Mengenal Lantai Vinyl, Keunggulan, Kekurangan, dan Jenis yang Banyak Digunakan di Rumah Zaman Sekarang

Mengenal Lantai Vinyl, Keunggulan, Kekurangan, dan Jenis yang Banyak Digunakan di Rumah Zaman Sekarang
Mengenal Lantai Vinyl, Keunggulan, Kekurangan, dan Jenis yang Banyak Digunakan di Rumah Zaman Sekarang

RumahCom – Siapapun tentu ingin hunian yang nyaman dan menawan di setiap sudut dan dekorasinya. Akan tetapi jika menginginkan sesuatu tentu membutuhkan effort, salah satunya pada dekorasi lantai. Kali ini, Rumah.com akan membahas tentang lantai vinyl, yaitu lantai yang unik dan menambah kesan estetika.

Lantai vinyl adalah salah satu jenis lantai yang memiliki corak. Dalam penggunaannya, vinyl sering menjadi alternatif lantai pada rumah, kantor dan bangunan lainnya. Hal itu dilakukan karena vinyl sangat mudah diaplikasikan. Lalu apalagi kelebihan dari vinyl yang dianggap relevan dengan tren hunian terkini? Simak semuanya dalam materi di bawah ini.

  • Mengenal Vinyl

  • Jenis Vinyl Lantai Paling Digemari dan Harganya

  • Keunggulan Vinyl

  • Kekurangan Vinyl

Mengenal Lantai Vinyl

Lantai vynil merupakan pelapis lantai pengganti keramik atau ubin yang tahan terhadap air dan rayap. Foto: Pinterest
Lantai vynil merupakan pelapis lantai pengganti keramik atau ubin yang tahan terhadap air dan rayap. Foto: Pinterest

Vinyl merupakan bahan lantai sintetis yang tahan lama, terjangkau dan mudah dipasang. Ada juga beberapa orang yang mengenal vinyl sebagai material pelapis lantai pengganti keramik dan ubin. Vinyl semakin populer karena keserbagunaannya, di samping kemampuannya dalam bertahan di lingkungan yang lembap. Tak hanya itu, tampilan motif kayu yang umum pada vinyl juga tampak realistis.

Tidak hanya itu, vinyl juga tahan terhadap air, anti rayap, mudah diaplikasikan dan memiliki banyak pilihan desain. Bagi yang tidak menyukai motif kayu, ada banyak pilihan lainnya seperti bebatuan alam, zigzag, abu gelap polos, maupun motif beton.

Beberapa orang menganggap vinyl dan laminasi adalah jenis yang sama. Padahal keduanya merupakan material berbeda, dimana vinyl terbuat dari bahan sintetis, sedangkan lantai laminasi mengandung beberapa kayu. Inilah alasan utama lantai laminasi rentan terhadap kelembapan dan kelembapan.

Lantai laminasi terdiri dari inti papan serat kayu dengan butiran kayu yang disegel di bawah lapisan pelindung bening. Semua lapisan ini dilaminasi bersama untuk memberikan bahan lantai yang lebih kaku dan realistis. Lantai laminasi biasanya dijual dengan papan yang saling menempel untuk tampilan dan nuansa lantai kayu keras.

Jenis Lantai Vinyl yang Paling Digemari dan Harganya

Ada dua jenis lantai vynil yakni vynil tile dan vynil roll atau karpet lantai vynil. Foto: Pinterest
Ada dua jenis lantai vynil yakni vynil tile dan vynil roll atau karpet lantai vynil. Foto: Pinterest

Ada dua jenis vinyl. Jenis pertama yaitu vinyl tile yang motifnya menyerupai keramik atau batu marmer. Jenis ini cocok bagi penghuni rumah yang menginginkan lantai seperti keramik, tapi tidak suka dengan retakan atau goresan yang timbul dari keramik. Pemasangan vinyl tile menggunakan lem khusus supaya lebih kokoh menempel di lantai. Pemasangan bisa dilakukan secara vertikal maupun horizontal. Untuk harga pada jenis ini berkisar Rp500 ribuan per meter persegi.

Selanjutnya jenis kedua disebut karpet vinyl berbentuk roll. Panjangnya bisa mencapai 25 meter dengan lebar hingga 2 meter. Bentuknya mirip dengan karpet tetapi tidak berbulu. Motifnya garis-garis seperti pattern kayu dengan warna beraneka macam, mulai dari coklat muda hingga coklat tua. Harga untuk jenis ini relatif lebih murah yakni mulai Rp100 ribuan per meter persegi.

Kedua jenis vinyl tersebut tentunya bisa dijadikan alternatif untuk mempercantik hunian. Beragam desain bisa dibuat sesuai selera. Di sisi lain, Anda bisa memilih jenis mana yang tepat digunakan untuk hunian yang dimiliki. Budget dan desain rumah juga bisa jadi bahan pertimbangan untuk memilih jenisnya. Setiap vinyl memiliki karakteristik tersendiri dengan motif yang sama bagusnya.

[ArticleCallout]{ “title”: “Contek, 10 Desain Denah Rumah 6×12”, “excerpt”: “Temukan 10 desain denah rumah 6×12 di sini!”, “link”: “https://www.rumah.com/panduan-properti/denah-rumah-6-x-12-43455”, “image”: “https://cdn-cms.pgimgs.com/static/2021/02/1.-Rumah-6×12.png” } [/ArticleCallout]

Keunggulan Lantai Vinyl

Punya binatang peliharaan dan anak kecil tidak akan jadi masalah jika mengaplikasikan lantai vynil di rumah. Foto: Pinterest
Punya binatang peliharaan dan anak kecil tidak akan jadi masalah jika mengaplikasikan lantai vynil di rumah. Foto: Pinterest

Keunggulan utama dari vinyl adalah sifatnya yang 100% water resistant atau anti air. Anda tidak perlu khawatir akan lapuk dan dapat menempatkannya di ruang bawah tanah, kamar mandi, dapur, ruang keluarga, hingga ruang makan. Memiliki binatang peliharaan dan anak kecil juga tidak akan menjadi masalah jika mengaplikasikan vinyl di rumah.

[PropertyTip]Bagi Anda pecinta lingkungan, vinyl bisa jadi bukan pilihan terbaik sebab sifatnya yang tidak dapat terurai secara alami. Vinyl juga tidak mudah untuk didaur ulang.[/PropertyTip]

Pemeliharaan vinyl juga tak ada bedanya dengan keramik dan ubin. Anda hanya perlu menyapu setiap hari dan mengepel beberapa kali saja dalam seminggu. Hanya dengan langkah mudah, Anda bisa mendapatkan lantai yang terlihat mewah, tahan beban, dan awet. Berikut beberapa keunggulan dari vinyl.

1. Harga Terjangkau

Bila menginginkan sebuah lantai dengan tampilan menarik seperti lantai kayu atau lantai yang terbuat dari marmer, Anda bisa menciptakannya lewat vinyl dengan harga yang relatif jauh lebih murah. Selain itu, ada banyak merek yang menyediakan vinyl lengkap dengan desain bervariasi. Sehingga bisa sesuaikan dengan selera maupun mengikuti model ruangan yang diinginkan.

2. Pemasangan Mudah

Vinyl sangat mudah untuk dipasang di rumah, tanpa bantuan ahli. Pada dasarnya, vinyl punya pola yang rapi sehingga memudahkan penggunanya untuk menyesuaikan pola dan memasangnya pada lantai agar terlihat rapi. Teksturnya yang solid dan kuat juga membuat Anda tidak perlu takut pecah, berbeda dengan pemasangan lantai keramik yang berat dan memerlukan kehati-hatian.

3. Tampilan Menarik

Vinyl punya desain yang menyerupai permukaan kayu, batu hingga material alami lainnya. Desain tersebut diyakini mampu membuat suasana rumah terlihat lebih mewah. Berbeda dengan lantai kayu pada umumnya, vinyl tidak mempunyai tekstur yang cacat dan sudah dibuat dengan penampilan yang rapi dan sempurna. Setiap lembar lantainya mempunyai bentuk yang sama dan konsisten, bahkan mempunyai sebuah embos yang sama layaknya sebuah kayu asli.

Meskipun terlihat nyata, namun jika dilihat secara seksama dalam jarak dekat, maka Anda bisa mengetahui ilusi dari vinyl yang sebenarnya. Lapisan dari vinyl sangat halus dan berbeda dengan lantai kayu yang umumnya memiliki tekstur kasar dan nyata apabila Anda memegang dan menginjaknya.

Simak juga: 15 Desain Teras Minimalis Yang Nyaman Dan Asri

4. Nyaman Diinjak

Sebab berbahan Polyvinyl Chloride (PVC), maka vinyl sangat fleksibel dan mudah direnggangkan. Efeknya, vinyl akan terasa lentur dan nyaman saat diinjak. Hal ini ideal bagi Anda yang punya balita di rumah.

5. Tahan Terhadap Noda

Lantai marmer, kendati punya tampilan mewah dan elegan, namun punya kelemahan yang tak dimiliki vinyl. Adalah kemampuannya dalam ketahanan terhadap noda. Jika marmer memerlukan perawatan rutin dengan dipoles, maka vinyl hanya perlu dipel beberapa kali dalam seminggu. Membersihkan vinyl juga sangat mudah, lantaran teksturnya yang halus bisa membuat noda terangkat dengan mudah dan cepat.

6. Awet dan Tahan Lama

Vinyl punya daya tahan lebih kuat dibanding lantai keramik biasa. Karakteristik ini dipengaruhi oleh material yang dimiliki vinyl. Vinyl dibuat dari Polyvinyl Chloride (PVC yang bersifat lembut dan elastis.

Banyak manfaat yang didapat dengan menggunakan vinyl sehingga vinyl lantai makin banyak ditemukan di rumah-rumah zaman sekarang. Tidak hanya bikin rumah terlihat keren, harganya juga relatif terjangkau. Mau punya rumah yang keren namun harganya cukup terjangkau di kawasan favorit? Cek pilihan rumahnya di kawasan BSD City dengan harga di bawah Rp1 M di sini!

Kekurangan Lantai Vinyl

Kekurangan lantai vynil lainnya adalah lapisan akhir yang berbeda dari lantai laminasi. Foto: Builddirect
Kekurangan lantai vynil lainnya adalah lapisan akhir yang berbeda dari lantai laminasi. Foto: Builddirect

Seperti produk lantai lainnya, tentu saja ada kekurangan pada vinyl. Salah satunya, jika Anda memasang vinyl dengan sistem tempel, maka proses pelepasannya akan sangat susah. Sehingga, jika Anda berpikiran untuk mengganti lantai di masa yang akan datang, maka sebaiknya Anda tidak memilih vinyl dengan sistem tempel atau lem.

Seperti dijelaskan sebelumnya, keunggulan utama dari lantai kayu murah ini adalah keawetannya. Meski begitu, sebagai lantai yang cenderung lebih lunak daripada lantai laminasi dan kayu asli, vinyl sangat mudah rusak karena benda tajam seperti pisau dapur yang mungkin terjatuh. Selain itu, benda yang sangat berat juga dapat membengkokkan lantai ini.

Kekurangan vinyl lainnya adalah lapisan akhir yang berbeda dari lantai laminasi. Kebanyakan vinyl belum dibekali lapisan anti UV, sehingga lantai bisa berubah warna dalam beberapa tahun pemakaian. Terlebih jika Anda memasang lantai vinyl di ruangan yang terpapar sinar matahari langsung seperti teras. Alih-alih, sebaiknya tutupi ruangan saat siang hari.

Jadi, tertarik untuk memasang lantai vinyl di rumah?

Jangan sampai rencana denah rumah Anda tidak dapat terealisasi. Pilih pengembang yang betul sebelum membangun Rumah!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

[AskGuru][/AskGuru]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel