6 Pertanyaan Soal Utang Puasa Ramadan, Kamu Harus Tahu

Lutfi Dwi Puji Astuti
·Bacaan 1 menit

VIVA – Jelang bulan suci Ramadan, umat muslim mulai mempersiapkan diri menyambutnya. Di bulan Ramadan, umat Islam diwajibkan untuk berpuasa. Nah, sebelum memulai puasa di bulan Ramadan, biasanya banyak umat muslim yang menyelesaikan utang puasa tahun sebelumnya. Sudahkah utang puasa tahun lalu selesai dibayar?

Ada banyak pertanyaan terkadang muncul, apalagi untuk orang yang memiliki banyak utang puasa di tahun sebelumnya. Salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan, Apakah sudah di qadha belum? Jika belum bagaimana cara membayarya? Bagaimana jika lupa jumlah utang puasa? Apakah boleh bayar puasa Ramadan digabung dengan puasa lain?

Seperti diketahui, jika seseorang berhalangan puasa di bulan Ramadan, akan lebih baik segera dibayarkan sesegera mungkin. Pertanyaan-pertanyaan terkait hukum dan tata cara qadha puasa Ramadan seringkali dilontarkan. Berikut deretan pertanyaan yang banyak ditanyakan jelang puasa Ramadan.

1. Siapakah Orang yang Berhak Meng-qadha Puasa Ramadan?
Orang yang tidak mampu menjalankan puasa Ramadan karena berhalangan dapat pula meng qadhanya pada hari lain. Yang masuk golongan ini antara lain wanita yang berhalangan karena haid, orang yang sakit, musafir hingga ibu hamil dan ibu menyusui.

2. Bolehkah Niat Qadha Puasa ramadan Sekaligus Puasa Syawal?
Hal ini seringkali bikin penasaran dan sering ditanyakan. Ada anjuran, bagi mereka yang memiliki utang puasa ramadan segera meng qadha nya segera. Setelah utag terbayar, maka ia boleh melanjutkannya dengan puasa sunnah Syawal.

3. Bolehkah Bayar Utang Puasa ramadan Digabung dengan Puasa Tarwiyah dan Arafah?

Untuk mengetahui jawabannya lebih lengkap dan detail, serta untuk tahu pertanyaan-pertanyaan apalagi yang sering ditanyakan terkait puasa Ramadan, yuk simak selengkapnya dengan klik tautan ini.