet dan Pulsa Rp 100 ribu Gratis saat pandemi Covid-19

Cek Fakta Liputan6.com mendapati informasi terkait kerjasama pemerintah dengan operator memberi internet gratis dan pulsa Rp 100 ribu saat pandemi Covid-19.

Informasi internet dan pulsa Rp 100 ribu gratis saat pandemi Covid-19 tersebut berantai di aplikasi percakapan WhatsApp.

Berikut isinya:

"Pemerintah bekerjasama dengan semua operator memberikan bantuan internet gratis selama pandemi C0vid-19Gratis untuk 100000 Rupiah pulsa Apakah Anda sudah terpilih untuk SMART-TELECOM Program Hadiah Pelanggan Setia? Ini adalah peluang untuk memenangkan 100000 Rupiah, gratis isi ulang jika Anda telah menggunakan SMART-TELECOM secara teratur selama lebih dari 3 bulan.Tenggat waktu:2020-11-31Dukungan teknis: WhatsApp Dapatkan sekarang DI SINIhttps://happy-18.xyz/money/index.php?=ss1604036250439"

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, informasi internet dan pulsa Rp 100 ribu gratis saat pandemi Covid-19 tidak benar.

Tautan yang tertera dalam informasi tersebut tidak terkait dengan program bantuan Covid-19 yang disediakan pemerintah.

2. Pernyataan CDC Covid-19 Tidak Menyebar ke Udara dan Tak Perlu Pakai Masker

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim pernyataan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) Covid-19 tidak pernah menyebar ke udara sehingga tidak perlu menggunakan masker.

Klaim yang diunggah berupa tangkapan layar dengan keterangan tulisan sebagai berikut:

"CDC Says Virus Was Never Airborne Rendering Masks Worthless".

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, tidak benar CDC menyatakan Covid-19 tidak pernah menyebar ke udara sehingga tidak perlu menggunakan masker.

CDC mengakui kemungkinan penularan melalui udara dan merekomendasikan agar masyarakat umum menggunakan masker kain untuk mengurangi penyebaran Covid-19

3. Hoaks Miras Berlabel Halal

Beredar sebuah foto yang menampakkan dua botol minuman keras (miras) jenis wiskey. Dalam dua botol miras itu ada label halal, yang menjadi ramai dibicarakan oleh netizen.

Foto tersebut diberi keterangan sebagai berikut:

"Wiskey berlabel halal budug"

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, miras jenis wiskey dengan label halal dipastikan hoaks. Ini merupakan hoaks berulang yang sudah ada sejak tahun 2017.

Faktanya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) memastikan bahwa berita tersebut adalah hoaks dan bentuk fitnah kepada Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Selanjutnya

4. Foto Jokowi Jadi Dokter

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim foto Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi dokter. Klaim foto Jokowi menjadi dokter tersebut diunggah akun Facebook Chery Chups, pada 27 Oktober 2020.

Foto tersebut menampilkan Jokowi mengenakan jas dan topi berwarna putih, dilengkapi dengan sarung tangan karet, masker dan pelindung wajah.

Foto tersebut diberi keterangan sebagai berikut:

"Kalau Jokowi sanggup menjadi dokter , ngapain dokter kadrun ala barat menilai buruk kepada Jokowi , alasan cuma satu yaitu mereka tidak mau Indonesia maju , salam sukses buat Jokowi... 馃憤馃槑".

Foto yang diunggah akun Facebook Chery Chups merupakan unggahan foto akun Facebook Presiden Joko Widodo, pada 26 Oktober 2020 yang diberi keterangan sebagai berikut:

"Pemerintah berupaya bergerak cepat untuk melakukan penanganan pandemi Covid-19. Meski demikian, pemerintah juga memperhatikan aspek keselamatan, utamanya terkait rencana vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat luas. Rencana ini harus dilakukan dengan hati-hati, jangan sampai tergesa-gesa.Dalam pelaksanaannya nanti, vaksin tersebut akan didistribusikan melalui dua skema, yakni skema gratis dan mandiri. Saya menginginkan agar masyarakat yang mendapatkan vaksin melalui skema mandiri dapat memperolehnya dengan harga yang terjangkau."

Klaim foto Jokowi menjadi dokter tidak benar.

Fakta sebenaranya dari foto tersebut adalah Jokowi meninjau kesiapan dan fasilitas produksi milik BUMN produsen vaksin dan antisera Bio Farma dalam kunjungan kerja ke Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat.

5. Informasi Cara Mengecek Pemilik SIM C Dapat Bantuan Covid-19

Cek Fakta Liputan6.com mendapati informasi tentang cara mengecek pemilik Surat Izin Mengemudi (SIM) C mendapat bantuan Covid-19.

Informasi cara mengecek pemilik SIM C mendapat bantuan Covid-19 beredar secara berantai pada aplikasi percakapan WhatsApp. Pemilik SIM C bisa mengetahui dapat bantuan Covid-19 Rp 900 ribu per bulan selama 3 bulan, dengan cara mengunjungi tautan yang disertakan dalam informasi tersebut.

Berikut isinya:

"Monggo yang sudah punya Sim C

Boleh coba dicek apakah Sim C Anda dpt bantuan covid-19 Rp.900.000/bln selama 3 bln.

Mulai Oktober s.d Desember 2020.

di link ini:https://s.id/ektp-covid19"

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, informasi cara mengecek pemilik SIM C mendapat bantuan Covid-19 tidak benar.

Tautan yang dicantumkan dalam artikel tersebut untuk mengetahui cara mengetahui mendapat bantuan Covid-19 hanya untuk iseng belaka.

6. Vaksin Flu Bisa Tingkatkan Terinfeksi Covid-19

Beredar informasi di media sosial, Facebook, yang mengklaim kalau vaksin flu bisa meningkatkan seseorang terinfeksi virus corona covid-19. Bahkan, tingkat risikonya bisa 10 kali lebih besar terinfeksi.

Adalah Adam Trachsel, salah satu pengguna Facebook, yang membicarakan isu vaksin flu bisa meningkatkan seseorang terinfeksi virus corona covid-19. Berikut ini narasi yang dia buat:

"Facebook bakal menyensor ini secepat mungkin. Vaksin flu bisa meningkatkan risiko Anda terpapar covid-19 dengan jumlah yang cukup besar, ada yang mengatakan 10 kali!"

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia.

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.