6 Penyebab Kemiskinan, Pahami Definisi dan Dampak yang Ditimbulkan

·Bacaan 6 menit

Liputan6.com, Jakarta Penyebab kemiskinan tentunya ada beragam. Tak hanya Indonesia, tentunya ada banyak negara yang di dunia yang dimana kemiskinan menjadi salah satu hal yang harus diatasi. Pasalnya jika kemiskinan tidak diatasi akan berdampak terhadap negara itu sendiri.

Kemiskinan merupakan masalah utama dan paling mendasar yang setiap harinya menjadi perhatian utama bagi pemerintah. Apalagi di Indonesia masih memiliki masalah yang cukup pelik dalam pemberantasan kemiskinan. Oleh sebab itu penting untuk mengetahui penyebab kemiskinan yang menjadi salah satu perhatian pemerintah namun tak kunjung terselesaikan.

Ragam upaya tentunya dilakukan pemerintah untuk mengatasi permasalahan kemiskinan tersebut. Penyebab kemiskinan yang beragam dan cukup kompleks membuat pemerintah harus terus berupaya mengatasi permasalahan tersebut.

Walaupun permasalahan tersebut terbilang sulit untuk diatasi, namun ada beberapa negara di dunia yang sudah mampu mengatasi permasalahan kemiskinan tersebut. Penyebab kemiskinan tak hanya penting diketahui pemerintah namun juga masyarakatnya.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang ulasan lengkap mengenai penyebab kemiskinan hingga dampak yang ditimbulkan, Rabu (28/10/2020).

Definisi Kemiskinan

Pengemis bersama anaknya saat berada di lampu merah kawasan Karet, Jakarta, Minggu (18/10/2020). Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memproyeksikan angka kemiskinan di Indonesia naik pada periode September 2020. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Pengemis bersama anaknya saat berada di lampu merah kawasan Karet, Jakarta, Minggu (18/10/2020). Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memproyeksikan angka kemiskinan di Indonesia naik pada periode September 2020. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Sebelum menelaah lebih jauh tentang penyebab kemiskinan, perlu untuk mengetahui definisi kemiskinan yang merupakan salah satu permasalahan yang hampir terjadi di setiap negara. Secara umum, definisi kemiskinan adalah suatu kondisi ketika seseorang atau kelompok tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan dasarnya seperti kebutuhan pangan, sandang, tempat tinggal, pendidikan dan kesehatan yang layak.

Hal ini juga biasanya ditentukan oleh pemerintah melalui penetapan garis kemiskinan yang ditentukan dengan ekonomi, karena tingkat kesejahteraan masayarakat ditentukan oleh kebijakan ekonomi pemerintah. Jadi kemiskinan bisa juga disebabkan oleh gagalnya perkembangan ekonomi yang direncanakan pemerintah.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, setiap negara memiliki anggota masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan, tentunya di setiap negara permasalahan kemiskinan ini telah menjadi masalah yang global.

Kemiskinan juga dapat diartikan sebagai kekuarangan dalam kesejahteraan dan perampasan terhadap kebebasan untuk mencapai sesuatu dalam hidup seorang manusia.

Pengertian Kemiskinan Menurut Para Ahli :

1. Hall dan Midgley

Menurut Hall dan Midgley pengertian kemiskinan adalah kondisi deprivasi materi dan sosial yang menyebabkan individu hidup di bawah standar kehidupan yang layak, atau kondisi di mana individu mengalami deprivasi relatif dibandingkan dengan individu yang lainnya dalam masyarakat.

2. Faturachman dan Marcelinus Molo

Selanjutnya pengertian kemiskinan menurut Faturachman dan Marcelinus Molo. Menurut Faturachman dan Marcelinus Molo kemiskinan adalah ketidakmampuan seseorang atau beberapa orang (rumah tangga) untuk memenuhi kebutuhan dasarnya.

3. Reitsma dan Kleinpenning

Pengertian kemiskinan menurut Reitsma dan Kleinpenning adalah ketidakmampuan individu untuk memenuhi kebutuhannya, baik yang bersifat material maupun non-material.

4. Suparlan

Menurut Suparlan arti kemiskinan adalah standar tingkat hidup yang rendah karena kekurangan materi pada sejumlah atau golongan orang bila dibandingkan dengan standar kehidupan yang berlaku di masyarakat sekitarnya.

5. Friedman

Menurut Friedman definisi kemiskinan adalah ketidaksamaan kesempatan untuk memformulasikan kekuasaan sosial berupa asset, sumber keuangan, organisasi sosial politik, jaringan sosial, barang atau jasa, pengetahuan dan keterampilan, serta informasi.

Penyebab Kemiskinan

Pedagang air keliling saat melintas di permukiman padat penduduk di Jakarta, Minggu (18/10/2020). Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memproyeksikan jumlah penduduk miskin naik 1,63 juta jiwa atau 0,56 persen selama masa pandemi Covid-19. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Pedagang air keliling saat melintas di permukiman padat penduduk di Jakarta, Minggu (18/10/2020). Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memproyeksikan jumlah penduduk miskin naik 1,63 juta jiwa atau 0,56 persen selama masa pandemi Covid-19. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Setelah menelaah lebih jauh tentang definisi kemiskinan secara umum dan menurut para ahli, selanjutnya penjelasan mengenai penyebab kemiskinan yang hampir terjadi di negara berkembang.

1. Tingkat Pendidikan Rendah

Penyebab kemiskinan yang pertama yakni tingkat pendidikan yang rendah. Pendidikan merupakan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi setiap orang. Dalam kontek ini penyebab kemiskinan adalah kebutuhan pokok yang merupakan pendidikan. Tingkat pendidikan yang rendah mengakibatkan seseorang cenderung kurang memiliki keterampilan, wawasan, dan pengetahuan yang memadai untuk kehidupannya.

Sedangkan untuk dunia kerja maupun dunia usaha, pendidikan adalah modal untuk bersaing dalam mendapatkan kesejahteraan nantinya. Oleh karena itulah terjadi banyak pengangguran dan penyebab kemisikinan disebabkan oleh tingkat pendidikan yang rendah ini.

2. Malas Bekerja

Penyebab kemiskinan yang berikutnya yakni malas bekerja. Penyebab kemiskinan satu ini, jika ditelisik memiliki hubungan dengan penyebab kemiskinan sebelumnya yakni tingkat pendidikan yang rendah. Seseorang yang memiliki tingkat pendidikan rendah tentunya akan membuat dirinya malas bekerja karena tidak memiliki keterlampilan dan pengetahuan. Seseorang yang malas berusaha tentunya akan berdampak terhadap tingkat pengangguran yang semakin tinggi.

Malas bekerja adalah hal yang paling sering menjangkiti seseorang yang tak ingin maju dan beranggapan bahwa kemiskinan itu adalah takdir.

Hal-hal tersebut membuat seseorang tidak bergairah dan bersikap acuh tak acuh untuk bekerja, dan mengantarkan mereka kepada kemiskinan dan membuat kesejahteraannya menghilang.

3. Terbatasnya Lapangan Pekerjaan

Penyebab kemiskinan selanjutnya yakni terbatasnya lapangan pekerjaan. Terbatasnya lapangan pekerjaan membuat seseorang sulit untuk mendapatkan pekerjaan. Keterbatasan lapangan pekerjaan akan membawa konsekuensi penyebab kemiskinan pada masyarakat. Bisa saja seseorang menciptakan lapangan kerja baru, tetapi kemunkinannya akan sangat kecil untuk masyarakat miskin karena keterbatasan keterampilan maupun modal.

Banyaknya pengangguran di suatu negara bisa juga menjadi patokan kemiskinan di suatu negara. Semakin besar jumlah pengangguran maka semakin bertambah pula penyebab kemiskinan di negara tersebut. Hal ini juga bisa deisebabkan oleh ketidakstabilan ekonomi dan ketidakpastian arah politik dan kebijakan negara tersebut.

Penyebab Kemiskinan

Aktivitas warga permukiman bantaran rel di Jakarta, Minggu (18/10/2020). Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memproyeksikan angka kemiskinan di Indonesia naik pada periode September 2020. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Aktivitas warga permukiman bantaran rel di Jakarta, Minggu (18/10/2020). Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memproyeksikan angka kemiskinan di Indonesia naik pada periode September 2020. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

4. Keterbatasan Sumber Daya Alam dan Modal

Keterbatasan sumber daya alam maupun modal merupakan penyebab kemiskinan selanjutnya yang hampir terjadi di setiap negara, khusunya negara berkembang ataupun negara dengan tingkat kemiskinan yang tinggi. Ketika sumber daya alam miskin atau tidak dapat diolah lagi, itulah salah satu penyebab kemiskinan. Terkadang hal tersebut terjadi memang bukan karena kehendak masing masing orang.

Selain itu, keterbatasan modal juga menghambat perkembangan seseorang. Apalagi untuk orang yang memiliki tingkat pendidikan rendah, tidak hanya modal material, orang tersebut juga akan memiliki keterbatasan modal keterampilan atau pengetahuan. Hal ini tentunya menjadi penyebab kemiskinan yang juga cukup serius.

5. Harga Kebutuhan Tinggi

Harga kebutuhan yang tinggi merupakan penyebab kemiskinan selanjutnya yang sering terjadi dan menjadi alasan kenapa masyarakat yang miskin selalu merasa kurang atau bahkan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Dalam hal ini, perlu diketahui bahwa sebagian besar masyarakat keluarga miskin menghabiskan 60–80 persen dari penghasilannya untuk mencukupi kebutuhan makanan.

Sehingga ketika harga bahan makan melambung tinggi, mereka harus memotong pengeluaran untuk kebutuhan lainnya dan dialihkan ke konsumsi makanan. Dengan begitu, pemerintah harus berusaha untuk menstabilkan harga barang-barang pokok agar seluruh masyarakat bisa mengaksesnya dengan mudah.

6. Kualitas Kesehatan yang Belum Baik

Penyebab kemiskinan selanjutnya yakni kualitas kesehatan suatu negara yang belum baik. Kualitas kesehatan yang tidak memadai juga termasuk salah satu penyebab kemiskinan secara mendasar. Akses layanan kesehatan yang sulit dan mahal menjadi masalah utama bagi masyarakat ekonomi rendah.

Masyarakat dengan ekonomi rendah tidak memiliki cukup uang untuk membayar jasa dokter atau membeli obat ketika sakit. Mereka pun akan terus sakit dan sulit melakukan pekerjaan. Akibatnya, pendapatan akan menurun sehingga kebutuhan sehari-hari tidak dapat tercukupi dengan baik.

Dampak Kemiskinan

Deretan permukiman penduduk semi permanen di bantaran Sungai Ciliwung, Jakarta, Senin (5/10/2020). Pemprov DKI mencatat kenaikan angka kemiskinan Jakarta sebesar 1,11 persen menjadi 4,53 persen pada bulan September 2020 karena terdampak pandemi COVID-19. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)
Deretan permukiman penduduk semi permanen di bantaran Sungai Ciliwung, Jakarta, Senin (5/10/2020). Pemprov DKI mencatat kenaikan angka kemiskinan Jakarta sebesar 1,11 persen menjadi 4,53 persen pada bulan September 2020 karena terdampak pandemi COVID-19. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Setelah mengetahui penyebab dari kemiskinan, tentunya ada dampak yang ditimbulkan dari permasalahan yang hampir terjadi di setiap negara dan tak kunjung dapat diselesaikan. pada umumya, kemiskinan tentunya akan berdampak negatif terhadap masyarakat.

1. Kriminalitas Tinggi

Dampak kemiskinan yang pertama yakni kriminalitas tinggi. Kemiskinan seringkali dikaitkan dengan kriminalitas. Masyarakat miskin cenderung melakukan apa saja untuk memenuhi kebuhtuhan hidup mereka, termasuk melakukan kriminalitas. Beberapa bentuk kriminalitas tersebut yaitu pencurian, perampokan, begal, penipuan, bahkan pembunuhan.

2. Akses Pendidikan Tertutup

Akses pendidikan yang tertutup merupakan dampak kemiskinan yang dapat dirasakan. Biaya pendidikan yang cukup tinggi mengakibatkan masyarakat miskin tidak dapat menjangkau dunia pendidikan. Hal ini semakin memperburuk situasi masyarakat yang kekurangan karena kurangnya pendidikan membuat mereka tidak bisa bersaing dan tidak bisa bangkit dari keterpurukan.

3. Tingkat Pengangguran Tinggi

Dampak kemiskinan selanjutnya yakni dimana tingkat pengangguran semakin banyak. Tingkat pendidikan yang rendah tentunya juga akan berdampak terhadap pengangguran yang semakin meningkat. Masyarakat miskin yang sulit untuk mendapatkan akses pendidikan kemudian akan berdampak terhadap tingkat pengangguran.

4. Angka Kematian Tinggi

Dampak kemiskinan selanjutnya yakni dimana angka kematian yang tinggi. Dampak tersebut tentunya mempunyai hubungan dengan penyebab kemiskinan yakni kualitas kesehatan yang belum baik. Masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan umumnya tidak mendapatkan akses kesehatan yang memadai. Hal ini menyebabkan tingginya angka kematian pada masyarakat miskin. Selain itu, gizi yang buruk juga merupakan masalah yang sering terjadi pada masyarakat miskin.