6 Orang Masih Hilang di Kasus Perahu Penyeberangan Tenggelam di Bengawan Solo

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Bojonegoro - Sebanyak enam orang masih hilang pada peristiwa terbalik dan tenggelamya perahu penyeberangan di Bengawan Solo, Desa Semambang, Kecamatan Kanor, Bojonegoro dan Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban.

“Ada 12 korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat dan enam orang masih dalam pencarian,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro Ardhian Orianto.

Ardhian mengatakan, tim gabungan bergerak begitu menerima informasi tenggelamnya perahu penyeberangan.

"Sedikitnya empat perahu digunakan untuk menolong korban, masing-masing dari Dishub, Pemadam Kebakaran, BPBD Bojonegoro, dan BPBD Tuban," ucapnya.

Ke-12 korban selamat itu ialah Mujianto, warga Sale, Rembang, Jawa Tengah; Arif Dwi Stiawan (39), warga Rengel, Tuban; Budi (24), warga Rengel, Tuban; Nofi Andi Susanto (29), warga Tuban.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Warga Tuban dan Bojonegoro

Proses pencarian korban perahu terbalik di Bengawan Solo Rengel Tuban. (Ahmad Adirin/Liputan6.com)
Proses pencarian korban perahu terbalik di Bengawan Solo Rengel Tuban. (Ahmad Adirin/Liputan6.com)

Selanjutnya, Tasmiatun Nikmah (33), warga Rengel, Tuban; Abdul Hadi (9), warga Rengel, Tuban; Abdulloh Yantim (3), warga Rengel, Tuban; Matsarmuji (56), warga Bojonegoro; Mardiani, warga Semambung; Aab, warga Maibit; Hafid, warga Semambung; dan Adin, warga Maibit.

Sementara korban yang hilang ialah Kasian, warga Semambung; Erma Azilla, warga Semambung; Dian, warga Semambung; Toro, warga Rembang, Jawa Tengah; Sutri, warga Maibit; dan Basori, warga Maibit.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel