6 Syarat Utama Menyiapkan Makanan Sehat di Rumah, Tak Hanya Enak dan Murah

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Ada banyak pilihan makanan untuk berbuka puasa di bulan Ramadan ini. Biasanya, banyak penjual yang menawarkan beragam pilihan makanan dan minuman yang murah dan menggugah selera. Namun, memasak sendiri di rumah tetap jadi pilihan terbaik dan lebih menyehatkan.

Dengan memasak sendiri di rumah, kita bisa menyiapkan beragan menu dengan jumlah yang sesuai keinginan kita. Walaupun dianggap lebih sehat, tentunya kita harus tahu bagaimana mengolah makanan yang sehat untuk disajikan bagi semua anggota keluarga.

Hal itu diutarakan oleh Tri Tito Karnavian Ketua Umum TP PKK dalam webinar Forum Diskusi Membangun Pola Konsumsi Masyarakat Berbasis Produk Lokal : Penganan Buka Puasa, Rabu, 21 April 2021.

"Cara menyiapkan bahan makanan ini sangat penting, terutama buat para ibu-ibu, karena kita yang menyiapkan makanan untuk keluarga, Kita harus memastikan anggota keluarga kita agar mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, bukan justru sebaliknya," ucap istri Mendagri itu

"Kita tahu negara kita ini punya kekayaan kuliner yang luar biasa, sangat beragam, banyak macamnya dan semuanya enak. Tapi dalam memilih makanan, enak bukan syarat utama, tapi yang terpenting adalah menyehatkan dan bergizi,”"sambungnya.

Ia pun membagikan enam syarat utama dalam menyiapkan makanan sehat di rumah. Apa saja?

1. Pemilihan bahan makanan

Ini jadi faktor utama, karena penting bagi kita untuk mengetahui apa bahan makanan yang akan dimasak tidak mengandung zat kimia berbahaya. Pastikan juga bahan makanannya bersih dan tidak akan meracuni kita untuk jangka panjang.

2. Cara menyimpan makanan

Ada yang menyimpan makanan di meja dalam waktu lama atau banyak juga yang menyimpan semua bahan makanan di dalam kulkas. Beberapa bahan makanan ada yang bisa disimpan di beberapa tempat, yang penting bersih.

Kalau disimpan di kulkas, perhatikan letak dan pengaturannya. Bahan makanan yang masih mentah jangan dicampur dengan makanan yang sudah jadi, karena nilai gizinya bisa saja berkurang.

Mengolah Makanan

Tri Tito Karnavian Ketua Umum TP PKK . (Liputan6.com/Henry)
Tri Tito Karnavian Ketua Umum TP PKK . (Liputan6.com/Henry)

3. Pengolahan

Setelah kita memastikan bahan makanannya segar, bersih dan tidak megandung zat kimia, kita harus tahu bagaimana cara pengolahan bahan makanan tersebut. Pasalnya, proses pengolahan akan menentukan apakah nilai gizi berkurang atau bahkan menimbulkan penyakit seperti kanker.

4. Cara masak

Yang tak kalah penting adalah cara memasak makanan. Usahakan jangan terlalu berlebihan menggunakan bumbu dan jangan terlalu banyak memakai minyak goreng. Masakan direbus dan dikukus biasanya lebih menyehatkan daripada yang digoreng dan dibakar.

5. Cara Penyajian

Penyajian makanan juga beragam sesuai dengan jenis masakannya. Ada yang sebaiknya langsug disajikan panas-panas, ada yang menunggu agar lebih dingin. Ada juga yang disimpan lebih dulu atau dimakan di hari lain. Jangan sampai makanan yang sebaiknya langsung disantap setelah matang, kita baru makan di hari lain.

6. Piramida makanan sehat

Piramida ini maksudnya makanan yang kita santap sehari-hari menunya harus berimbang. Menurut Dinas Kesehatan RI, makanan sebaiknya jangan hanya satu macam, misalnya hanya karbohidrat saja seperti nasi, jagung dan kentang, tapi kombinasikan dengan yang mengandung serat yaitu sayuran.

Selain itu, protein dan lemak sebaiknya juga ada. Dengan begitu, makanan kita tidak sekadar enak dan mengenyangkan, tapi juga sehat dan bergizi.

Cara Aman Pesan Makanan via Online dari Covid-19

Infografis Cara Aman Pesan Makanan via Online dari Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Cara Aman Pesan Makanan via Online dari Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)

Saksikan Video Pilihan Berikut: