65,78 juta warga Indonesia sudah dapat vaksinasi COVID-19 penguat

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mencatat warga Indonesia yang sudah mendapat vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau dosis penguat hingga Selasa mencapai 65,78 juta orang.

Menurut data Satgas Penanganan COVID-19 di Jakarta, Selasa, diketahui bahwa jumlah warga yang mendapat vaksinasi dosis penguat tercatat bertambah 61.908 orang dari hari sebelumnya menjadi 65.783.238 orang atau 28,03 persen dari target vaksinasi COVID-19 yang seluruhnya 234.666.020 orang.

Baca juga: 33.834 tenaga kesehatan di Sumut sudah divaksinasi penguat tahap dua

Sedangkan warga yang sudah mendapat suntikan dua dosis vaksin COVID-19 tercatat bertambah 25.079 orang dari hari sebelumnya, menjadi 172.124.844 orang atau 73,34 persen dari target.

Vaksinasi dosis pertama tercatat sudah dilakukan pada 205.266.216 orang, bertambah 17.430 orang dari hari sebelumnya.

Baca juga: Dinkes catat 44,59 persen lansia di Sumut sudah divaksinasi penguat

Pemerintah juga sudah melaksanakan vaksinasi COVID-19 dosis keempat atau dosis penguat kedua pada tenaga kesehatan. Jumlah tenaga kesehatan yang sudah mendapat vaksinasi dosis penguat kedua tercatat 704.880 orang.

Menurut data Satuan Tugas, angka kasus COVID-19 di Indonesia pada Selasa bertambah 7.893 orang menjadi 6.573.805 orang.

Baca juga: Capaian vaksinasi penguat bagi lansia di Sumut sudah 44,47 persen

Satuan Tugas menekankan pentingnya vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan untuk menekan penularan virus corona penyebab COVID-19 beserta varian-variannya.

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito mengatakan, pemerintah daerah perlu terus menggiatkan penyuluhan mengenai pentingnya protokol kesehatan dan vaksinasi untuk mencegah penularan COVID-19.

Baca juga: Sebanyak 61.135.788 penduduk Indonesia sudah divaksinasi dosis penguat

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK Agus Suprapto mengingatkan bahwa pandemi belum selesai, sehingga masyarakat perlu tetap memperkuat protokol kesehatan sebagai bagian dari tanggung jawab pribadi serta kolektif dalam mencegah penyebaran COVID-19.

Dia menjelaskan bahwa tanggung jawab pribadi yaitu contohnya taat pada protokol kesehatan sementara tanggung jawab kolektif yaitu dengan cara melengkapi diri dengan vaksinasi mulai dari dosis pertama hingga dosis penguat guna menciptakan kekebalan kelompok.

Baca juga: Kemarin 58,5 juta warga sudah vaksinasi penguat, BGSi diluncurkan

"Perhatikan imbauan dari pemerintah mengenai pentingnya penguatan prokes dan juga vaksinasi COVID-19 sebagai upaya untuk menekan penyebaran COVID-19 di Indonesia," demikian Agus Suprapto. T.W004