6 Manfaat Baik Buah Kurma Jadi Kudapan Awal Berbuka Puasa Ramadhan

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kurma biasanya menjadi salah satu kudapan awal untuk berbuka puasa saat Ramadhan. Buah ini pun menjadi favorit Nabi Muhammad SAW.

Kurma pun memiliki banyak manfaat, sehingga biasanya selalu tersedia di rumah-rumah saat Ramadhan karena juga menjadi sunah rasul Nabi Muhammad SAW.

Buah kurma merupakan jenis buah yang berasal dari Timur Tengah. Buah kurma biasanya identik dengan bulan puasa atau Ramadhan.

Hal tersebut dikarenakan manfaat buah kurma yang baik jika dikonsumsi selama bulan puasa. Manfaat buah kurma bisa dirasakan apabila dikonsumsi saat buka puasa maupun saat sahur.

Manfaat buah kurma tidak hanya bisa dirasakan apabila mengonsumsinya saat sedang berpuasa saja, karena buah kurma memang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Salah satu alasan manfaat buah kurma baik bagi kesehatan adalah karena terdapat kandungan vitamin, zat besi, hingga kalsium yang dibutuhkan tubuh saat menjalankan puasa Ramadhan.

Lalu, apa saja manfaat buah kurma dan mengapa baik jika mengonsumsinya saat bulan puasa? Berikut beragam manfaat buah kurma terutama dikonsumsi saat bulan puasa Ramadhan dihimpun Liputan6.com:

1. Mengurangi Haus

Ilustrasi kurma/ Photo by Mona Mok on Unsplash
Ilustrasi kurma/ Photo by Mona Mok on Unsplash

Biasanya buah kurma dijadikan makanan untuk berbuka puasa. Namun manfaat buah kurma bisa didapatkan juga jika dimakan saat sahur.

Kandungan mineral pada kurma yang cukup tinggi dapat membantu Anda agar tidak cepat merasa haus saat seharian berpuasa.

Biasanya saat sahur disarankan untuk mengonsumsi 3 butir buah kurma, seperti yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad.

2. Mengurangi Lapar

Ilustrasi kurma/ Photo by Mona Mok on Unsplash
Ilustrasi kurma/ Photo by Mona Mok on Unsplash

Manfaat buah kurma selanjutya yaitu untuk mengurangi rasa lapar. Kandungan serat yang dimiliki kurma, dan kandungan gula yang cukup tinggi pada buah kurma, dapat membuat akan lebih cepat merasa kenyang.

Dan jika buah kurma dikonsumsi saat berbuka puasa sebagai takjil, maka akan baik bagi dalam mengurangi asupan kalori berlebih disaat berbuka puasa.

Dan ketika dikonsumsi saat sahur, buah kurma yang memiliki kandungan glukosa lambat lepas ini, baik sebagai cadangan energi saat akan menjalankan berpuasa.

Tetapi tetap jangan berlebihan saat mengonsumsinya, cukup 3 saja agar tubuh Anda tidak kelebihan gula.

3. Cepat Kembalikan Energi

Ilustrasi kurma keju/copyright shutterstock
Ilustrasi kurma keju/copyright shutterstock

Saat berbuka puasa, kita semua disarankan untuk mengonsumsi makanan yang mudah dicerna terlebih dahulu. Buah kurma merupakan rekomendasi pilihan makanan yang baik untuk pencernaan.

Karena buah kurma mengandung banyak nutrisi yang cepat dicerna tubuh dan hal tersebut akan sangat baik jika dikonsumsi saat buka puasa.

Karena tubuh kita biasanya akan kehabisa energi dan membutuhkan asupan kalori sebagai bahan bakar energi yang cepat diserap tubuh.

4. Jaga Pencernaan

air kurma/copyright: shutterstock
air kurma/copyright: shutterstock

Manfaat lain buah kurma seperti yang sempat disinggung pada poin sebelumnya, yaitu kandungan dari buah kurma yang ternyata memiliki serat yang sangat tinggi.

Kandungan serat yang tinggi akan sangat baik bagi saluran pencernaan, terutama jika Anda sering mengalami sembelit.

Selain itu seperti pada poin kedua, dijelaskan bahwa kurma dapat mengurangi rasa lapar. Tentu saja, karena kurma memiliki serat yang tinggi seperti sayuran, dimana sayuran dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

Dan apabila Anda sedang dalam masa diet, maka buah ini dapat membantu Anda dalam menurunkan nafsu makan saat berbuka puasa, karena pasti Anda akan merasa kenyang saat mengonsumsi setidaknya 3 butir buah kurma.

5. Mempersiapkan Pencernaan Saat Berbuka

Ilustrasi buka puasa dengan kurma (sumber: iStock)
Ilustrasi buka puasa dengan kurma (sumber: iStock)

Dengan berbagai manfaat kurma bagi pencernaan, kurma juga tentu akan baik jika dikonsumsi sesaat sebelum mengonsumsi makanan berat.

Karena, kurma dapat membantu lambung agar tidak kaget. Lambung yang kaget ini dikarenakan kondisi perut yang kosong selama berpuasa.

Biasanya jika pada orang yang memang memiliki riwayat penyakit lambung, pada saat berbuka puasa dengan mengonsumsi makanan yang berat langsung, akan sangat berbahaya, karena dapat menaikkan asam lambung dan membuat perih di lambung.

Jadi alangkah baiknya jika sebelum mengonsumsi makanan berat, dapat memulai dengan mengonsumsi kurma terlebih dahulu.

6. Sumber Energi Cadangan

Pedagang memperlihatkan kurma dagangannya di sepanjang jalan menjelang bulan suci Ramadhan di Delhi, India pada Selasa (13/4/2021). Kurma sangat identik dengan bulan Ramadhan, karena buah yang satu ini kerap dijadikan pengisi menu sahur dan berbuka puasa. (Sajjad HUSSAIN / AFP)
Pedagang memperlihatkan kurma dagangannya di sepanjang jalan menjelang bulan suci Ramadhan di Delhi, India pada Selasa (13/4/2021). Kurma sangat identik dengan bulan Ramadhan, karena buah yang satu ini kerap dijadikan pengisi menu sahur dan berbuka puasa. (Sajjad HUSSAIN / AFP)

Pada saat puasa, biasanya tubuh kita akan cenderung kekurangan asupan nutrisi. Hal ini karena ada perubahan pola makan yang biasanya mengonsumsi makanan 3-4 kali dalam sehari dan pada saat puasa, hanya dapat makan pada saat sahur dan berbuka.

Tentu dengan aktivitas yang banyak, dapat menyebabkan tubuh mengambil berbagai macam nutrisi yang ada di dalamnya.

Lalu, mengonsumsi buah kurma dapat menjadi solusinya. Karena jika rutin mengonsumsi kurma saat sahur dan berbuka puasa.

Kandungan glukosa yang ada pada buah kurma dapat memberi kalori yang cukup sebagai sumber bahan bakar energi tambahan bagi tubuh. Energi ini akan sangat berguna untuk Anda menjalani aktifitas seharian.

(Daffa Haiqal Nurfajri)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: