6 Pemain yang Makin Mengilap di Real Madrid, Efek Dahsyat Kedatangan Carlo Ancelotti

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Perubahan besar terjadi di Real Madrid musim ini. Setelah Zinedine mundur, Los Blancos menunjuk Carlo Ancelotti sebagai nakhoda batu.

Itu menjadi keputusan besar Real Madrid di musim panas ini. Keputusan itu terbukti tepat jika melihat performa Real Madrid saat ini.

Dikenal sebagai sosok jenius, Carlo Ancelotti merupakan pelatih yang membantu El Real menjuarai Liga Champions setelah sekian lama mereka mengalami puasa gelar.

Terakhir kali mereka menjuarai piala kuping besar tersebut pada 2002. Saat itu, Zinedine Zidane masih bermain bersama Casillas, dan Luis Figo yang saat itu berhadapan dengan Bayer Leverkusen.

Namun saat Ancelotti datang pada 2013, Real Madrid berubah menjadi raksasa eropa dengan memenangkan gelar ke-10 di Liga Champions. Dirinya sempat digantikan oleh Zinedine Zidane yang berhasil membawa Real Madrid memenangi banyak gelar dan mencatat sejarah sebagai tim pertama yang mampu mencatat hattrick Liga Champions setelah formatnya berubah.

Pada musim lalu Zidane gagal mendapatkan gelar. Ancelotti kemudian kembali untuk menggantikan Zidane. Kembalinya Don Carlo menjadi awal naiknya performa dan perubahan gaya bermain Los Blancos bersama dirinya.

Beberapa pemain yang tidak begitu menonjol bersama Zidane, justru menjadi pemain penting bersama Carlo Ancelotti. Berikut beberapa nama pemain Real Madrid yang bersinar setelah kehadiran Don Carlo pada musim 2021/22.

1. Eder Militao

Bek Real Madrid, Eder Militao melompat untuk merebut bola dari penyerang Valencia, Maxi Gomez pada lanjutan La Liga di Stadion Mestalla, Senin (20/9/2021) dini hari WIB. Real Madrid menang 2-1 secara dramatis atas Valencia. (AP Photo/Alberto Saiz)
Bek Real Madrid, Eder Militao melompat untuk merebut bola dari penyerang Valencia, Maxi Gomez pada lanjutan La Liga di Stadion Mestalla, Senin (20/9/2021) dini hari WIB. Real Madrid menang 2-1 secara dramatis atas Valencia. (AP Photo/Alberto Saiz)

Eder Militao menjadi pemain Real Madrid pertama yang merasakan tuah Carlo Ancelotti di musim 2021/2022.

Bersama Zidane, dirinya hanya didatangkan sebagai pemain alternatif dari Raphael Varane dan Sergio Ramos di lini pertahanan El Real. Bek asal Brasil itu sebenarnya punya potensi yang besar, namun sayangnya Zidane tidak memaksimalkannya dengan baik.

Namun saat Ancelotti datang, dirinya langsung menjelma menjadi bek tangguh bersama David Alaba dilini tengah. Bek berusia 23 tahun tersebut selalu tercatat bermain dan selalu bermain 90 menit bagi El Real.

Kini Militao merupakan bek andalan Real Madrid yang mampu tampil apik dalam setiap kemenangan yang didapatkan Los Blancos.

2. Eden Hazard

Pemain depan Real Madrid Eden Hazard (kiri) bersaing dengan gelandang Deportivo Alaves  Pere Pons pada partai perdana La Liga Spanyol musim 2020/2021 di Estadio de Mendizorroza, Minggu dini hari WIB (15/8/2021). Real Madrid menang telak 4-1. (Josep LAGO / AFP)
Pemain depan Real Madrid Eden Hazard (kiri) bersaing dengan gelandang Deportivo Alaves Pere Pons pada partai perdana La Liga Spanyol musim 2020/2021 di Estadio de Mendizorroza, Minggu dini hari WIB (15/8/2021). Real Madrid menang telak 4-1. (Josep LAGO / AFP)

Eden Hazard merupakan pemain berbakat yang dicap pemain flop di era Zidane. Meskipun menjuarai La Liga pada 2019, tetapi dirinya kerap mengalami cedera dan tidak mampu bermain dengan maksimal.

Dikenal tampil dengan apik di posisi winger kiri, Hazard kesulitan bermain di posisi itu di musim 2021/2022. Penyebabnya adalah Vinicius Junior yang sedang tampil on fire, sehingga sulit bagi Ancelotti memberikannya posisi itu.

Namun, Ancelotti tidak kehabisan akal, Hazard posisinya ditaruh di belakang striker. Hasilnya cukup apik, Hazard turut berkontribusi membantu El Real menang 2-1 atas Valencia di akhir pekan lalu.

Mungkin performa Hazard belum sehebat saat masih berkostum Chelsea. Namun perlahan tapi pasti Ancelotti akan membuatnya kembali menemukan performa terbaiknya.

3. Karim Benzema

Pemain Real Madrid Karim Benzema (tengah) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Celta Vigo pada pertandingan Liga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, 12 September 2021. Karim Benzema mencetak hattrick saat Real Madrid mengalahkan Celta Vigo 5-2. (GABRIEL BOUYS/AFP)
Pemain Real Madrid Karim Benzema (tengah) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Celta Vigo pada pertandingan Liga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, 12 September 2021. Karim Benzema mencetak hattrick saat Real Madrid mengalahkan Celta Vigo 5-2. (GABRIEL BOUYS/AFP)

Pemain berikutnya yang performanya semakin mengilap semenjak ditangani Carlo Ancelotti adalah Karim Benzema.

Performa Benzema sebenarnya tergolong bagus di musim lalu. Ia mengemas total 30 gol dari total 46 pertandingan bersama El Real. Namun bersama Ancelotti, Benzema berevolusi menjadi striker yang lebih tajam.

Dengan performanya yang jauh lebih stabil, musim ini Benzema berhasil menjadi top skorer sementara La Liga dengan mencetak enam gol dari lima pertandingan yang ia jalani. Striker Timnas Prancis itu tetap menjadi mimpi buruk bagi lawannya meskipun saat ini dirinya sudah menginjak usia 33 tahun.

4. Vinicius Junior

Adapun dua gol lainnya milik Madrid dicetak Vinicius Junior pada menit ke-54 dan Eduardo Camavinga menit ke-72. (Foto:AP/Manu Fernandez)
Adapun dua gol lainnya milik Madrid dicetak Vinicius Junior pada menit ke-54 dan Eduardo Camavinga menit ke-72. (Foto:AP/Manu Fernandez)

Vinicius berhasil disulap oleh Ancelotti menjadi pemain yang sangat menakutkan saat ini. Bersama Zidane, musim lalu ia hanya mencetak enam gol dan tujuh assist dari 49 pertandingan yang ia jalani.

Namun saat ini, Vinicius hanya butuh bermain sebanyak enam kali untuk mencetak lima gol di semua kompetisi, hal tersebut berbanding terbalik dengan dirinya yang saat masih dilatih oleh Zidane.

Saat bersama Ancelotti, Vinicius bermain cenderung lebih lepas dan dibebaskan dalam mengolah bola dari sebelah kiri. Alhasil ia mampu menjadi winger muda yang paling berkembang saat ini bersama El Real, bahkan posisinya sebagai pemain sayap kiri, belum ada yang mampu menandingi dirinya dan mampu menggeser posisi tersebut.

5. Federico Valverde

Gelandang Real Madrid, Federico Valverde mencoba melakukan tembakan di sebelah bek Valencia, Toni Lato pada lanjutan La Liga di Stadion Mestalla, Senin (20/9/2021) dini hari WIB. Real Madrid menang 2-1 secara dramatis atas Valencia. (AP Photo/Alberto Saiz)
Gelandang Real Madrid, Federico Valverde mencoba melakukan tembakan di sebelah bek Valencia, Toni Lato pada lanjutan La Liga di Stadion Mestalla, Senin (20/9/2021) dini hari WIB. Real Madrid menang 2-1 secara dramatis atas Valencia. (AP Photo/Alberto Saiz)

Gelandang berusia 23 tahun tersebut pernah menjadi pahlawan Real Madrid saat bertemu Atletico Madrid pada piala Super Spanyol.

Bersama Don Carlo, Valverde dipercaya dan mendapatkan jam terbang yang sangat banyak sebagai gelandang muda masa depan El Real. Ia bahkan selalu menjadi starter dalam enam pertandingan Real Madrid.

Hadirnya Valverde dalam lini tengah membuat penyerangan dan pertahanan Real Madrid semakin dinamis dan stabil. Inilah yang membuat sang pelatih berhasil membuat dirinya tampil baik dan memukau di setiap laga yang ia jalani musim ini.

6. Rodrygo

Real Madrid berhasil mengalahkan tuan rumah Inter Milan 1-0 dalam laga matchday pertama Grup A Liga Champions 2021/2022, Rabu (15/9/2021). Gol tunggal Los Blancos dicetak pada menit ke-89 melalui striker asal Brasil, Rodrygo yang baru dimasukkan pada menit ke-65. (Foto: AP/Antonio Calanni)
Real Madrid berhasil mengalahkan tuan rumah Inter Milan 1-0 dalam laga matchday pertama Grup A Liga Champions 2021/2022, Rabu (15/9/2021). Gol tunggal Los Blancos dicetak pada menit ke-89 melalui striker asal Brasil, Rodrygo yang baru dimasukkan pada menit ke-65. (Foto: AP/Antonio Calanni)

Rodrygo belum menjadi starter bagi El Real. Namun Ancelotti paham betul bagaimana dan kapan harus memainkan dirinya sebagai sayap kanan.

Di saat Zidane masih menggunakan jasa Marco Asensio yang angin-anginan, Ancelotti justru memilih Eden Hazard untuk menempati posisi tersebut agar jauh lebih efektif. Sedangkan untuk Rodrygo, dirinya selalu menjadi pemain cadangan yang menjadi pembeda jalannya pertandingan.

Sebut saja saat dirinya menggantikan Lucas Vazquez pada laga Liga Champions menghadapi Inter Milan beberapa waktu lalu. Valverde dan Vasquez yang kebingungan dalam melakukan penyerangan karena kurangnya chemistry. Hal tersebut berubah saat Rodrygo masuk.

Rodrygo mampu menggerakan lini depan dan tahu betul pergerakan Valverde saat itu, sukses membuat satu buah gol. Gol tunggal dirinya sendiri merupakan berkat umpan lambung pendek Valverde yang mampu diubah menjadi operan oleh Camavinga menuju dirinya dan sukses ia jadikan sebuah gol.

Saat ini penyerang berusia 20 tahun tersebut akan menjadi pemain berpengaruh bagi masa depan El Real, karena Ancelotti adalah pelatih yang cocok untuk menggembleng pemain muda dan memberikan jatah bermain yang cukup untuk memperlihatkan performa gemilangnya.

Sumber: berbagai sumber

Disadur dari: Bola.net (Penulis Risditya, published21/9/2021)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel