6 Tips Aman Road Trip Saat Libur Akhir Tahun

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Liburan akhir tahun segera tiba meski masih dalam suasana keprihatinan karena pandemi corona Covid-19 belum berakhir. Meski begitu, momen liburan tetap ditunggu-tunggu, termasuk mereka yang berencana menggelar road trip.

Road trip bisa dibilang menjadi pilihan berlibur di masa krisis ini karena jumlah orang yang ikut terbatas dan biasanya melibatkan orang yang sudah dikenal. Meski begitu, beberapa hal harus dipersiapkan secara matang agar perjalanan dapat berjalan dengan lancar.

Road trip jadi alternatif melepas kejenuhan dari rutinitas keseharian di tengah pandemi corona Covid-19. Opsi itu tentu akan membuat perjalanan akan terasa lebih menyenangkan bersama keluarga.

Banyak orang yang berusaha untuk menghindari transportasi umum dan penerbangan menjadi prioritas utama liburan akhir tahun kali ini. Tak sedikit dari para pelancong memutuskan untuk menggunakan kendaraan pribadi.

Sementara itu, CDC telah memeringatkan bahwa road trip dengan menggunakan mobil pribadi tetap bisa mendatangkan risiko yang tak terduga. Misalnya, berhenti di sepanjang jalan untuk mengisi bensin, makanan, atau kamar mandi bisa berhubungan dengan orang lain.

Tips Road Trip

Ilustrasi masker (Dok.Unsplash/ Adam Nieścioruk)
Ilustrasi masker (Dok.Unsplash/ Adam Nieścioruk)

Meskipun Anda mungkin tergoda untuk bepergian dengan teman atau bertemu dengan keluarga yang berjauhan, Anda seharusnya hanya melakukan perjalanan dengan orang yang tinggal bersama Anda. Hal itu untuk menghindari terular dari Covid-19. Berikut enam tips untuk menjaga diri Anda dan keluarga agar tetap aman saat melakukan road trip di masa pandemi corona Covid-19.

Persiapan Sebelum Berangkat

Meski telah beberapa kali melakukan perjalanan, perencanaan hal yang sangat penting. Usahakan telepon lebih dahulu hotel atau tempat menginap di lokasi tujuan. Hal itu penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti dilansir dari laman AARP, Jumat, 18 Desember 2020.

Perlengkapan Sanitasi

Setelah merencanakan persiapan, hal penting adalah mengemas perlengkapan kesehatan, mulai dari pembersih tangan, desinfektasn tisu basah, sarung tangan sekali pakai, kantong plastik, tisu. Selain itu membawa masker yang cukup untuk persediaan dalam perjalanan hingga pulang.

Bawa Air dan Makanan Ringan

Bawalah air dan makanan ringan. Dengan begitu, akan mengurangi beberapa kali berhenti. Selain untuk minum, air yang dibawa bisa digunakan untuk mencuci tangan, baik sebelum dan sesudah makan. Kebersihan yang baik di jalan sama seperti di rumah.

Istirahat di Jalan

Selama perjalanan mungkin sangat tergantung dengan toilet di tempat istirahat di jalan raya, seperti pom bensi. Oleh karena itu, berhati-hatilah untuk tidak menynetuh perlengkapan, seperti keran atau pegangan tangan. Gunakan tisu atau handuk untuk melindungi tangan setelah mencucinya. Tentu saja harus memakai masker.

Buka Jendela Kendaraan

Udara yang mengalir ke dalam kendaraan yang ditumpangi merupakan hal yang bagus. Dengan membuka jendela itu akan mengurangi virus yang berada di udara. Pergerakan aliran udara sebenarnya adalah cara yang sangat murah, cara alami untuk mencoba mengurangi infeksi yang ditularkan melalui sekresi pernapasan, seperti dilansir dari laman CNBC, Jumat, 18 Desember 2020.

Fasilitas Hotel

Bersihkan benda-benda hotel atau fasilitas lainnya sebelum digunakan, seperti kursi, tombol lift, gagang pintu, remote TV, dan perlengkapan kamar mandi, termasuk permukaan meja atau area di sekitar wastafel kamar mandi. Selama menginap di hotel, hindari untuk mengadakan pertemuan yang melibatkan banyak orang, baik di kamar ataupun di area umum. Selama berada di lingkungan hotel, harus menjaga jarak, baik dengan tamu-tamu hotel lain ataupun petugas hotel.

Rapid Test Antigen

Seorang warga negara asing (WNA) terlihat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (17/12/2020). Pemerintah mewajibkan penumpang yang ingin keluar masuk Jakarta untuk melakukan rapid test antigen mulai 18 Desember 2020 - 8 Januari 2021. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)
Seorang warga negara asing (WNA) terlihat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (17/12/2020). Pemerintah mewajibkan penumpang yang ingin keluar masuk Jakarta untuk melakukan rapid test antigen mulai 18 Desember 2020 - 8 Januari 2021. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Upaya untuk menekan kasus corona Covid-19 terus dilakukan di berbagai daerah. Sejumlah pemerintah provinsi pun menerapkan peraturan kewajiban memiliki rapid test antigen bagi penumpang angkutan umum.

Bagaimana dengan kendaraan pribadi? Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait tes antigen Covid-19 untuk pengendara kendaraan pribadi yang masuk ke wilayah Jakarta.

"Terkait perjalanan darat, dari luar kota ke Bandung, dan sebagainya itu nanti kami sedang koordinasi dengan Kementerian Perhubungan. Kemungkinan akan dilakukan rapid antigen secara random," kata Riza di Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (17/12/2020), dikutip dari kanal News Liputan6.com.

Pemberlakuan tes antigen random (acak) itu karena tak semua orang atau masyarakat yang melalui tol Jagorawi ataupun Cikampek merupakan warga yang melakukan perjalanan dari atau ke luar kota. Sebab terdapat sejumlah pekerja ibu kota yang berdomisili di kota penyangga, seperti Bekasi ataupun Bogor.

5 Tips Liburan Aman Saat Pandemi

Infografis 5 Tips Liburan Aman Saat Pandemi. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis 5 Tips Liburan Aman Saat Pandemi. (Liputan6.com/Trieyasni)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: