6 Kesalahan saat Pakai Obat tetes Mata, Perhatikan Cara yang Benar

·Bacaan 6 menit

Liputan6.com, Jakarta Kesalahan saat pakai obat tetes mata perlu diperhatikan dan tak boleh dianggap sepele. Kamu harus mengubah kebiasaan tersebut menjadi agar tidak berdampak buruk terhadap kesehatan mata kamu. Walaupun terbilang hanya kesalahan ‘sederhana’ namun tak boleh dianggap sepele dan harus diubah.

Pada dasarnya, obat tetes mata dapat dibedakan menjadi 2, yaitu yang dijual bebas di apotek dan yang hanya bisa didapat dengan resep dokter. Obat mata yang dijual bebas biasanya mengandung bahan-bahan yang dapat melembapkan mata, seperti humektan dan elektrolit. Biasanya, obat-obat ini digunakan untuk mengatasi kondisi mata kering.

Kesalahan pemakaian obat tetes mata bisa bikin mata tak kunjung sembuh karena obatnya tak bekerja dengan baik. Oleh sebab itu, kesalahan saat pakai obat tetes mata perlu diperhatikan dan kebiasaan yang salah ini harus dihilangkan.

Selain mengetahui kesalahan saat pakai obat tetes mata, kamu juga penting untuk memperhatikan bagaimana cara yang benar ketika pakai obat tetes mata. Hal-hal kecil saat pakai obat tetes mata harus diperhatikan agar obat tetes mata dapat bekerja secara maksimal.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang kesalahan saat pakai obat tetes mata dan cara pakainya yang benar, Selasa (3/11/2020).

Kesalahan saat Pakai Obat Tetes Mata

ilustrasi tetes mata dan telinga/shutterstock
ilustrasi tetes mata dan telinga/shutterstock

Kesalahan saat pakai obat tetes perlu diperhatikan dan tak boleh dianggap sepele. Pasalnya jika tidak diperhatikan, obat tetes mata tidak dapat bekerja maksimal untuk kesembuhan mata kamu. Terkadang hal kecil yang tidak diperhatikan menimbulkan permasalahan lainnya.

1. Menahan Kelopak Mata

Kesalahan saat pakai obat tetes mata yang pertama yakni menahan kelopak mata saat meneteskan obat tetes mata tersebut. Saat meneteskan obat tetes mata, seseorang biasanya reflek menahan kelopak mata agar tidak tertutup ketika meneteskan obat tetes mata tersebut. Namun, cara tersebut merupakan cara yang salah.

Cara yang benar adalah meneteskan di kantong di bawah mata. Tarik kantong mata kamu ke bawah dan teteskan obat kamu di celah tersebut. Agar obatnya tidak keluar lagi, pejamkan mata kamu selama dua atau tiga menit dengan posisi kepala menunduk.

2. Meneteskan Dua Tetes Sekaligus

Kesalahan saat pakai obat tetes mata selanjutnya yakni meneteskan obat tetes mata ini dua tetes sekaligus. Jangan langsung meneteskan dua tetes obat sekaligus pada mata yang sama. Hal tersebut karena setiap tetes obat harus diserap dulu oleh mata kamu selama kira-kira lima menit. Hal yang sama juga berlaku kalau kamu diresepkan lebih dari satu jenis obat mata yang harus diteteskan bersamaan.

Jadi berikan satu tetes saja bagi masing-masing mata (atau hanya mata yang sakit, tergantung saran dokter) dan tunggu lima menit. Baru kemudian berikan tetesan yang kedua.

3. Meneteskan Obat Terlalu Dekat ke Hidung

Kesalahan saat pakai obat tetes mata yang perlu diperhatikan selanjutnya yakni meneteskan obat tetes mata terlalu dekat ke hidung. Kamu sebaiknya meneteskan obat di pojok luar mata yang dekat dengan pelipis. Meneteskan obat terlalu dekat ke hidung bisa membuat obat mengalir turun ke saluran hidung, bukan ke mata. Untuk mencegah hal ini, setelah meneteskan obat, pejamkan mata sambil menekan lembut bagian dalam mata.

Kesalahan saat Pakai Obat Tetes Mata

ilustrasi obat tetes mata/shutterstock
ilustrasi obat tetes mata/shutterstock

4. Tidak Cuci Tangan

Tidak cuci tangan merupakan kesalahan saat pakai obat tetes mata yang umum dilakukan. Padahal, kebersihan tangan sangat penting sebelum meneteskan obat tetes mata tersebut. Meneteskan mata dengan tangan yang kotor bisa menyebabkan infeksi bakteri. Maka, pastikan kamu sudah mencuci bersih tangan sebelum meneteskan obat.

