63 Kecelakaan Terjadi Selama Arus Mudik dan Balik di Sulsel, 19 Orang Meninggal

Merdeka.com - Merdeka.com - Operasi Ketupat Pallawa 2022 yang dilakukan Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) selama 12 hari telah berakhir pada Senin (9/5) kemarin. Kepolisian mencatat selama operasi terjadi 63 kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan 19 orang meninggal dunia.

Direktur Lalu Lintas Polda Sulsel, Komisaris Besar Faizal mengatakan Operasi Ketupat Pallawa 2022 yang dilaksanakan selama 12 hari berjalan baik. Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Pallawa, Ditlantas Polda Sulsel mencatat ada 63 kasus kecelakaan.

"Jumlah Lakalantas tersebut terhitung mulai dari arus mudik hingga akhir waktu arus balik lebaran Idulfitri 1443 H," ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Selasa (10/5).

Faizal mengaku dari 63 kasus Lakalantas tersebut, 19 orang dinyatakan meninggal, 11 luka berat dan 85 orang alami luka ringan. Selain itu, pihaknya juga melakukan penilangan sebanyak 37 unit dan teguran 3.528.

"Paling didominasi di wilayah Makassar dengan jumlah 15 kasus yang menyebabkan empat orang meninggal dan 19 orang mengalami luka ringan. Disusul Kabupaten Maros sebanyak 10 kasus, meninggal dunia empat orang, luka berat satu dan luka ringan 15 orang," bebernya.

Terpisah, Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Besar Makassar, Ajun Komisaris Besar Zulanda membenarkan terdapat 15 kasus Lakalantas selama Operasi Ketupat Pallawa 2022. Zulanda mengaku jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun 2021.

"Tahun lalu ada 20 kasus. Alhamdulillah tahun ini mengalami penurunan jadi 15 kasus," terang dia.

Zulanda membeberkan dari 15 kasus Lakalantas tersebut, empat orang meninggal dunia dan 19 lainnya mengalami luka ringan.

Lalu, pada data hasil akhir, tercatat lakalantas yang berjumlah 15 tersebut, empat orang dinyatakan meninggal dunia dan luka ringan sebanyak 19 orang. Sementara penindakan pelanggar lalu lintas, Zulanda menyebut tidak ada tilang dilakukan.

"Kami hanya melakukan peneguran kepada pengendara. Jumlahnya 374 pengendara," jelas dia. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel