6 Makanan Sumber Vitamin C untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh Selama Puasa

Liputan6.com, Jakarta Makanan sumber vitamin C sangat baik dalam membantu tubuh dalam mencegah terdampak penyakit selama berpuasa. Makanan sumber vitamin C juga dapat menjadi antioksidan yang kuat dan dapat membantu tubuh agar terhindar dari radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan berbagai sel dalam tubuh. 

Makanan sumber vitamin C umumnya hanya dikenal dari jenis buah-buahan sitrus seperti lemon dan jeruk. Padahal, ada banyak jenis makanan sumber vitamin C yang bermacam-macam. Jenis dari makanan sumber vitamin C tersebut tidak hanya dari jenis buah-buahan, namun bisa berasal dari jenis sayuran.

Lalu mengapa vitamin C penting untuk dikonsumsi saat puasa? Ketika berpuasa, tubuh akan sangat berkurang asupan nutrisinya. Kekurangan asupan nutrisi ini akan sangat berpengaruh terhadap kekebalan tubuh. Selain itu, terkadang aktivitas dan istirahat juga sangat terganggu.

Apabila kekebalan tubuh berkurang, maka akan sangat rentan untuk terkena penyakit. Ditambah, saat musim pandemi corona covid-19 seperti saat ini. Jadi, alangkah pentingnya konsumsi akan berbagai jenis makanan sumber vitamin C tersebut baik saat berbuka atau sahur.

Tapi apa saja jenis makanan sumber vitamin C yang baik dikonsumsi saat bulan puasa? Berikut ini Liputan6.com telah merangkum berbagai jenis makanan sumber vitamin C yang bisa dijadikan pilihan terutama untuk menjaga kondisi kesehatan selama berpuasa, Minggu (17/5/2020).

1. Tomat

Tomat / Sumber: iStockphoto

Dimulai dari makanan sumber vitamin C yang pertama yaitu tomat. Tomat merupakan salah satu makanan sumber vitamin C yang sangat mudah ditemukan. Selain itu, harga dari jenis makanan sumber vitamin C ini terbilang sangat murah.

Mengonsumsi tomat akan sangat segar apabila di buat minuman seperti jus tomat yang diberi tambahan es batu saat berbuka puasa. Tomat memiliki kandungan seperti vitamin C dan juga antioksidan. Selain itu, tomat juga mampu membantu memperlancar pencernaan, serta menjaga kesehatan mata, menurunkan kolesterol, dan membantu detoksifikasi pada tubuh.

Biasanya jenis makanan seperti sup atau buah bisa diberi tambahan tomat agar semakin memperkaya cita rasa dan dapat memberi manfaat serta vitamin yang lebih banyak bagi tubuh.

2. Brokoli

Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Brokoli merupakan salah satu jenis sayuran yang memiliki banyak kandungan vitamin C. Selain tinggi kandungan dari vitamin C, brokoli juga sangat baik dalam membantu menjaga kesehatan pencernaan. Hal tersebut karena kandungan serat pada brokoli ang merupakan jenis sayuran hijau memang cukup banyak.

Dengan mengonsumsi brokoli, risiko untuk terkena gangguan pencernaan seperti sembelit juga dapat berkurang. Brokoli selain sebagai makanan sumber vitamin C, juga sangat banyak mengandung vitamin E dan A yang tentunya sangat baik bagi kesehatan kulit dan mata.

3. Jambu

Jambu biji / Sumber: iStockphoto

Buah yang cukup terkenal dengan khasiat untuk mencegah demam berdarah ini ternyata juga merupakan jenis makanan sumber vitamin C yang sangat baik bagi tubuh. Selain itu, jambu juga sangat baik untuk dikonsumsi oleh para penderita diabetes.

Dan apabila Anda sedang dalam program penurunan berat badan, proses tersebut akan sangat terbantu apabila Anda memasukkan buah jambu ke dalam menu makanan diet penurunan berat badan Anda.

Sebagai makanan sumber vitamin C yang cukup tinggi kandungannya, buah jambu juga tentu berperan aktif dalam mencegah terkena penyakit seperti flu. Tidak hanya itu, jambu juga terenyata berguna dalam menormalkan tekanan darah tinggi.

4. Kembang kol

ilustrasi kembang kol/pixabay

Makanan sumber vitamin C selanjutnya yaitu jenis sayuran berupa kembang kol. Kembang kol, selain mengandung banyak vitamin C, ternyata juga merupakan jenis sayuran yang memiliki kandungan protein tinggi, vitamin B kompleks, folat, serta kalium.

Kembang kol juga salah satu jenis sayuran yang sangat baik dalam menjaga kesehatan jantung. Hal ini cukup mendasar, karena kembang kol mengandung sulforaphane di dalamnya Sulforaphane juga merupakan jenis zat yang mampu membantu dalam mengurangi tekanan darah tinggi dan dapat meningkatkan kemampuan kerja pada organ ginjal.

5. Pepaya

Ilustrasi/copyright unsplash.com/Miguel Maldonado

Buah ini sangat populer dengan khasiatnya dalam melancarkan pencernaan. Selain berguna bagi penceranaan, mengonsumsi pepaya juga sangat membantu tubuh dalam membersihkan sinus.

Selanjutnya, pepaya juga dipercaya akan kemampuannya dalam mencerahkan kulit serta menguatkan tulang. Namun, yang juga tidak kalah penting adalah akan kandungan vitamin C di dalam buah tersebut. Karena dengan mengonsumsi vitamin C yang cukup dapat menghindarkan tubuh dari penyakit di saat puasa.

6. Lemon dan jeruk

Ilustrasi/copyrightshutterstock/Joshua Resnick

Jenis makanan sumber vitamin C ini memang sudah tidak perlu di ragukan lagi. Sebagai bagian dari jenis buah sitrus, lemon dan jeruk sarat akan tingginya kandungan vitamin C. Untuk mengonsumsinya juga sangat mudah. Anda bisa mengolahnya menjadi minuman segar seperti infuse water maupun jus.

Selain sebagai minuman, biasanya pada makanan khas Indonesia seperti soto akan ditemukan jenis jeruk nipis yang memang dapat menambah citarasa dari makanan tersebut.

Konsumsi vitamin C menaikkan asam lambung?

Asam Lambung Naik, Ini Gejala dan Solusinya (CHAjAMP/Shutterstock)

Sebenarnya, bagi orang yang tidak memiliki riawayat penyakit asam lambung, konsumsi vitamin C dalam jumlah kecil hingga besar mungkin tidak akan menyebabkan masalah apapun. Karena sesungguhnya tubuh telah memiliki sistem sendiri yang dapat mengatur keseimbangan dari asam.

Akan tetapi hal ini akan berbeda bagi orang yang memang memiliki lambung sensitif atau riwayat penyakit asam lambung. Karena, biasanya makanan dengan kandungan vitamin C yang memiliki asam tinggi seperti jenis jeruk atau tomat sering dikaitkan dengan penyakit asam lambung.

Dan ketika berpuasa, kondisi lambung sedang dalam keadaan kosong. Hal ini akan berbahaya jika langsung mengonsumsi makanan dengan kadar asam tinggi dari jenis makanan sumber vitamin C tersebut.

Maka, ada baiknya jika akan berbuka, sebelum mengonsumsi jenis makanan sumber vitamin C lebih baik diawali dengan konsumsi makanan ringan terlebih dahulu agar tidak menimbulkan masalah kesehatan setelahnya.