Selain itu, jangan sentuh mulut botol obat, apalagi membiarkannya terbuka dan terkontaminasi berbagai bakteri dan kuman. Segera tutup rapat botolnya setelah dipakai.

5. Lupa atau Terlambat Pakai

Kesalahan saat pakai obat tetes mata selanjutnya yakni lupa atau terlambat pakai obat tetes mata sesuai dengan anjuran. Kalau kamu sudah disarankan oleh dokter atau apoteker untuk menetes mata beberapa kali dalam sehari, ikuti jadwal yang telah ditetapkan. Pasalnya jika lupa atau terlambat pakai obat tetes mata bisa meningkatkan risiko penyakit tambah parah.

Obat tetes mata hanya bekerja efektif selama beberapa jam. Jadi kalau kamu diminta untuk menetes mata setiap empat jam sekali, jangan sampai terlambat.

6. Asal Pakai dan Tidak Memerhatikan Tanggal Kadaluwarsa

Kesalahan saat pakai obat tetes mata yang perlu diperhatikan selanjutnya yakni cara pakainya. Kamu tidak boleh sembarang menggunakan obat tetes mata tersebut karena akan berdampak terhadap kondisi kesehatan mata kamu. Sebaiknya, kalau punya keluhan tertentu jangan asal pakai obat tetes mata tersebut.

Gejala yang tak kunjung hilang dalam waktu 24 atau 48 jam lebih baik langsung periksa ke dokter supaya bisa memberikan diagnosis dan pengobatan yang tepat. Terutama kalau gejala yang dialami yaitu penglihatan kabur atau terganggu.

Tidak memerhatikan tanggal kadaluwarsa merupakan salah satu kesalahan saat pakai obat tetes mata yang perlu diperhatikan. Obat yang sudah kedaluwarsa tak akan ada efeknya buat mata. Kamu justru berisiko kena komplikasi karena zat yang sudah kedaluwarsa mungkin berubah sifat dan menghasilkan reaksi kimia tertentu.

Cara Pakai Obat Tetes Mata yang Benar

Ilustrasi obat tetes mata (iStockphoto)
Ilustrasi obat tetes mata (iStockphoto)

Cara pakai obat tetes mata yang benar ini perlu untuk kamu perhatikan agar tidak menimbulkan efek samping jika penggunaat obat tetes mata tersebut salah. Cara pakai obat tetes mata ternyata tidak hanya sekadar meneteskan ke permukaan bola mata saja, namun ada langkah-langkah yang harus diperhatikan.

1. Cuci Tangan

Cara pertama yakni memerhatikan kebersihan tangan kamu dengan mencuci tangan sebelum meneteskan obat mata. Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya kontaminasi bakteri atau kuman lainnya ke mata.

2. Melepas Lensa Kontak

Cara yang harus diperhatikan selanjutnya yakni jangan lupa melepas lensa kontak yang kamu gunakan.

3. Mengecek Kemasan Obat

Mengecek kemasan obat untuk memastikan bahwa obat tetes mata tersebut masih bisa digunakan dan belum masuk tanggal kadaluwarsa.

Ambil dan buka tutup obat dan perhatikan apakah ada cacat pada kemasan obat atau tidak. Harus kamu ingat bahwa mulut tempat keluar obat adalah daerah steril sehingga jangan sampai bagian tersebut tersentuh oleh benda apapun.

4. Berbaring atau Mendongak

Cara pakai obat tetes mata yang benar selanjutnya yakni posisi kamu harus berbaring atau mendongak. Pastikan untuk buka mata lebar-lebar dan arahan pandangan mata ke atas.

5. Tarik Kelopak Mata Bawah

Cara pakai obat tetes mata yang benar selanjutnya yakni tarik kelopak mata bawah kamu. Dengan menggunakan satu atau dua jari, tarik kelopak mata bawah sehingga membentuk sebuah kantong. Kantong tersebut akan menjadi tempat bagi kamu untuk meneteskan obat mata. Posisikan ujung pipet obat mata berjarak 2,5 cm dari mata.

6. Tutup Mata dan Jangan Berkedip

Lepaskan tangan kamu dari kelopak mata dan turunkan kepala kamu. Lalu tutup mata kamu selama 2-3 menit untuk memberikan waktu bagi mata untuk menyerap obat. Jangan berkedip karena akan mendorong cairan obat keluar dari mata kamu sebelum sempat diserap.

Selain itu, tekan sudut mata bagian tengah, dekat dengan hidung. Tujuannya agar cairan obat mata tidak masuk ke dalam saluran air mata yang berhubungan dengan hidung. Jika tidak dilakukan, cairan obat yang masuk ke dalam hidung akan diserap ke dalam darah sehingga mengurangi dosis obat yang seharusnya diserap oleh mata.