6 Jenis Kesenian Daerah Indonesia yang Mendunia

Dian Lestari Ningsih, Pagala
·Bacaan 2 menit

VIVA – Dengan pulaunya yang banyak dan tersebar luas di seluruh wilayahnya, membuat Indonesia dikenal dengan negara yang kaya raya, serta budaya yang juga sangat beragam dan situs peninggalan sejarahnya yang masih terjaga hingga saat ini.

Indonesia kerap menyita perhatian negara lain dengan keberagaman yang dimilikinya, namun keberagaman tersebut tidak membuat warga negara atau masyarakatnya terpecah belah. Hal inilah yang kerap menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara untuk datang ke Indonesia.

Nah, menurut kalian apa saja yang menarik bagi para wisatawan internasional hingga ingin berkunjung ke Indonesia? Berikut ini kita akan mengulas jenis kesenian daerah Indonesia yang mendunia tersebut.

1. Kesenian Reok Ponorogo

Reok Ponorogo merupakan suatu pertunjukan seni yang berasal dari jawa timur yang dianggap sebagai kota asal Reog yang sebenarnya. Reog juga merupakan salah satu kebudayaan atau kesenian yang masih kental atau masih identik dengan hal – hal yang berbau mistik dan ilmu kebatinan yang kuat. Reog modern kerap ditampilkan pada peristiwa atau kegiatan pernikahan, khitanan dan juga hari-hari besar nasional.

Jika berhubungan dengan pernikahan, maka adegan yang ditampilkan adalah adegan percintaan, sementara untuk acara khitanan, kisahnya diambil dari cerita pendekar. Adegan – adegan yang ada di dalam seni Reog terkadang tidak dilakukan sesuai dengan skenario yang tersusun rapi sebab dalam atraksinya selalu ada interaksi antara para pemain dan dalang, sesekali pula terdapat interaksi dengan penonton pertunjukan Reog.

2. Kesenian Wayang

Kesenian wayang sudah ada sejak masa pra-sejarah kurang lebih sekitar 1500 SM, ketika itu negara Indonesia yang belum menjadi negara kesatuan seperti saat ini masih memeluk Animisme yaitu berupa ritual pemujaan kepada roh nenek moyang yang diwujudkan dalam bentuk Arca atau Gambar.

Wayang sebagai kesenian dan kebudayaan Indonesia juga telah diakui oleh UNESCO pada 7 November Tahun 2003. Terdapat beberapa versi wayang yang dibentuk di Indonesia, seperti wayang yang dibentuk dari kulit sapi yang telah dijemur dan dibetuk dan diberi warna, wayang kulit yang berbahan dasar kayu dan juga wayang orang yang dimainkan secara langsung oleh orang-orang yang mengenakan kostum sesuai dengan karakter yang dibawakannya.

3. Kesenian Musik Angklung.

Angklung merupakan alat musik tradisional yang bernada ganda dan berkembang secara tradisional didalam masyarakat. Angklung sejauh ini dikenal dengan alat musik khas jawa barat. Dengan menggunakan bahan dasar bambu, angklung di mainkan dengan cara digetarkan sehingga benturan antara pipa babu dengan tiangnya akan menghasilkan bunyi tertentu.

SUMBER ASLI