60 Persen Puskesmas di Papua Tak Miliki Dokter

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kesehatan mengupayakan adanya dokter di setiap puskesmas di Bumi Cenderawasih. Program-program peningkatan sumber daya manusia (SDM) kesehatan diyakini dapat mengatasi keterbatasan tenaga dokter.

"Berdasarkan data yang ada sekitar 60 persen puskesmas di Papua saat ini tidak memiliki tenaga dokter," kata Kepala Dinas Kesehatan Papua, Robby Kayame di Jayapura, Sabtu (9/7).

Menurutnya, melalui beberapa program prioritas tersebut merupakan kerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam hal pembangunan Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Universitas Cenderawasih dan program beasiswa pada 2023.

"Kami berharap dengan hadirnya RSP Uncen, anak-anak Papua bisa kuliah kedokteran di daerahnya dan tidak perlu keluar lagi," ujarnya.

Robby menjelaskan untuk program beasiswa dari Kemenkes ada pendidikan dokter umum dan dokter gigi bagi anak Papua pada 2023.

"Kami bersama IDI Papua juga telah membangun kerjasama dengan Universitas Gadjah Mada dan Uncen untuk membuka kelas dokter spesialis di Papua pada Agustus mendatang," ungkapnya seperti dilansir dari Antara.

Dia menambahkan melalui program tersebut maka pada 2030 Uncen dapat memproduksi tenaga kedokteran sehingga Papua tidak mengalami kekurangan dokter. [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel