6 Pemain Chelsea Ini Mendapat Nilai Terburuk Versi Whoscored: Ada N'Golo Kante Lho!

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Chelsea duduk manis di puncak klasemen Premier League musim 2021/2022 pada pekan ke-11. Namun, bukan berarti semua pemain The Blues tampil baik. Ada pemain yang masih di bawah performa terbaiknya.

Chelsea merangkum 11 laga yang sudah dimainkan di Premier League dengan raihan 26 poin. Pasukan Thomas Tuchel itu delapan kali memenangkan laga, dua kali imbang, dan sekali kalah.

Satu-satunya kekalahan Chelsea terjadi saat berjumpa Man City pada laga pekan ke-6. Chelsea kalah dengan skor 1-0 dari gol Gabriel Jesus.

Beberapa pemain tampil sangat bagus dan mengejutkan seperti Trevoh Chalobah, Reece Jame, Mateo Kovacic, dan Andreas Christensen. Tapi, ada juga pemain yang belum mendapatkan level permainan terbaiknya.

Merujuk pada rating Whoscored, berikut adalah enam pemain terburuk Chelsea hingga pekan ke-11 Premier League:

vidio:4 Pembelian Flop Chelsea Era Antonio Conte

Kai Havertz

Gelandang Chelsea, Kai Havertz berebut bola dengan pemain Norwich City, Grant Hanley pada pertandingan lanjutan Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge di London, Sabtu (23/10/2021). Kemenangan ini membuat Chelsea nyaman di puncak klasemen dengan 22 poin dari 9 laga. (AP Photo/Ian Walton)
Gelandang Chelsea, Kai Havertz berebut bola dengan pemain Norwich City, Grant Hanley pada pertandingan lanjutan Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge di London, Sabtu (23/10/2021). Kemenangan ini membuat Chelsea nyaman di puncak klasemen dengan 22 poin dari 9 laga. (AP Photo/Ian Walton)
  • Posisi: Gelandang/penyerang

  • Bermain: 10 laga/573 menit

  • Rating: 6.77

Havertz, seperti musim lalu, memulai kompetisi dengan susah payah. Lukaku membuat Havertz kehilangan perannya sebagai 'false nine'. Havertz pun sempat memainkan beberapa peran yang berbeda.

Saat Lukaku cedera, Havertz selalu jadi andalan di lini depan. Dia tampil cukup meyakinkan. Tapi, eks pemain Bayer Leverkusen tersebut belum cukup tajam di depan gawang. Havertz mencetak dua gol saja dari 10 laga Premier League.

N'Golo Kante

N'Golo Kante - Tak perlu diragukan lagi aksinya di lapangan terutama saat final Liga Champions kontra City. Kante bergerak dengan sangat efektif dan sukses membuat lini tengah Manchester City tidak berkutik. (Carl Recine/Pool via AP)
N'Golo Kante - Tak perlu diragukan lagi aksinya di lapangan terutama saat final Liga Champions kontra City. Kante bergerak dengan sangat efektif dan sukses membuat lini tengah Manchester City tidak berkutik. (Carl Recine/Pool via AP)
  • Posisi: Gelandang

  • Bermain: 7 laga/408 menit

  • Rating: 6.77

Kante berjuang untuk mendapatkan level kebugaran terbaiknya pada awal musim 2021/2022. Kante absen pada hampir separuh laga yang dimainkan Chelsea. Tak jarang, dia bermain tetapi harus digantikan atau menggantikan.

Kante belum menunjukkan permainan seperti musim lalu, ketika dia begitu dominan di lini tengah. Kante tampaknya butuh waktu lebih lama untuk kembali menjadi sumber energi permainan klub asal London Barat.

Ross Barkley

Pemain Chelsea, Reece James (kiri) dan Ross Barkley pada laga Liga Inggris 2021/2022 kontra Burnley di Stamford Bridge, Sabtu (6/11/2021). (Tolga Akmen / AFP)
Pemain Chelsea, Reece James (kiri) dan Ross Barkley pada laga Liga Inggris 2021/2022 kontra Burnley di Stamford Bridge, Sabtu (6/11/2021). (Tolga Akmen / AFP)

Posisi: Gelandang

Bermain: 4 laga/120 menit

Rating: 6.74

Barkley belakangan mendapat kesempatan bermain di tim utama. Kante tidak cukup bugar, Kovacic cedera, dan Barkley pun dimainkan. Dia sudah empat kali bermain di Premier League.

Hanya saja, eks pemain Everton belum mampu mendapatkan level terbaiknya bersama Chelsea. Barkley sebenarnya memberi opsi bagus untuk lini tengah. Tapi, dia belum cukup kreatif dan tajam untuk berkontribusi pada assist maupun gol.

Hakim Ziyech

Sempat kesulitan membongkar pertahanan Malmo di babak pertama, Chelsea akhirnya mampu memecah kebuntuan pada menit ke-56 lewat Hakim Ziyech. Pemain asal Maroko tersebut sukses mengkonversi umpan Callum Hudson-Odoi menjadi gol tunggal kemenangan timnya. (AFP/Jonathan Nackstrand)
Sempat kesulitan membongkar pertahanan Malmo di babak pertama, Chelsea akhirnya mampu memecah kebuntuan pada menit ke-56 lewat Hakim Ziyech. Pemain asal Maroko tersebut sukses mengkonversi umpan Callum Hudson-Odoi menjadi gol tunggal kemenangan timnya. (AFP/Jonathan Nackstrand)
  • Posisi: Gelandang/winger

  • Bermain: 4 laga/182 menit

  • Rating: 6.65

Ziyech jadi andalan Chelsea pada era Frank Lampard. Namun, bersama Thomas Tuchel, Ziyech tidak mendapatkan peran yang ideal. Ziyech kesulitan menemukan performa terbaiknya.

Ziyech belum mencetak gol maupun assist bagi The Blues dari empat laga Premier League. Bahkan, dia baru membuat lima umpan kunci. Kiprah Ziyech juga banyak terganggu oleh cedera.

Timo Werner

Unggul jumlah pemain membuat Timo Werner dan kawan-kawan lebih leluasa mengurung pertahanan Southampton. (AP/Kirsty Wigglesworth)
Unggul jumlah pemain membuat Timo Werner dan kawan-kawan lebih leluasa mengurung pertahanan Southampton. (AP/Kirsty Wigglesworth)
  • Posisi: Penyerang

  • Bermain: 7 laga/389 menit

  • Rating: 6.46

Seperti musim lalu, Werner kesulitan untuk mencetak gol. Sejauh ini, dari tujuh laga yang dimainkan, Werner baru mencetak satu gol di Premier League. Satu gol dicetak dari 11 shots yang dilepas.

Walau jumlah gol Werner minim, dia masih menjadi pemain penting bagi The Blues. Pergerakan Werner bisa membantu Lukaku untuk mendapat ruang kosong. Werner juga bisa menambah kecepatan dalam serangan Chelsea.

Saul Niguez

Chelsea dikabarkan menolak kesempatan untuk mempermanenkan Saul Niguez pada bursa transfer Januari 2022. (AFP/Adrian Dennis)
Chelsea dikabarkan menolak kesempatan untuk mempermanenkan Saul Niguez pada bursa transfer Januari 2022. (AFP/Adrian Dennis)
  • Posisi: Gelandang

  • Bermain: 2 laga/48 menit

  • Rating: 5.94

Saul Niguez benar-benar tampil di bawah ekspektasi. Awalnya, dia diharapkan bisa menjadi pesaing bagi duet N'Golo Kante dan Jorginho di lini tengah. Tapi, Saul gagal total.

Saul kaget dengan sepak bola Inggris dan kesulitan beradaptasi. Bukan hanya gagal menjadi opsi jika Kante dan Jorginho absen, Saul kini juga kalah bersaing dengan Ruben Loftus-Cheek yang nyaris dilepas pada awal musim lalu.

Sumber asli: Whoscored

Disadur dari: Bola.net (Asad Arifin, Published 10/11/2021)

Di Mana Posisi Chelsea Saat Ini?

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel