6 Manfaat Selai Kacang untuk Diet, Mitos atau Fakta?

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Salah satu selai favorit kebanyakan individu adalah selai kacang. Biasanya selai ini digunakan sebagai olesan roti atau campuran smoothie.

Selain enak, selai kacang juga memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh. Selai kacang mengandung sekitar 8 gram protein dan 2-3 gram serat. Selai kacang juga mengandung vitamin dan mineral, termasuk vitamin B, vitamin E, kalium,dan zat besi.

Dengan kandungan nutrisi tersebut, benarkah selai kacang dapat membantu menurunkan berat badan alias diet?

Sebuah studi dalam jurnal The American Journal of Clinical Nutrition mengatakan bahwa peningkatan asupan kacang berkaitan dengan penurunan risiko sindrom metabolik.

Sindrom metabolik adalah sekelompok gangguan kesehatan yang bersamaan. Gangguan ini terdiri dari penumpukan lemak di perut, tingginya kadar gula darah, kolesterol, trigliserida dan hipertensi.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Kata Ahli

Ilustrasi selai kacang (dok. Pixabay.com/Shutterbug75/Putu Elmira)
Ilustrasi selai kacang (dok. Pixabay.com/Shutterbug75/Putu Elmira)

Para ahli mengatakan bahwa kacang tanah dan kacang pohon mampu mengurangi respons glikemik pasca-prandial sekaligus menyediakan kebutuhan serat tubuh hingga seseorang merasa kenyang.

Selain itu, studi lain mengungkapkan bahwa kacang pohon atau kacang tanah dapat mendukung pemeliharaan berat badan yang lebih efektif daripada diet yang tak melibatkan asupan kacang-kacangan.

Namun, apa saja manfaat selai kacang untuk diet? Berikut ulasannya, Kamis (19/8/2021).

1. Mengendalikan berat badan

Benarkah Selai Kacang Memang Menyehatkan? (Arisara T/Shutterstock)
Benarkah Selai Kacang Memang Menyehatkan? (Arisara T/Shutterstock)

Kacang memang memiliki banyak lemak, namun bukan berarti Anda perlu menghindarinya. Kandungan protein dan serat yang tinggi pada selai kacang membuat Anda merasa kenyang dan lebih berenergi.

Hal tersebut membantu Anda makan lebih sedikit kalori sehingga berat badan menjadi turun.

Selain itu, kacang-kacangan juga bisa membakar lebih banyak energi dalam tubuh meskipun Anda sedang beristirahat.

Jika Anda sedang melakukan diet, selai kacang merupakan salah satu pilihan untuk menu makan Anda. Namun, jangan terlalu berlebihan mengonsumsinya.

2. Mengandung nutrisi

Selai Kacang / Sumber: iStock
Selai Kacang / Sumber: iStock

Selai kacang tak hanya mengandung protein tinggi, serat dan lemak sehat, tetapi juga memiliki banyak nutrisi lain. Mulai dari vitamin E dan B6, asam folat, niasin, magnesium, seng, tembaga dan kalium.

Namun, Anda juga perlu memperhatikan bahan-bahan yang terdapat pada kemasan selai kacang. Pasalnya, ada beberapa produk selai kacang yang sudah ditambahkan gula pengawet, garam, bahkan lemak tidak sehat yang bisa membahayakan tubuh.

3. Kaya akan antioksidan

Ilustrasi crepes pisang selai kacang (Sumber: Pixabay/Free-Photos)
Ilustrasi crepes pisang selai kacang (Sumber: Pixabay/Free-Photos)

Selai kacang memiliki kandungan mineral dan antioksidan yang kaya, seperti selenium dan mangan, vitamin C dan E, serta flavonoid, fenol, polifenol dan zat lainnya. Nutrisi tersebut bekerja sebagai tim untuk membantu melindungi sel dalam tubuh Anda.

Kandungan nutrisi tersebut bisa menjadi alasan mengapa individu yang mengonsumsi selai kacang memiliki jantung yang lebih sehat bahkan melindungi dari kanker usus besar.

4. Mencegah dan mengontrol diabetes tipe 2

Ilustrasi Alat Kesehatan Credit: pexels.com/Gizz
Ilustrasi Alat Kesehatan Credit: pexels.com/Gizz

Hal ini terjadi karena selai kacang mampu membantu mengontrol berat badan dan kadar gula (glukosa) dan lemak (lipid) yang tinggi dalam darah Anda yang bisa menyebabkan berbagai penyakit.

Selain itu, selai kacang juga menjaga lapisan pembuluh darah Anda (endotelium) melar dan tetap sehat agar terhindar dari masalah jantung terkait diabetes.

5. Mengandung lemak baik

Ilustrasi Selai kacang termasuk superfood (Sumber: Pixabay/cgdsro)
Ilustrasi Selai kacang termasuk superfood (Sumber: Pixabay/cgdsro)

Sebagian besar lemak dalam kacang merupakan lemak tak jenuh. Lemak tersebut lebih baik daripada lemak jenuh yang ada dalam daging atau lemak trans yang ada di dalam berbagai makanan olahan.

Lemak tak jenuh yang terdapat dalam selai kacang dapat membantu menstabilkan gula darah dan insulin Anda.

6. Menjaga Kolesterol

Ilustrasi Memeriksa Kolesterol Credit: pexels.com/PhotoMIX
Ilustrasi Memeriksa Kolesterol Credit: pexels.com/PhotoMIX

Tubuh yang memiliki kolesterol tinggi bisa berakibat pada arteri yang menjadi keras sehingga menyebabkan stroke dan penyakit jantung. Beberapa makanan, seperti almond dan kacang dapat menurunkan kolesterol ketika terlalu tinggi.

Sebagian besar kolesterol dalam tubuh berasal dari makanan yang Anda konsumsi. Namun, kacang memiliki sedikit bahkan tidak sama sekali.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel