6 Pemain Ini Sudah Uzur, tapi Diprediksi Masih Bisa Bersinar di Liga 1 Musim Ini: Anutan buat Pemain Muda

·Bacaan 5 menit

Bola.com, Makassar - Bila mendapat izin dari kepolisian, pentas Liga 1 2021 dijadwalkan mulai berlangsung pada awal Juli mendatang. Kompetisi kasta tertinggi Indonesia ini bukan hanya diramaikan dengan persaingan antar tim meraih trofi juara. Tapi juga para pemain untuk mendapatkan menit bermain di tim masing-masing.

Pada perhelatan Piala Menpora 2021 lalu, sejumlah tim menampilkan deretan pemain mudanya untuk mendapatkan jam terbang dan pengalaman. Tapi, situasinya bakal berubah saat Liga 1 2021 berjalan nanti.

Meski ada wacana tanpa degradasi, Liga 1 2021 diyakini tetap menyajikan tontotan menarik, terutama pada laga yang mempertemukan tim papan atas seperti Persija Jakarta, Persib Bandung, Bali United, Persipura Jayapura, Bhayangkara Solo FC dan Madura United.

Target juara yang diusung manajemen demi memuaskan suporternya membuat pelatih sebuah tim kerap tak berani berspekulasi menurunkan pemain muda. Itulah mengapa masih ada sejumlah nama yang usianya sudah terbilang tak ideal untuk ukuran pesepak bola tetap bertahan.

Alasannya, peran mereka masih dibutuhkan di tim masing-masing. Berkaca pada Piala Menpora 2021, Persija yang meraih trofi juara tetap membutuhkan peran Tony Sucipto. Pemain kelahiran 12 Februari 1986 ini malah bermain pada tiga posisi yakni bek sayap, stoper dan gelandang.

Begitu juga dengan I Made Wirawan, kiper Persib Bandung yang pada 1 Desember nanti berusia 40 tahun yang tetap jadi pilihan utama di timnya. Motivasi dan determinasi juga diperlihatkan Zulkifli Syukur, kapten PSM yang pada 3 Mei lalu berusia 37 tahun.

Dalam enam laga beruntun, eks bek timnas Indonesia ini tampil penuh bersama Juku Eja. Di luar Piala Menpora 2021, ada nama Boaz Solossa, striker kelahiran 16 Maret 1986 yang sudah menjadi ikon Persipura sejak Liga Indonesia musim 2005. Selain Boaz, Persipura juga masih memakai jasa Yustinus Pae (38 tahun). Selain mereka, patut dinanti kiprah sederet pemain usia tua lainnya di Liga 1 2021.

Di antaranya trio Bali United, Wawan hendrawan (38), Hariono (36), Leonard Tupamahu (38) serta duet Persija Ismed Sofyan (41) dan Maman Abdurrrahman (39).

Sampai saat ini rekor sebagai pemain tertua yang membawa klubnya meraih trofi juara Liga Indonesia masih dipegang oleh Herry Kiswanto (Mastrans Bandung Raya). Pada musim 1995/1996, Herry yang sudah berusia 41 tampil di laga final saat Mastrans Bandung Raya mengalahkan PSM Makassar 2-0.

Eks libero timnas Indonesia ini masuk pada menit ke-78 menggantikan peran Alexander Saununu. Dari deretan nama yang disebut di atas, berikut enam nama pemain uzur yang berpeluang menjadi pemain reguler di tim masing-masing pada Liga 1 2021. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya:

1. Boaz Solossa (Persipura)

Pemain Persipura Jayapura, Boaz Solossa saat melawan Persija Jakarta pada lanjutan Liga 1 Gojek bersama Bukalapak di Stadion Pakansari, Bogor, (25/5/2018). (Bola.com/Nick Hanoatubun)
Pemain Persipura Jayapura, Boaz Solossa saat melawan Persija Jakarta pada lanjutan Liga 1 Gojek bersama Bukalapak di Stadion Pakansari, Bogor, (25/5/2018). (Bola.com/Nick Hanoatubun)

Boaz menjadi bagian Persipura jelang musim 2005. Sejak itu, perannya sebagai striker utama Persipura praktis tak tergantikan sampai saat ini meski sederet pemain asing dan muda datang bergabung di tim Mutiara Hitam.

Pencapaian Boaz baik secara tim maupun individu membuat Persipura sulit move on darinya. Bersama Persipura, Boaz empat kali kali meraih trofi gelar Liga Indonesia yakni pada musim 2005, 2008/2009, 2010/2011 dan 2013 plus titel juara Torabika Soccer Champioship 2016.

Ia melengkapinya dengan gelar top skorer dan pemain terbaik musim 2008/2009, 2010/2011 dan 2013.Di usianya yang sudah 35 tahun, peran Boaz tetap dibutuhkan Persipura pada Liga 1 2021 dan Piala AFC 2021. Bukan hanya sebagai pencetak gol tapi juga figur pemersatu tim.

2. Zulkifli Syukur (PSM)

Kapten PSM Makassar, Zulkifli Syukur, menjelang duel kontra Persija Jakarta di semifinal Piala Menpora 2021. (Bola.com/Abdi Satria)
Kapten PSM Makassar, Zulkifli Syukur, menjelang duel kontra Persija Jakarta di semifinal Piala Menpora 2021. (Bola.com/Abdi Satria)

Pada pertengahan Liga 1 2019, Zulkifli Syukur sejatinya sudah menyerahkan perannya sebagai bek kanan reguler PSM Makassar kepada juniornya, Asnawi Mangkualam karena lebih fokus memulihkan cedera kakinya.

Cemerlangnya permainan Asnawi membuat Zulkifli lebih banyak berperan sebagai motivator tim di bangku cadangan dan ruang ganti pemain kala Juku Eja bertanding. Kondisi ini berlanjut di Liga 1 2020 yang akhirnya terhenti.

Tapi di Piala Menpora 2021, nama Zulkifli kembali mencuat. Hengkangnya ke Asnawi ke Ansan Greeners (Korea Selatan) membuat bek kanan yang membawa Arema Indonesia juara Liga Indonesia 2009/2010 ini jadi pilihan utama pelatih Syamsuddin Batola.

Meski tidak seagresif dulu lagi, Zulkifli membuktikan kapasitasnya sebagai kapten sekaligus mentor para juniornya di lapangan. Di ajang pramusim ini, Zulkifli tampil penuh pada enam laga awal PSM. Ia hanya absen laga terakhir melawan PSS Sleman untuk memperebutkan tempat ketiga.

3. I Made Wirawan (Persib)

Penjaga gawang Persib Bandung, I Made Wirawan. (Bola.com/Erwin Snaz)
Penjaga gawang Persib Bandung, I Made Wirawan. (Bola.com/Erwin Snaz)

Kiper berdarah Bali ini menjadi bagian Persib Bandung sejak musim 2012. Pencapaian terbaiknya bersama Maung Bandung adalah meraih trofi juara Liga Indonesia 2014 dan Piala Indonesia 2015. Pada 1 Desember nanti, Made Wirawan bakal genap berusia 40 tahun.

Di usia yang terbilang senja, peluang eks kiper Timnas Indonesia ini mendapatkan menit bermain di Liga 1 2021 terbilang tinggi meski Persib juga memiliki Made Wirawan, Teja Paku Alam, Muhammad Natshir dan Dhika Bayangkara plus Aqil Savik.

Ketenangan dan kejeliannya membaca arah bola jadi nilai plus Made Wirawan membuat pelatih Persib, Robert Alberts tetap menjadikannya sebagai pilihan utama pada dua leg final Piala Menpora 2021 menghadapi Persija.

Konsisten menjaga kondisi jadi bekal Made Wirawan bersaing dengan juniornya untuk mendapatkan menit bermain di Liga 1 2021 nanti.

4. Tony Sucipto (Persija)

Gelandang Persija Jakarta, Tony Sucipto, merayakan kemenangan atas Barito Putera pada laga perempat final Piala Menpora 2021 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (10/4/2021). Persija menang dengan skor 1-0. (Bola.com/Arief Bagus)
Gelandang Persija Jakarta, Tony Sucipto, merayakan kemenangan atas Barito Putera pada laga perempat final Piala Menpora 2021 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (10/4/2021). Persija menang dengan skor 1-0. (Bola.com/Arief Bagus)

Tony Sucipto membuktikan dirinya pantas disebut pemain penting di Persija meski usianya sudah 35 tahun.

Di Piala Menpora 2021, Tony yang membawa Sriwijaya FC dan Persib Bandung meraih trofi juara Liga Indonesia jadi satu-satunya pemain yang tampil pada tiga posisi bersama Persija yakni bek sayap, stoper dan gelandang.

Penampilannya bersama Persija dengan raihan trofi juara di Piala Menpora 2021 jadi modal Tony untuk bersaing mendapatkan tempat utama dalam tim meski Macan Kemayoran mendapatkan pelatih baru di Liga 1 2021 nanti.

5. Hariono (Bali United)

Gelandang Bali United, Hariono (depan) mengontrol bola dibayangi pemain PS Sleman Velez Nicolas Leandro dalam pertandingan perempat final Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Senin (12/4/2021). (Foto: Bola.com/Ikhwan Yanuar)
Gelandang Bali United, Hariono (depan) mengontrol bola dibayangi pemain PS Sleman Velez Nicolas Leandro dalam pertandingan perempat final Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Senin (12/4/2021). (Foto: Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Pada 2 Oktober nanti, Hariono akan berusia 36 tahun. Tapi, bagi gelandang asal Sidoarjo ini usia terkesan hanya sekadar angka. Karena setelah kontraknya berakhir di Persib Bandung, Hariono ditampung Bali United, peraih trofi juara Liga 1 2019.

Militansi dan determinasi Hariono di lapangan hijau membuat pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco tetap memberikan menit bermain buat eks timnas Indonesia ini.

Musim ini, Hariono akan tampil pada dua ajang sekaligus yakni Liga 1 2021 dan Piala AFC 2021. Tampil pada dua ajang bergengsi ini bisa jadi wadah untuk membuktikan dirinya belum habis.

6. Supardi Nasir (Persib)

Pemain Persib Bandung Suprdi Nasir (kanan) saat melakukan sesi latihan sebelum pertandingan semifinal leg pertama Piala Menpora 2021 antara Persib Bandung melawan PS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Jumat (16/4/2021). (Foto: Bola.com/Ikhwan Yanuar)
Pemain Persib Bandung Suprdi Nasir (kanan) saat melakukan sesi latihan sebelum pertandingan semifinal leg pertama Piala Menpora 2021 antara Persib Bandung melawan PS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Jumat (16/4/2021). (Foto: Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Sebagai pemain, pencapaian Supardi terbilang lumayan. Pria kelahiran Bangka, 9 April 1983 ini pernah membawa Sriwijaya FC juara Liga Indonesia 2011/2012.

Sukses sama ia dapatkan bersama Persib Bandung pada musim 2014. Supardi juga menjadi bagian skuad timnas Indonesia di Piala Asia dan Piala AFF.

Di Persib, peran Supardi sebagai bek kanan kerap dilakoni juniornya, Henhen Herdiana. Tapi, pelatih Maung Bandung, Robert Alberts yang dikenal kerap 'membuang' pemain senior dalam timnya belum bisa move on dari Supardi. Pengalaman dan agresivitas Supardi dari sisi kanan masih dibutuhkan Robert untuk mengarungi kompetisi Liga 1 2021.

Saksikan Video Pilihan Kami: