60,22 juta jiwa telah mendapat vaksin dosis ketiga

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 melaporkan sebanyak 60.225.235 jiwa telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau mengalami penambahan harian sebanyak 143.271 jiwa pada Sabtu hingga pukul 12.00 WIB.

Adapun masyarakat yang telah mendapat vaksin dosis kedua pada Sabtu bertambah 31.540 jiwa, sehingga total menjadi 170.864.121 jiwa sejak program vaksinasi digulirkan. Sementara penduduk Indonesia yang telah mendapat vaksin dosis pertama sudah menyentuh 203.273.628 jiwa atau bertambah 41.332.

Mereka yang telah mendapat vaksinasi dosis keempat, utamanya tenaga kesehatan dan lansia, sudah mencapai 284.044 atau mengalami penambahan sebanyak 1.391 jiwa. Pemerintah menargetkan sasaran vaksinasi bagi 234.666.020 jiwa.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 meminta pemerintah daerah untuk kembali memperkuat edukasi kepada masyarakat di wilayah masing-masing terkait manfaat vaksinasi COVID-19 dalam rangka merespons kenaikan kasus COVID-19 belakangan ini.

"Pemda agar kembali perkuat edukasi tentang vaksinasi COVID-19 guna mempercepat peningkatan cakupan vaksinasi COVID-19 di daerah," kata Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito.

Wiku mengatakan dengan adanya komunikasi, edukasi, dan informasi yang intensif terkait pentingnya vaksinasi untuk masyarakat diharapkan kesadaran untuk melakukan vaksinasi akan terus meningkat.

"Terutama cakupan vaksinasi dosis kedua dan dosis ketiga yang masih perlu terus ditingkatkan cakupannya," katanya.

Pemda, kata Wiku, juga perlu mengidentifikasi kendala yang dihadapi daerahnya dalam meningkatkan cakupan vaksinasi dosis kedua dan ketiga (penguat) serta melaporkan kendala tersebut kepada pemerintah pusat.

Baca juga: Binda DIY gandeng Puskesmas buka gerai vaksinasi di Sanden Fair
Baca juga: Satgas minta pemda kembali perkuat edukasi terkait vaksinasi COVID-19
Baca juga: Indovac dan Inavac jadi nama vaksin COVID-19 buatan dalam negeri