7 Anak dan Cucu Usaha BUMN Keroyokan Perkuat Sektor Penerbangan Kala Pandemi

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Tujuh perusahaan afiliasi dari tiga BUMN di ekosistem pariwisata dan pendukung melakukan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang Kerjasama Usaha Pada Sub Cluster Facility Management. Kolaborasi ini sebagai bagian dari upaya merespons pandemi Covid-19 untuk menjaga aspek operasional dan pelayanan.

Ketujuh perusahaan itu adalah:

- PT Angkasa Pura Supports dan PT Angkasa Pura Properti (anak usaha PT Angkasa Pura I)

- PT Angkasa Pura Solusi dan PT Angkasa Pura Propertindo (anak usaha PT Angkasa Pura II)

- PT Aero Wisata dan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk)

- PT Garuda Daya Pratama Sejahtera (anak usaha PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk)

Direktur Project Management Office (PMO) Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung, Edwin Hidayat Abdullah, mengatakan penandatanganan MoU ini sebagai langkah awal dalam memperkuat kerjasama di antara para pelaku di ekosistem pariwisata dan pendukung.

"Tujuan MoU yang nantinya ditindaklanjuti dengan kerja sama ini adalah meningkatkan aspek pelayanan kepada masyarakat, dan memperkuat operasional serta meningkatkan efisiensi dalam pelayanan dan penyediaan fasilitas guna menghadapi tantangan pandemi Covid-19," jelas Edwin, dikutip dari keteranganya pada Sabtu (28/8/201).

Edwin menuturkan kerja sama nantinya mencakup program independently operation maintenance, integrated smart cleaning system, waste management, resource & shared service, penyediaan layanan aplikasi berbasis teknologi informasi, dan program-program lainnya.

"Ketujuh anak usaha BUMN Pariwisata dan Pendukung memiliki kelebihan masing-masing, yang jika dikolaborasikan maka akan saling memperkuat aspek operasional dan layanan yang berdampak positif pada daya saing pariwisata dan aviasi nasional," kata Edwin.

Adapun induk usaha dari ketujuh perusahaan yang melakukan MoU tersebut adalah PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II dan PT Garuda Indonesia Tbk, yang nantinya akan bergabung di dalam Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

BUMN Holding Pariwisata dan Pendukung

Bandara Kertajati (Foto: Dok PT Angkasa Pura II)
Bandara Kertajati (Foto: Dok PT Angkasa Pura II)

Pembentukan BUMN Holding Pariwisata dan Pendukung saat ini tengah dalam tahap finalisasi.

BUMN Holding Pariwisata dan Pendukung akan beranggotakan tujuh perusahaan yakni PT Angkasa Pura I (Persero), PT Angkasa Pura II (Persero) PT Hotel Indonesia Natour (Persero), PT Garuda Indonesia Tbk (Persero), PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero), PT Sarinah (Persero) dan PT PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero).

PT Survei Udara Penas (Persero) akan menjadi induk holding. Perusahan saat ini tengah dalam proses penggantian nama menjadi PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel