6 Jenis Fabel dan Contohnya, Ketahui Cirinya

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Jenis fabel merupakan kisah yang termasuk dalam bentuk sastra naratif. Salah satu ciri khas dari jenis fabel adalah tokohnya yang beruba hewan. Dalam fabel, hewan digambarkan memiliki akal dan tingkah laku seperti manusia.

Jenis fabel bersifat fiksi atau khayalan, namun memiliki pesan bermakna yang disisipkan. Melalui jenis fabel, pengarang memberi pesan moral untuk memengaruhi pembaca. Fabel termasuk jenis sastra rakyat yang berkembang di banyak negara.

Jenis fabel bisa diklasifikasikan menurut garis waktu, isi, dan letak pesan moralnya. Setiap jenis fabel pasti menampilkan hewan, tumbuhan atau kekuatan alam untuk mengingat kualitas manusia. Berikut jenis fabel dan pengertiannya, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis(5/08/2021).

Pengertian fabel

Ilustrasi buku dongeng. (dok. Pixabay/Novi Thedora)
Ilustrasi buku dongeng. (dok. Pixabay/Novi Thedora)

Fabel adalah cerita berbentuk naratif yang biasanya menampilkan binatang berperilaku dan berbicara seperti manusia. Karakter hewan di fabel, kata-kata dan tindakannya mencerminkan perilaku manusia. Melalui tokoh binatang, pengarang bisa memengaruhi pembaca agar mencontoh yang baik dan tidak mencontoh yang buruk.

Jenis fabel menampilkan hewan, tumbuhan atau kekuatan alam dengan tujuan mengingat kualitas manusia. Fabel diceritakan untuk menonjolkan kebodohan dan kelemahan manusia. Dalam fabel, sebuah moral dijalin ke dalam cerita dan sering kali dirumuskan secara eksplisit di bagian akhir.

Jenis fabel menurut waktu kemunculannya: Fabel klasik

Ilustrasi mendongeng (dok. Pixabay.com/Tumisu/Putu Elmira)
Ilustrasi mendongeng (dok. Pixabay.com/Tumisu/Putu Elmira)

Fabel klasik adalah jenis fabel yang telah ada sejak zaman dahulu, tetapi tidak ketahui persis waktu munculnya. Fabel klasik diwariskan secara turun-temurun lewat sarana lisan. Ciri jenis fabel klasik di antaranya adalah ceritanya yang sangat pendek, tema sederhana, kental dengan petuah, dan sifat hewani yang masih melekat.

Fabel klasik tertua di dunia yang pernah ditemukan diyakini berasal dari Aesop, seorang tokoh legendaris yang dianggap sebagai kumpulan fabel Yunani kuno. Salah satu judul fabel karta Aesop yang terkenal adalah The Fox and the Grapes.

Fabel ini menceritakan seekor rubah yang kelaparan melihat beberapa kelompok anggur hitam matang yang tergantung di pohon anggur yang ditumbuhi pohon. Dia menggunakan semua triknya untuk mendapatkannya, tetapi sia-sia karena dia tidak dapat mencapainya. Akhirnya dia berbalik, menyembunyikan kekecewaannya. dan berkata: 'Anggur itu asam, dan tidak matang seperti yang saya kira'. Pesan moral dari fabel ini adalah jangan mencela hal-hal di luar jangkauanmu.

Jenis fabel menurut waktu kemunculannya: Fabel modern

Sumber: Freepik
Sumber: Freepik

Fabel modern merupakan cerita yang muncul dalam waktu relatif belum lama dan sengaja ditulis oleh pengarang sebagai ekspresi kesastraan. Ciri-ciri jenis fabel modern adalah ceritanya bisa pendek atau panjang, tema lebih rumit, kadang berupa epik atau saga, dan karakter tiap tokohnya yang unik.

Contoh jenis fabel modern yang terkenal adalah Animal Farm miliki George Orwell (1945). Buku ini bercerita tentang sekelompok hewan ternak yang memberontak melawan petani manusia mereka, berharap untuk menciptakan masyarakat di mana hewan bisa setara, bebas, dan bahagia.

Jenis fabel menurut watak dan latar: Fabel alami

Ilustrasi Buku Cerita Credit: pexels.com/cottonbro
Ilustrasi Buku Cerita Credit: pexels.com/cottonbro

Fabel alami adalah jenis fabel yang menggunakan watak tokoh binatang dan alam sebagai latarnya. Misalnya singa diberi watak ganas dan menjadi pemimpin, sementara ular digambarkan sebagai tokoh yang culas dan licik. Kemudian latar yang digunakan pada fabel ini menggunakan latar alam alami seperti hutan, gurun, danau, atau gunung.

Contoh jenis fabel alami yang sangat terkenal adalah kisah Si Kancil Mencuri Timun. Kisah ini menceritakan kancil yang suka mencuri timun di kebun pak Tani. Suatu ketika kancil tertangkap mencuri timun dan diikat oleh pak Tani. Namun, kancil berhasil lolos karena berhasil menipu daya anjing untuk menggantikan posisinya yang terikat.

Jenis fabel menurut watak dan latar: Fabel adaptasi

Ilustrasi Fabel Credit: pexels.com/Magda
Ilustrasi Fabel Credit: pexels.com/Magda

Adaptasi merupakan perpindahan, penyesuaian, atau penterjemahan sebuah cerita lama menjadi cerita baru. Fabel adaptasi adalah jenis fabel yang watak tokoh binatangnya diubah dan menggunakan latar tempat mirip seperti kehidupan manusia seperti sekolah, pasar atau rumah.

Salah satu contoh jenis fabel adaptasi adalah kisah Tiga Babi Kecil. Kisah fabel ini memiliki watak dan latar di mana tokohnya berperilaku seperti manusia. Cerita Tiga Babi Kecil berkisah mengenai Ibu Babi mengirim tiga anaknya keluar untuk mengadu nasib. Babi kecil pertama membangun rumah dari jerami, tetapi serigala meniupnya dan lalu memakannya.

Babi kedua membangun rumah dari kayu, tetapi ditiup oleh serigala dan memakan babi kedua. Babi ketiga membangun rumah dari bata, tetapi serigala tidak mampu menghancurkan rumah itu dengan tiupan. Ia lalu mencoba masuk melalui cerobong asap, tetapi ia terjatuh ke kuali berisi air mendidih lalu babi itu merebus dan memakannya.

Jenis fabel menurut letak pesannya

Ilustrasi Fabel Credit: pexels.com/Jennifer
Ilustrasi Fabel Credit: pexels.com/Jennifer

Fabel dengan koda

Koda adalah bagian terkahir dari teks cerita yang berisikan pesan-pesan dan atau amanat yang terdapat di dalam cerita fabel itu sendiri. Fabel dengan koda adalah jenis fabel yang memunculkan koda atau amanat secara tersurat di akhir cerita.

Fabel tanpa koda

Sementara fabel tanpa koda adalah jenis fabel yang tidak memunculkan koda secara tersurat di akhir cerita. Koda pada jenis fabel ini biasanya tertuan secara eksplisit atau tersirat dalam keseluruhan cerita.

Struktur penyusun fabel

Ilustrasi Buku Credit: pexels.com/Lira
Ilustrasi Buku Credit: pexels.com/Lira

Orientasi

Fabel akan dimulai dengan permulaan, atau bisa disebut dengan tahap orientasi. Paragraf awal tersebut akan memperkenalkan tokoh pada cerita, latar tempat, serta waktu. Kemudian, akan ada tahap perkenalan tema atau background, dan lain sebagainya.

Komplikasi

Pada bagian selanjutnya yaitu komplikasi atau klimaks cerita. Bagian fabel tahap ini menceritakan mengenai tokoh utama yang berhadapan dengan puncak masalah. Komplikasi akan menjadi bagian inti dari cerita fabel.

Resolusi

Tahap ke empat yaitu resolusi, yaitu bagian cerita fabel di mana menceritakan mengenai pemecahan masalah yang sedang dihadapi oleh tokoh utama. Umumnya dalam fabel juga dijelaskan tokoh utama memecahkan masalahnya menggunakan cara yang unik dan kreatif.

Koda

Lalu, struktur fabel yang terakhir yaitu koda. Koda merupakan bagian fabel yang menjelaskan terjadinya perubahan pada tiap tokoh. Di bagian ini akan disampaikan amanat atau pesan moral yang bisa dipetik oleh pembaca.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel