6 Kapal Pelni Disiapkan untuk Isolasi Terapung Pasien COVID-19

·Bacaan 2 menit

VIVA – Dalam percepatan penanganan COVID-19 di Indonesia, PT Pelni (Persero) sudah menyiapkan 6 armada Kapal Motor (KM) untuk dijadikan tempat isolasi terapung terpadu di sejumlah daerah di Tanah Air.

Keenam kapal itu adalah KM Umsini di Makassar, Sulawesi Selatan, KM Tata Mailau untuk wilayah Bitung dan Minahasa Utara, KM. Sirimau untuk wilayah Sorong, KM Tidar di Jayapura, KM Bukit Raya di Medan, dan KM Lawit di Lampung.

"Pelni sudah menyiapkan isolasi terapung, ada 6 kapal ya," ucap Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT Pelni, O.M Sodikin saat meninjau persiapan operasional KM Bukit Raya di Pelabuhan Belawan, Kota Medan, Kamis, 19 Agustus 2021.

Sodikin mengatakan, pihaknya juga mendapatkan permintaan pengiriman kapal serupa untuk penanganan COVID-19 di Bangka Belitung (Babel), Manokwari dan Labuhan Bajo.

"Ada sudah 6 kapal yang sudah jalan, yang baru dipakai di Makassar. Langsung dibuka, banyak pasiennya," tutur Sodikin.

Sodikin menjelaskan, isolasi terapung ini memiliki keunggulan karena udara laut atau pantai adalah udara bersih. Kemudian, ada embun mengandung Klorin.

"Klorin itu, garam. Menurut kesehatan di Makassar menambah imun. Di Makassar, ada (Pasien COVID-19) 4 hari sudah sembuh. Kalau statistik kesembuhan kesehatan 7 sampai 10 hari," kata Sodikin.

Sodikin menambahkan KM Bukit Raya akan dioperasikan sebagai isolasi terapung untuk pasien COVID-19 gejala ringan di Pelabuhan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara, selama 30 hari.

Sementara itu, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution menjelaskan, KM Bukit Raya akan mulai dioperasikan Jumat, 20 Agustus 2021. "Besok malam sudah bisa beroperasi. Ini ada beberapa hal teknis yang perlu dirapatkan sekali lagi untuk benar-benar besok (siap beroperasi). Bukan hanya menampung secara fisiknya, tapi pengorganisasiannya juga sudah selesai," kata Bobby.

Bobby Nasution menjelaskan isolasi terapung ini, memiliki kapasitas 485 tempat tidur untuk menampung pasien COVID-19, dengan dilengkapi peralatan dan fasilitas kesehatan yang disiapkan dan disediakan oleh Pemko Medan.

Rencananya, ada sekitar 100 pasien akan dipindahkan ke kapal plat merah ini. Menantu Presiden Joko Widodo ini menjelaskan akan terlebih dahulu diseleksi oleh Polres Pelabuhan Belawan sesuai dengan syarat dan ketentuan.

"Nakes yang sudah konfirmasi menangani di sini ada sekitar 50 nakes, yaitu setiap 100 pasien itu ditangani empat dokter dan depalan perawat," ujar suami Kahiyang Ayu itu.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel