6 Makanan Keong Laut dan Tips Untuk Memeliharanya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Keong laut atau yang biasa disebut kelomang ataupun umang-umang merupakan salah satu hewan peliharaan yang cukup sering dijual belikan di pasar hewan ataupun lokasi wisata seperti pantai.

Namun, ternyata tak banyak orang yang mengetahui cara memeliharanya terlebih lagi dalam menyiapkan makanan keong laut. Sehingga setelah dibeli biasanya tidak mendapatkan perawatan yang baik, bahkan cenderung cepat sakit hingga mati.

Setara dengan harga beli keong laut yang biasanya cenderung murah, harga perawatannya pun juga tergolong murah. Makanan keong laut pun biasanya juga harganya terjangkau dan mudah ditemukan di pasar tradisional.

Supaya Anda bisa merawat keong laut dengan maksimal, maka simak tips untuk memilih makanan keong laut serta cara perawatannya yang dirangkum dari berbagai sumber oleh Liputan6.com, (21/10/2020).

Makanan Keong Laut

Keong Laut. (Pixabay)
Keong Laut. (Pixabay)

Keong laut atau kelomang bukanlah hewan yang rakus terhadap makanan atau minuman. Sehingga agar makanan keong laut Anda mendapatkan asupan makanan yang baik. Maka sebaiknya Anda memberikan makanan keong laut berikut ini:

1. Kelapa

2. Labu siam

3. Rambutan

4. Tebu

5. Bekatul

6. Bengkuang

Sedangkan untuk minum, sebaiknya Anda rajin mengganti air setiap harinya, setidaknya 3 kali/hari. Kemudian, hindari pula menggunakan air PDAM karena bisa mengandung kaporit yang membahayakan nyawa peliharaan Anda. Air terbaik yang bisa Anda gunakan adalah air sumur yang diberi garam kasar atau bisa pula menggunakan air mineral.

Tips memelihara keong laut

Keong Laut. (Pixabay)
Keong Laut. (Pixabay)

1. Pelihara beberapa keong laut

Keong laut merupakan binatang yang membutuhkan teman. Di habitatnya meskipun bukan hewan yang hidup secara berkelompok, namun mereka biasanya akan hidup secara berdekatan. Namun, sediakan pula wadah yang cukup besar agar tidak terjadi perkelahian dalam memperbutkan cangkang ataupun makanan keong laut.

2. Siapkan tempat yang sesuai

Untuk memelihara keong laut, dibutuhkan tempat yang sesuai karena harus mengikuti habitat aslinya. Jika ingin mudah, Anda bisa memanfaatkan baskom atau ember sebagai opsi. Namun, jika ingin membuat suasana lebih mirip dengan habitatnya, maka Anda bisa memanfaatkan aquarium dan membuat aquascape. Jangan lupa untuk memasukkan pasir pantai sebagai habitat keong laut.

3. Perhatikan tempat pakan

Untuk memberikan perawatan yang maksimal bagi keong laut Anda, maka sediakan tempat pakan yang layak. Jangan menggunakan wadah yang terlalu besar supaya memudahkan peliharaan Anda untuk mengambil makanannya.

Wadah makan yang ideal bisa menggunakan tutup botol ataupun mangkuk kecil. Sediakan setidaknya tiga buah mangkuk, untuk tempat makan, tempat minum air tawar, dan tempat minum air asin. Pada bagian tempat minum air asin beri spong laut alami agar bisa mengatur kelembaban dan menguranngi tumpahan.

4. Lindungi dari semut

Salah satu musuh utama dari keong laut jika dipelihara adalah semut rumah. Semut biasanya bisa menyerang peliharaan Anda dengan cepat bersama koloninya. Untuk mencegah serangan tersebut, maka Anda harus rajin mengoleskan kapur ajaib di sekeliling kandang keong laut Anda. Setidaknya ulangi sebanyak seminggu sekali. Namun, usahakan jangan sampai debunya masuk ke dalam kandang.

5. Sediakan cangkang baru

Keong laut memiliki cangkang yang keras untuk melindungi tubuhnya yang lunak. Ternyata cangkang tersebut bukanlah buatannya sendiri, melainkan diambil dari siput laut. Maka dari itu, seiring dengan berjalannya waktu ketika tubuhnya terus membesar, maka keong laut akan terus mencari cangkang yang lebih besar. Nah, karena Anda memeliharanya, maka Anda harus menyediakan cangkang baru untuknya.

Peralatan yang harus ada di kandang keong laut

Keong Laut. (Pixabay)
Keong Laut. (Pixabay)

1. Peralatan untuk memandikan keong laut

Salah satu peralatan wajib untuk merawat keong laut adalah alat untuk memandikannya. Kedalamannya harus cukup supaya keong laut Anda tidak dapat memanjat ke dalam. Gunakan water conditioner supaya kualitas air tidak menurun. Jangan gunakan air yang mengandung kaporti/klorin dan zat metal berat yang dapat menyebabkan kelomang sakit.

2. Subsrat

Agar hewan peliharaan Anda nyaman, berikan subsrat antara lain yakni pasir pantai, pasir bebas silica, batu batuan sungai, hancuran pasir koral laut, calci sand, dan lain sebagainya. Pastikan ketinggiannya cukup agar keong laut bisa mengubur dirinya.

Bahan yang dapat anda gunakan sebagai substrat antara lain; pasir pantai yang telah dibersihkan, pasir bebas silica, batu batuan sungai, hancuran pasir koral laut, calci sand dan pasir lainnya yang aman untuk kelomang. Pastikan bahwa ketinggian substrat cukup untuk kelomang mengubur diri. Ketebalan substrat kira-kira dua kali ukuran kelomang.

3. Tank Heater

Heater berfungsi untuk menjaga kehangatan dan kelembaban aquarium dan substrat. Hal ini dikarenakan keong laut merupakan hewan berdarah panas. Berikan thermostat dan pastikan suhunya tidak melebihi 26 Celcius.

4. Thermostat dan thermometer

Thermometer digunakan untuk memantau suhu aquarium. Hal ini penting untuk mengetahui apakah suhu di dalam aquarium sudah optimal atau belum. Hygrometer digunakan untuk memantau kelembaban dalam aquarium. Seperti suhu, kelembaban juga sangat penting. Jika kelembaban turun dan udara menjadi kering, kelomang anda akan mengalami kesulitan bernafas dengan insangnya.

5. Garam

Garam untuk kelomang biasanya garam batu atau garam laut yang aman untuk kelomang. Ditambahkan di kolam air asinnya di aquarium anda dengan tempat minum air tawar. Jangan pernah menggunakan garam untuk masak.