6 Makanan Tokek Rumah yang Mudah Dicari, Pemelihara Wajib Tahu

Liputan6.com, Jakarta Makanan tokek rumah perlu dicatat bagi kalian yang sedang dan ingin memelihara tokek di rumah. Tokek rumah ini nama aslinya adalah Gecko gecko yang marganya Gekko dan berasal dari suku Gekkonidae.

Umumnya tokek rumah ini bisa dijumpai di mana saja, terutama di alam luas. Kurang lebih ada 44 jenis tokek di seluruh dunia. Dan tokek rumah Gecko gecko ini salah satunya. Dari 44 jenis tokek ini, tokek rumahlah yang paling terkenal. Jadi memang wajar jika kebanyakan orang memilih untuk memeliharanya di rumah dan makanan tokek rumah juga sangat diperlukan.

Di Indonesia persebaran tokek rumah ini bisa dijumpai di Sulawesi, Jawa, Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, termasuk Natuna. Sedangkan di dunia tersebar di wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara. Dan semua makanan tokek rumah ini tetap sama.

Tokek ini termasuk jenis hewan seperti cicak, bedanya tokek ini adalah cicak besarnya. Hampir setengah panjang dari tubuhnya adalah ekor. Sejak tahun 2009 minat orang dengan tokek ini semakin meningkat, karena selama itu pula tokek dipercaya bisa menyembuhkan penyakit HIV dan juga penyakit kulit. Harga tokek semakin ke sini juga semakin mahal loh. Di sini pentingnya mengetahui jenis makanan tokek rumah ini.

Berikut makanan tokek rumah yang perlu kamu ketahui seperti Liputan6.com, Jumat (27/3/2020) rangkum dari berbagai sumber.

Makanan Tokek Rumah: Kodok Lembu dan Laron

Pacific Tree Frog (webdev01v.burke.washington.edu/Heidi Rockney)

1. Kodok Lembu

Kodok ini memiliki ciri khas dari suaranya. Karena suaranya mirip sekali seperti lembu atau sapi. Nama aslinya adalah Rana Catesbeiana. Kodok ini berasal dari Amerika Utara sedangkan di Indonesia sudah banyak dibudidaya oleh masyarakat. Jadi tidak akan sulit untuk menemukan kodok lembu ini.

Nah sebenarnya kodok yang memiliki suara seperti lembu ini hanya kodok jantan. Perbedaan keduanya terletak pada warna kulit di sekitar kerongkongan mereka.

Kodok jantan memiliki warna hitam kekuningan, sedangkan kodok betina memiliki warna putih dengan bitik hitam. Kodok lembu ini juga memiliki kandungan protein 19.76 persen, lemak 0.63 persen, air 75.63 persen, dan abu 0.59 persen.

2. Laron

Laron ini adalah hewan yang memiliki nama ilmiah rayap terbang karena fase hidup pertamanya adalah laron sehingga masyarakat banyak menyebutnya laron. Ketika sudah memiliki sayap itu berarti mereka siap untuk melakukan reproduksi. Mereka juga sangat menyukai cahaya lampu.

Laron memiliki warna cokelat, bisa cokelat tua juga bisa cokelat muda. Ukuran panjangnya sekitar 8.5 mm sampai 9.7 mm itu sudah termasuk panjang sayapnya. Mereka memiliki pinggang yang lurus dan dua buah antena yang lurus dengan sedikit lekukan.

Ada 2 jenis laron yang bisa ditemukan di Indonesia, yaitu Laron atau rayap tanah dan Laron atau rayap kayu. Dan dari situlah mereka akan menampakkan dirinya. Kandungan yang ada dalam laron berupa protein dan lemak. Kedua kandungan ini berasal dari zat organik jamur yang tumbuh pada pelapuk kayu.

Makanan Tokek Rumah: Jangkrik dan Kadal

Ilustrasi jangkrik hitam dari famili Gryllus atau true crickets (Wikimedia / Creative Commons)

3. Jangkrik

Jangkrik ini adalah termasuk jenis serangga yang tidak disukai oleh para petani. Mereka juga sering digunakan oleh para peternak burung untuk memberi makan peliharaannya.

Ada tiga jenis jangkrik yaitu jangkrik rumah, jangkrik ladang/hitam, dan jangkrik unta. Mereka memiliki 3 jenis bagian tubuh yaitu kepala, dada, dan perut. Umumnya jangkring juga memiliki warna kepala merah dan dua antenna di dekat mata.

Jangkrik ini juga dikenal memiliki mata yang majemuk. Maksudnya dia memiliki banyak mata, tetapi mata majemuk ini hanya dapat berfungsi di malam hari untuk mencari mangsa.

Mereka dianggap bisa mempercepat pertumbuhan tokek karena mengandung protein omega 3, omega 6, dan omega 9. Menurut sebuah penelitian protein ini mencapai 57.32 persen, 105.49 ppm hormon progesterone, dan 259.535 hormon esterogen.

4. Kadal

Kadal ini adalah jenis hewan reptilia berkaki empat yang jauh dari sisi tubuhnya, memiliki tubuh kecil berekor panjang, dan memiliki kulit yang bersisik. Mereka dapat ditemui di kebun dan bebatuan.

Kadal dianggap bisa mempercepat pertumbuhan tokek karena mengandung protein, lemak, kalsium, dan mineral.

Makanan Tokek Rumah: Belalang dan Nyamuk

Sekawanan belalang gurun menyerbu beberapa wilayah di Kota Mwingi di Kitui County, Kenya (20/2/2020). Fenomena cuaca ekstrem akibat krisis iklim menjadi normal baru di kawasan Tanduk Afrika saat aktivitas siklon dan hujan lebat menyebabkan peningkatan belalang gurun. (Xinhua/Zhang Yu)

5. Belalang

Belalang ini termasuk hewan jenis serangga yang bisa ditemui di mana saja. Termasuk di hutan, kebun, persawahan, atau juga halam rumah. Mereka juga memiliki antena yang lebih pendek dari tubuhnya. Mampu mengeluarkan suara dengan cara menggosokkan femur belakangnya dengan sayap depan atau ketika mengepakkan sayap saat hendak terbang.

Perbedaan antara belalang jantan dan betina terletak pada ukurannya. Belalang betina umumnya memiliki tubuh yang lebih besar dari belalang jantan. Mereka ini dipercaya memiliki kandungan protein dan kalsium cukup besar sehingga dapat membuat tokek lebih cepat berkembang.

6. Nyamuk

Nyamuk ini termasuk hewan jenis serangga. Jumlah total nyamuk kurang lebih ada 2700 spesies. Mereka memiliki dua sayap yang bersisik, tubuh langsing, dan enam kaki yang panjang. Panjang nyamuk sebenarnya berbeda-beda tetapi rata-rata tidak lebih dari 15 mm.

Perbedaan antara nyamuk jantan dan betina terletak pada bentuk mulutnya. Nyamuk betina memiliki bentuk mulut proboscis panjang untuk menembus kulit mamalia untuk menghisap darah.

Selain dimangsa oleh cicak ternyata hewan ini juga sering dimangsa oleh tokek loh. Biasanya mereka akan memangsa sendiri dengan cara sama seperti cicak menggunakan lidah lengketnya.