6 Tips Karir Kian Sukses di 2021

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta - Tahun 2020 telah membawa sebuah perubahan dramatis kepada pasar tenaga kerja dan cara kerja dari begitu banyak orang. Oleh karena itu 2021 selalu menjadi harapan baru bagi begitu banyak orang untuk menghidupkan dan menemukan kembali jalan serta arah dari karir dari masing-masing individu.

Walaupun tahun 2020 memang menjadi periode yang sulit, tetapi dengan kondisi sekarang, banyak orang justru menemukan bagaiamana cara kerja yang sesuai dengan kepribadian ataupun keunikan pola kerja masing-masing.

Jadi jika ingin kembali mengulas jenjangk karir kedepannya, berikut ini adalah hal-hal yang bisa anda fokuskan terhadap karir masing-masing di tahun 2021, seperti melansir CNN Business, Jumat (1/1/2021).

1. Pemikiran Besar, Rencana Kecil

Bukan sesuatu yang salah untuk seseorang mempunyai mimpi atau visi yang ingin di capai pada 2021, tetapi penting untuk memecah ide tersebut menjadi lebih kecil.

"Jangan pernah ragu untuk mengambil langkah secara bertahap," . "Jika anda mengambil langkah terkecil tersebut dan berhasil mencapainya, maka hal itu pun bisa menjadi motivator," kata Peggy Caruso, pelatih pengembangan pribadi dan eksekutif.

Jadi jika misalnya tujuan anda di tahun baru adalah untuk mendapatkan promosi naik jabatan dari tempat pekerjaan, maka pikirkanlah jalan peta untuk mencapi tujuan akhir tersebut. Misalnya anda bisa mengambil resiko untuk menjadi pemimpin untuk lebih banya kproyek dari perusahaan dan berusaha membawa sejumlah klien, atau mengambil kursus pengembangan kepampuan kepemimpinan.

2. Bangkitkan Kembali Jaringan Anda

Karena berbagai kebijakan yang mengharuskan masyarakt melakukan pembatasan sosial di tahun 2020, memperluas jaringan profesional di konferensi, acara industri dan pameran dagang pun menghilang. Oleh karena itu penting untuk melakukan perubahan dalam cara anda menjari jaringan profesional tersbebut.

Karena begitu banyak sekarang dilakukan secara virtual, maka seringlah menjelajahi situs web dari sebuah organiasi profesional ataupun Linkedin dari berbagai orang. Memperkenalkan diri anda memang bisa menjadi hal yang paling sulit untuk membentuk sebuah jaringan. Oleh karena itu, Caruso merekomendasikan menggunakan penyempurnaan elevatorpitch.

"Anda tidak ingin mengoceh dan melakukan penjelasan singkat 30 detik tentang apa yang anda lakukan agar mereka mengerti," "Dan tindak lanjuti dengan pertanyaan ... semua orang suka membicarakan diri mereka sendiri," ujarnya.

Memperluas jaringan memanglah hal yang penting, tetapi jangan lupa untuk memperbaharui jaringan yang sudah ada terlebih dahulu.Hubungan yang dipunyai oleh banyak orang dengan rekan kerjanya masing-masing, merupakan hal penting untuk membangunproduktivitas, keterlibatan, dan kepuasan secara keseluruhan. Tetapi tidak memiliki waktu tatap muka secara teratur dapat melemahkan hubungan tersebut.

Pada bulan Mei, CEO Microsoft Satya Nadella mengatakan kepada The New York Times bahwa " mungkin kami membakar sebagian dari modal sosial yang kami bangun dalam fase ini di mana kami semua bekerja dari jarak jauh."

Jadi untuk kembali memperkuat hubungan ikatan dengan rekan kerja, maka jangan ragu untuk menghubungi mereka dan coba membahashal-hal yang tidak berhubungan dengan persoalan kerja.

"Kabar baiknya adalah jika Anda hanya sedikit proaktif, orang biasanya sangat reseptif," kata Dorie Clark, penulis "Entrepreneurial You."

3. Carilah Seorang Mentor

Seorang mentor dapat memberikan wawasan, membuat koneksi dan menawarkan kepercayaan diri saat segala sesuatunya menjadi sulit."Tidak harus seseorang yang kamu kenal," kata Caruso. "Tentukan apa yang ingin Anda capai dan pikirkan, siapakah orang yang telah berhasil melakukan ini?"

Jika sudah berhasil mengidentifikasi orang tersebut, maka jangan ragu untuk mencoba berkomunikasi dengan merekadan berbagi pengalaman untuk bisa merencakan sesuatu yang lebih baik di masa-masa sulit ini.

Selanjutnya

Ilustrasi Menatap Masa Depan Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio
Ilustrasi Menatap Masa Depan Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio

4. Buat Batasan

Ketika pekerjaan dilakukan satu ruangan dengan tempat tinggal, terkadang keseimbanganmenjadi hilang. Hal itu pun juga pastinya bisa menyebabkan rasa kelelahan profesional yang begitu cepat.Oleh karena itu penting untuk menetepkan batasan dengan keluarga dan diri anda sendiri tentang jam aktif kerja.

"Jadi jika anda sudah selesai melakukan pekerjaan, walaupun dari tempat yang sama berpura-puralah melakukan kegiatanrileks, seperti makan, berbicara dengan keluarga dan matikan telefon dan coba mengapresiasi momen tersebut," ujar Caruso.

5. Pelajari Keterampilan Baru

Belajar sesuatu yang baru dapat mengembalikan energi dan belum lagi dapat menambahkan peningkatan kualitasdi resume masing-masing. Di jaman saat ini, edukasi online tersedia dengan banyak dan mudah diakses, jadicobalah mempelajari kemampuan bahasa pemrograman, ataupun mengasah kemampuan komunikasi.

6. Mencoba Menjadi Pemimpin

Memegan kendali atas sesuatu adalah bagian besar untuk mendapatkan promosi pekerjaan. Tetapi dengan situasi pandemi seperti ini, makamelakukan hal tersebut bisalhah menjadi hal sulit. Jadi kunci untuk menjadi seorang pemimpin adalah menjadi proaktif.

"Angkat tangan anda dan cari peluang dan cara untuk memberikan kontribusi tanpa harus diberikan instruksi dari manajeratau atasan perusahaan," kata Clark.

Coba untuk menghubungi anggota tim untuk melihat dukungan apa yang mereka butuhkan dan secara proaktif menyelesaikan masalahtersebut. Karena dengan menampilkan keterampilan pemecahan masalah, anda juga bisa menunjukansebuah kualitas kepemimpinan.

"Telusuri cakrawala dan cari peluang dan celah dalam apa yang dilakukan perusahaan anda dan coba untuk lebih beranidalam membuat tawaran dalam memimpin sebuah komite, karena tindakan inisiatif tersbut bisa menandai anda sebagaiseorang pemimpin," jelas Clark.

Reporter: Yoga Senjaya Putra

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

[vidio:Tips Bagi Waktu Antara Karir dan Jadi Ibu]()