6 Penyebab Stroke Usia Muda yang Perlu Diketahui

Syahdan Nurdin, lee.heizyi-659
·Bacaan 4 menit

VIVAStroke adalah salah satu jenis penyakit yang dikategorikan dalam keadaan darurat medis akibat gangguan pembuluh darah pada syaraf yang terjadi secara mendadak atau tiba-tiba. Dimana, tidak lancar atau berkurangnya pasokan darah menuju otak akan menyebabkan gangguan fungsi otak yang berujung pada kecacatan.

Gelajanya bisa berupa sulit berjalan, sulit berbicara, sulit memahami atau jika parah, dapat terjadi kelumpuhan alias mati rasa pada bagian tubuh seperti wajah, lengan dan tungkai.

Umumnya, penyebab stroke pada lansia dan penyebab stroke di usia muda adalah sama. Namun, agar terhindar dari stroke usia 20, kamu perlu mengenal apa penyebab stroke di usia muda supaya terhindar dari penyakit mematikan nomor satu di Indonesia tersebut.

Berikut Penyebab dan Cara Menghindari Stroke di Usia Muda:

1| POLA HIDUP SEDENTER

Kini, stroke bukan lagi penyakit "orang tua," yang mustahil menyerang anak-anak ataupun remaja. Perilaku sedenter (kurang gerak) para kaum millennial turut menjadi salah satu pemicu penyakit kronis seperti diabetes dan stroke.

Kemajuan teknologi yang sangat pesat nyatanya membawa efek baik dan buruk bagi kehidupan manusia. Segala kemudahan yang ditawarkan melalui kecanggihan teknologi membuat banyak orang malas bergerak sehingga meningkatkan kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kolesterol baik (HDL) dalam tubuh. Terlebih seperti pandemi seperti saat ini yang hampir seluruh kegiatan sehari-hari dilakukan di dalam rumah.

Menurut dr. Alvin Nursalim, SpPD dari klikdokter, pola hidup sedentari merupakan faktor utama penyebab stroke pada remaja selain gemar mengkonsumsi junk food.

2| MEROKOK

Baca Juga:6 Penyebab Stroke Usia Muda yang Perlu Diketahui

Selain gaya hidup sedenter, kebanyakan pola hidup tidak sehat seperti gemar merokok juga dapat memicu terjadinya penyakit stroke usia 20.

Kebiasaan merokok memiliki dampak begitu nyata pada kondisi tubuh dan lingkungan. Salah satunya dapat mengubah kecepatan aliran darah ke otak.

Jika perubahan tersebut terjadi secara terus-menerus maka dapat menyebabkan penyakit serebrovaskular, yang sering dialami oleh penderita stroke.

Nah, agar terhindar dari penyakit yang identik dengan kelumpuhan ini, sebaiknya hentikan kebiasaan merokok serta hindari minuman mengandung alkohol ataupun penggunaan obat-obat tertentu.

3| OBESITAS

Selain mengetahui ciri-ciri stroke pada usia muda, hendaknya generasi milenial juga paham bagaimana cara melakukan pertolongan pertama pada gejala stroke ringan. Tidak hanya itu, sebagai kaum rebahan all day long yang nyaris semua kegiatan dikerjakan hanya melalui gadget, para millennial pun dituntut untuk menghindari makanan penyebab stroke.

Mengapa? Karena tanpa disadari, makanan-makanan ini merupakan sumber penyakit yang jika dikonsumsi terus menerus akan mengakibatkan kerusakan organ termasuk kelebihan berat badan.

Menurut pakar kesehatan, kelebihan berat badan adalah salah satu penyebab stroke pada remaja yang harus dihindari sebab dapat mengganggu metabolik dalam tubuh yang berujung pada masalah jantung.

Maka dari itu, rajin berolahraga atau diet sehat gizi seimbang sangat disarankan supaya berat badan tetap ideal dan terhindar dari obesitas yang dapat menjadi penyebab stroke pada lansia ataupun usia lebih muda.

4| KURANG SERAT

Sekalipun anjuran agar tetap di rumah belum berakhir, namun tidak ada salah nya jika tetap melakukan kegiatan fisik yang cukup agar kondisi tubuh tetap bugar.

Namun jika kondisi tidak memungkinkan bisa diganti dengan rutin mengkonsumsi vitamin dan makanan bergizi supaya tubuh selalu fit.

Dengan begitu, imun tubuh menjadi lebih kuat sehingga tidak mudah terserang penyakit yang diakibatkan oleh berbagai jenis bakteri, kuman atau virus menular.

5| JANTUNG BERMASALAH

Banyak sekali penyebab stroke di usia muda yang jarang disadari. Mulai dari berat badan, kebiasaan hidup kurang sehat, merokok, makanan penyebab stroke hingga kondisi jantung yang bermasalah.

Dalam hal ini, ciri-ciri stroke pada usia muda biasanya ditandai dengan keadaan jantung yang tidak sehat seperti kelainan irama jantung dan kelainan struktur jantung.

Dikutip dari berbagai sumber, kelainan irama jantung atau atrial fibrilasi merupakan keadaan jantung berdebar-debar yang jika terus berlanjut, dapat menyebabkan pembekuan darah sehingga menyumbat pembuluh darah yang mengalir ke otak.

Sedangkan, kelainan struktur jantung ialah kondisi di mana dinding sekat ruang jantung mengalami kebocoran sehingga menyebabkan ukuran jantung membesar. Keadaan semacam ini dapat mengakibatkan menurunnya kinerja jantung, kemudian disusul dengan terjadinya penggumpalan darah yang berujung pada stroke.

6| STRES

Penyebab penyakit stroke di usia muda lainnya yang harus diketahui, yaitu terlalu banyak pikiran atau stres.

Beban pekerjaan atau masalah kehidupan seringkali membuat manusia berpikir lebih keras dan berlebihan. Hal ini justru menjadi penyebab datangnya berbagai penyakit tanpa disadari.

Dikutip dari cigna.co.id, ketika amigdala -kelompok saraf yang mengatur emosi, rasa takut, kecewa dan stres- aktif menangani stres, maka akan memicu aktivitas pada sumsum tulang belakang sehingga dapat menyebabkan peradangan pada arteri yang kemudian berujung pada stroke atau penyakit jantung.

Salah satu cara menghindari stroke di usia muda terutama dengan pemicu stres ialah dengan pandai mengelola stres itu sendiri.

penyebab stroke pada remaja

pertolongan pertama pada gejala stroke ringan

Setelah mengetahui apa penyebab stroke di usia muda, hendaknya segera mengubah lifestyle agar terhindar dari penyakit mematikan No. 1 di dunia ini.

Penanganan stroke pada usia produktif dapat dimulai dengan berolahrga secara teratur, pandai mengelola stres, berhenti merokok dan menjauhi minuman beralkohol serta mengkonsumsi makanan bergizi seimbang agar berat badal tetap ideal.

Walau penyebab stroke di usia muda sangat beragam, bukankah penerapan pola hidup sehat dapat memperpanjang harapan?

Jadi, ayo mulai hidup sehat dan rajin olahraga dari sekarang.