6 Keutamaan dan Hikmah Bulan Ramadan

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Bulan Ramadan adalah bulan paling dinanti umat Islam seluruh dunia. Bulan penuh rahmat dan ampunan ini merupakan bulan di mana Alquran diturunkan ke muka bumi.

Lewat Nabi Muhammad SAW, Alquran disampaikan kepada seluruh makhluk hidup sebagai petunjuk menuju jalan yang benar. Yaitu jalan yang diridai Allah SWT.

Aroma takjil menjelang beduk magrib hampir terdengar. Bulan penuh berkah itu dikenal juga dengan bulan Alquran. Tak heran banyak muslim menyempatkan diri mengkhatamkan kitab suci tersebut.

Menahan lapar dan dahaga bukan hal terberat saat menjalani puasa. Namun, menahan iri, dengki, hasad, dan sederet penyakit hati lainnya, adalah inti dari kewajiban berpuasa.

Dalam surah Al Baqarah ayat 183, Allah SWT berfirman mengenai hukum menjalankan puasa di bulan Ramadan.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

Kewajiban berpuasa di bulan Ramadan juga diperkuat dengan sabda Nabi Muhammad SAW dalam hadisnya.

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ يُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَتُغَلُّ فِيهِ الشَّيَاطِينُ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ

"Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, diwajibkan kepada kalian ibadah puasa, dibukakan pintu-pintu surga dan ditutuplah pintu-pintu neraka serta setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa yang tidak mendapatkan kebaikannya berarti ia telah benar-benar terhalang atau terjauhkan (dari kebaikan)." (HR. Ahmad)

6 Keutamaan Bulan Ramadan

Ilustrasi Masjid Credit: pexels.com/Majr
Ilustrasi Masjid Credit: pexels.com/Majr

1. Memanfaatkan bulan Ramadan sebaik mungkin

Bulan Ramadan adalah kesempatan emas bagi umat Islam untuk senantiasa memperbanyak ibadah. Baik ibadah sunah maupun wajib.

Bulan yang di setiap detiknya mengandung berkah dan ampunan Allah ini tak bisa dilewatkan dengan biasa saja. Seperti pada bulan-bulan lainnya. Untuk itu, ini lah kesempatan yang tak boleh disia-siakan.

2. Allah melipatgandakan pahala di Bulan Ramadan

Sekali menjalankan salat wajib di bulan Ramadan, Allah akan menggandakan pahalanya sebanyak 70 kali.

Bila mengerjakan ibadah wajib saja berlipat-lipat, apalagi jika menambahinya dengan amalan dan ibadah sunah lainnya, seperti membaca Alquran dan mengkaji ilmu-ilmu agama.

3. Latihan Sabar

Inilah waktu yang tepat melatih kesabaran. Bulan Ramadan adalah tempaan hati bagi setiap muslim agar menjadi sekuat baja. Tahan banting, tahan godaan, dan cibiran.

Bila sukses menahan hati di bulan Ramadan, maka seorang muslim akan menyongsong bulan Syawal dengan hati yang lebih kuat dan tidak mudah kalah dengan hawa nasu.

4. Melatih Kepekaan dan Simpati

Ilustrasi masjid yang dibangun Ahmad Noeman. (rizkillahamin/Instagram)
Ilustrasi masjid yang dibangun Ahmad Noeman. (rizkillahamin/Instagram)

Bulan Ramadan adalah bulan berbagi. Bulan di mana Rasulullah menganjurkan kita untuk saling berbagi dengan sesama. Memberi makan kepada fakir miskin dan orang-orang tak mampu.

Puasa adalah menahan lapar dan dahaga. Dengan begitu, kita bisa tahu bagaimana rasanya tidak makan seharian, seperti yang dirasakan fakir. Untuk itu, bulan Ramadan ini melatih kita untuk lebih dermawan kepada sesama.

5. Kesempatan meningkatkan amal saleh

Sepuluh hari pertama bulan Ramadan disebut dipenuh dengan rahmat. Kesempatan itu tak boleh disia-siakan. Gapai rahmat Allah dengan amal-amalan saleh.

Seperti bertutur santun, menahan amarah, berbuat baik, mengalah, hingga memaafkan. Dengan begitu, rahmat Allah akan datang lebih cepat kepada kita.

6. Bulan penuh ampunan

Sepuluh hari selanjutnya pada bulan Ramadan, dipenuh dengan ampunan Allah SWT. Pada hari-hari itu, adalah kesempatan emas bagi untuk memperbanyak istigfar, memohon ampun kepada-Nya.

Maka, jangan mengotori bulan penuh ampunan ini dengan perkataan kotor, menyakiti hati orang lain dan perbuatan tidak menyenangkan lainnya. Dan mengubahnya dengan terus mengucap kalimat thoyibah, berzikir kepada Allah SWT.

Saksikan Video Menarik Berikut Ini