6 Mitos Ketombe yang Wajib Kamu Tahu dan Cara Mengatasinya!

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Ketombe merupakan kondisi di mana kulit kepala mengalami gejala gatal dan ditandai dengan adanya pengelupasan serta serpihan putih di kulit kepala. Ketombe pun menjadi salah satu masalah rambut yang paling umum dirasakan oleh banyak orang.

Dikutip laman Self, ketombe yang dialami banyak orang beragam, mulai dari ringan hingga berat. Nah yang paling berat dari ketombe disebabkan karena peradangan kronis yang didorong oleh perubahan jamur dan hormon.

Dokter kulit dari California, Christine Choi Kim, MD mengatakan bahwa di sebagian orang, jenis jamur ini tidak berbahaya karena memakan minyak yang ada di kulit kepala. Namun jika diabaikan dan tak diatasi dengan baik, dapat menyebabkan peradangan yang mengarah ke penumpukan sel kulit mati dan mengelupas.

Peradangan inilah yang disebut dermatitis seboroik. Nah sebelum bahas lebih jauh bagaimana mencari solusi mengatasinya, ada baiknya kita tahu mitos seputar ketombe berikut ini:

1. Ketombe Muncul karena Kulit Kepala Kering

Kulit kepala yang kering memang dapat menyebabkan gatal hingga pengelupasan sel kulit mati. Namun hal ini tak melulu terjadi. Kulit kepala berminyak justru menjadi penyebab utamanya dan jadi biang keladi dermatitis seboroik.

Jika kondisi sebum berlebihan di kulit kepala, maka jamur akan tumbuh lebih banyak jamur. Oleh karena itu untuk mengatasinya, Anda perlu penyebab pasti ketombe, apakah karena kulit kepala kering atau berminyak.

2. Perawatan dengan Minyak Hangat

Perawatan minyak hangat adalah salah satu solusi DIY yang paling banyak ditawarkan untuk mengatasi masalah ketombe di internet. Namun jika melihat efeknya untuk kulit kepala kering, ketika mengoleskan minyak hangat ke kulit kepala, memang dapat membantu melembabkan.

Namun jika serpihan putih yang muncul disebabkan karena kulit kepala berminyak, justru dapat menyebabkan kondisi permukaan rambut yang lebih lepek dan lengket.

"Mengoleskan minyak ke kulit kepala juga dapat menyebabkan iritasi," jelas Ahli Trikologi dari Philip Kingsley Trichological Clinic, Anabel Kingsley.

3. Hilangkan Ketombe Sebelum Keramas

Menghilangkan serpihan putih atau ketombe sebelum keramas bukan langkah tepat. "Jika ketombe melekat di kulit kepala dan butuh bantuan untuk mengangkatnya menggunakan sisir, justru dapat menyebabkan masalah rambut serius, seperti psoriasis," kata Kingsley.

Jika ketombe dipaksa dilepaskan dari kulit kepala, selain menyakitkan, juga dapat menyebabkan luka dan infeksi.

4. Ketombe Jangan Sering Keramas

Ini adalah anggapan yang keliru. Pastikan dulu penyebab munculnya ketombe, apakah disebabkan karena kulit kepala kering atau berminyak. Untuk mengatasinya, sebenarnya kamu hanya perlu mencuci rambut secara teratur-setiap hari- untuk menghilangkan serpihan atau kotoran yang menumpuk di kulit kepala.

5. Ketombe Tak Pengaruhi Pertumbuhan Rambut

Memang tidak banyak penelitian tentang hal ini. Namun beberapa ahli berpendapat bahwa ketombe dapat mengganggu siklus kerontokan rambut normal. Itu karena gatal di kulit kepala yang membuat rambut mudah rapuh hingga menyebabkan rontok.

6. Ketombe Makin Parah di Cuaca Panas

Sebenarnya tidak ada musim yang benar-benar mempengaruhi ada tidaknya ketombe di kulit kepala. Bahkan tidak menutup kemungkinan, udara yang lembab bisa menyebabkan kulit kepala kering dan berkeringat.

Ketika udara dingin, kebanyakan orang mengurangi membersihkan rambut (keramas). Hal inilah yang menyebabkan terjadinya penumpukan produk rambut dan kotoran di kulit kepala.

Cara Terbaik Atasi Ketombe

Inilah pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh orang yang mengalami ketombe. Untuk menjawabnya, kamu harus tahu dulu, apa penyebab ketombe di kulit kepala.

Ketika sudah tahu penyebabnya, perawatannya pun akan berbeda. Jika masalah ketombe ringan, bisa diatasi dengan menggunakan sampo anti ketombe. Pilihlah produk yang mengandung Tea Tree Oil & ZPTO yang bekerja aktif untuk melawan jamur penyebab ketombe dan menjaga produksi minyak di kulit kepala.

Selain itu pastikan sampo yang kamu gunakan memiliki dua manfaat sekaligus, yaitu merawat dan menutrisi kulit kepala untuk mencegah ketombe dan rambut rontok.

(*)