64,71 persen penduduk Sulbar telah tervaksinasi

·Bacaan 2 menit

Sebanyak 64,71 persen penduduk Sulawesi Barat (Sulbar) atau sekitar 704.860 dari target 1.089.240 orang, telah tervaksinasi COVID-19 tahap pertama.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Kominfo Sulbar, Mustari Mula di Mamuju, Minggu, mengatakan, 64,71 persen masyarakat di Sulbar telah menerima vaksin tahap pertama dan untuk vaksin tahap kedua juga telah diberikan kepada 409,726 orang penduduk Sulbar atau sekitar 37,62 persen dari jumlah sasaran yang ada.

Ia mengatakan, untuk tenaga kesehatan di Sulbar telah menerima vaksin dosis 1 sebanyak 11.191 orang atau mencapai 118,49 persen dari sasaran yang terdata sebelumnya sebanyak 9445 orang.

Sementara dosis 2 untuk tenaga kesehatan juga melampaui target sasaran karena yang menerima vaksin mencapai 10,362 orang atau 109,71 persen.

Sementara untuk pelayan publik sasaran yang terdata menerima vaksin mencapai 111,463 orang, dan menerima vaksin dosis 1 jumlahnya lebih banyak dari sasaran karena mencapai 106,007 orang atau 94,95 persen.

Namun dosis 2 untuk pelayanan publik belum mencapai target sasaran, karena yang menerima vaksin baru mencapai 92.246 orang atau 82.72 persen.

Sedangkan untuk masyarakat umum sasaran vaksinasi 715.281 orang dan yang menerima vaksin dosis 1 mencapai 434,326 orang, atau 60,87 persen dan dosis 2 mencapai 215,637 orang atau mencapai 30,28 persen.

Kemudian untuk masyarakat lansia sasaran vaksinasi 89.146 orang dan yang menerima vaksin dosis 1 mencapai 39,210 orang, atau 43,98 persen dan dosis 2 mencapai 17,765 orang atau mencapai 19,93 persen.

Ia berharap, masyarakat umum dapat segera melakukan vaksinasi karena dosis vaksin cukup tersedia untuk pencegahan penularan COVID-19.

Vaksin yang diterima Sulbar dari pusat sebanyak 1,440,570 orang untuk vaksin tahap pertama dan kedua.

"Sulbar telah menerima dosis vaksin, di antaranya 891,900 jenis Sinovac, 223,590 jenis Astra zeneca, 143,910 vaksin Pfizer, 107,940 vaksin Moderna, dan Sinopharm 50,000, Covovax 20,000 dan vaksin Janssen 3230," katanya.

Baca juga: 56,19 persen penduduk Sulbar terima vaksin
Baca juga: Gubernur Sulbar minta petugas kesehatan percepat vaksin

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel