7 Bacaan Doa Kesembuhan dari Penyakit Disertai Pengampunan Dosa

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta - Memanjatkan doa sangatlah penting bagi setiap muslim maupun muslimat yang sedang mendapatkan musibah seperti sakit. Terutama supaya diberikan kesembuhan.

Bukan cuma sebagai upaya supaya segera diangkat penyakitnya. Namun, berdoa sekaligus upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus mengharapkan pengampunan dosa.

Bacaan doa supaya diberikan kesembuhan berikut ini berasal dari doa-doa yang senantiasa dipanjatkan Nabi Muhammad SAW atau Rasulullah. Baik untuk dirinya sendiri dan para sahabatnya.

Satu di antara bacaan doa supaya diberi kesembuhan yang dilafalkan Rasulullah kepada Sa'ad bin Abi Waqqasah.

Jika diadopsi untuk zaman sekarang, bacaan doa supaya diberikan kesembuhan ini cuma perlu diganti namanya untuk orang yang hendak didoakan. Bukan hanya itu, ada pula bacaan doa supaya diberi kesembuhan yang selalu Nabi Ayyub AS panjatkan tatkala mendapat cobaan dari Allah SWT berupa penyakit langka.

Simak 7 bacaan doa yang dihimpun Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (30/6/2021).

1. Bacaan Doa Supaya Diberikan Kesembuhan untuk Diri Sendiri

Ilustrasi Berdoa Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Berdoa Credit: pexels.com/pixabay

Berikut bacaan doa supaya diberi kesembuhan dalam menghadapi berbagai macam penyakit. Terdapat satu riwayat yang diabadikan dalam Alqur’an yang mengisahkan tentang Nabi Ayyub AS.

Nabi Ayyub AS diuji oleh Allah SWT menderita penyakit yang tidak bisa sembuh bertahun-tahun. Namun, Nabi Ayyub tidak pernah menyerah dan terus memohon kesembuhan dengan selalu memanjatkan bacaan doa supaya diberi kesembuhan.

Doa supaya diberi kesembuhan Nabi Ayyub AS terabadikan dalam Al-Qur'an Surat Al Anbiyaa ayat 83. Berikut lafal doanya.

"Robbi annii massaniyadh dhurru wa anta arhamar roohimiin."

Arti:

"Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang."

Selanjutnya, ada bacaan doa supaya diberi kesembuhan lainnya:

"Bismillah, bismillah, bismillah. U'idzuka bi izzatillahi wa qudratihi min syarri ma ajidu wa uhadziru. As’alullahal 'adhima rabbal 'arsyil 'adhim an yasyfiyaka."

Arti:

"Dengan nama Allah, dengan nama Allah, dengan nama Allah, aku lindungi kamu berkat kemuliaan Allah dan qudrah-Nya dari kejahatan barang yang aku rasakan dan yang aku khawatirkan. Aku memohon kepada Allah Yang Maha Besar, Tuhan Arasy yang maha besar supaya Dia menyembuhkanmu."

2. Bacaan Doa Supaya Diberikan Kesembuhan dan Pengampunan

Ilustrasi Berdoa Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Berdoa Credit: pexels.com/pixabay

Bukan hanya supaya diberikan kesembuhan, namun ada bacaan doa supaya diberi kesembuhan dan pengampunan. Rasulullah kerap menyebut nama orang yang sedang sakit ketika membaca doa untuknya.

Seperti ketika beliau menjenguk Sa'ad bin Abi Waqqasah, Nabi Muhammad SAW menyebut nama Sa'ad ketika sedang melantunkan bacaan doa supaya diberi kesembuhan dan pengampunan. Hanya perlu mengganti nama Sa'ad dengan nama orang sakit di hadapan.

Allahummasyfi Sa'dan. Allahummasyfi Sa'dan. Allahummasyfi Sa'dan.

Arti:

"Tuhanku, sembuhkan Sa'ad. Tuhanku, sembuhkan Sa'ad. Tuhanku, sembuhkan Sa'ad."

Sewaktu menjenguk orang yang sedang sakit, selain membaca doa untuk kesembuhan, setiap muslim maupun muslimat juga dapat menyertakan doa pengampunan dosa sekaligus perlindungan.

Berikut bacaan doa supaya diberikan kesembuhan dan pengampunan yang dibaca Nabi Muhammad SAW saat menjenguk sahabat Salman Al-Farisi RA:

Syafakallahu saqamaka, wa ghafara dzanbaka, wa'afāka fī dīnika wa jismika ila muddati ajalika.

Arti:

"Wahai (sebut nama orang yang sakit), semoga Allah menyembuhkanmu, mengampuni dosamu, dan mengafiatkanmu dalam hal agama serta fisikmu sepanjang usia."

3. Bacaan Doa Supaya Diberikan Kesembuhan untuk Orang Lain

Ilustrasi Membaca Doa Credit: freepik.com
Ilustrasi Membaca Doa Credit: freepik.com

Berikut bacaan doa supaya diberikan kesembuhan khusus untuk orang lain. Rasulullah mengajarkan saat ada sahabat yang sedang sakit, beliau senantiasa menjenguknya. Selanjutnya, Nabi Muhammad SAW senantiasa melantunkan bacaan doa supaya diberi kesembuhan untuk orang lain ini.

Berikut salah satu bacaan doa supaya diberikan kesembuhan untuk orang lain yang dibaca Nabi Muhammad SAW. Seperti diriwayatkan Bukhari dan Muslim dari Aisyah RA:

Allahumma rabban nasi, adzhibil ba’sa. Isyfi. Antas syafi. La syafiya illa anta syifa’an la yughadiru saqaman.

Arti:

"Tuhanku, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit. Berikanlah kesembuhan karena Kau adalah penyembuh. Tiada yang dapat menyembuhkan penyakit kecuali Kau dengan kesembuhan yang tidak menyisakan rasa nyeri."

4. Bacaan Doa Lainnya Supaya Diberikan Kesembuhan untuk Orang Lain

Ilustrasi Muslimah Credit: freepik.com
Ilustrasi Muslimah Credit: freepik.com

Kemudian, ada bacaan doa lainnya supaya diberikan kesembuhan lain yang dibaca Rasulullah ketika sedang meruqyah salah seorang sahabat. Adapun ruqyah merupakan suatu proses penyembuhan melalui ayat-ayat Al-Qur’an.

Imsahil ba’sa rabban nasi. Bi yadikas syifa’u. La kasyifa lahu illa anta.

Arti:

"Tuhan manusia, sapulah penyakit ini. Di tangan-Mu lah kesembuhan itu. Tidak ada yang dapat mengangkatnya kecuali Kau."

5. Bacaan Doa Lekas Sembuh Ketika Rasulullah Menjenguk Orang Sakit

Ilustrasi Membaca Doa Credit: freepik.com
Ilustrasi Membaca Doa Credit: freepik.com

Dalam hadis riwayat Abu Dawud, Attimidzi, dan Alhakim disebutkan Ibnu Abbas R.A pernah mendengar Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa barang siapa yang menjenguk orang sakit sebelum tiba ajal baginya, bacakanlah doa ini sebanyak 7 kali, supaya Allah menyembuhkan ia dari penyakit tersebut.

Berikut doa lekas sembuh dari Rasulullah:

"Asalullahal adhim, robbal Arsyil adhim an-yasyfiyaka wa yusfika."

Arti:

"Aku mohon kepada Allah yang Maha Agung, Tuhan yang mempunyai arasy yang besar, semoga Allah menyembuhkan engkau."

6. Bacaan Doa Supaya Diberikan Kesembuhan Lainnya

Ilustrasi Al-Qur’an Credit: freepik.com
Ilustrasi Al-Qur’an Credit: freepik.com

Doa untuk Sa'ad bin Abi Waqqash

Sa'ad bin Abi Waqqash adalah salah seorang yang awal masuk Islam. Ia merupakan sahabat yang penting dan dikasihi oleh Rasulullah SAW.

Diriwayatkan oleh Imam Muslim, saat Sa'ad bin Abi Waqqash sakit, Nabi Muhammad SAW memohon kesembuhan baginya dengan bacaan doa supaya diberi kesembuhan:

Allahummasyfi Sa'dan. Allahummasyfi Sa'dan. Allahummasyfi Sa'dan.

Arti:

"Tuhanku, beri kesembuhan Sa'ad, Tuhanku, beri kesembuhan Sa'ad Tuhanku, beri kesembuhan Sa'ad."

Kaum muslim pun dapat mencontoh bacaan doa supaya diberi kesembuhan tersebut dengan mengganti nama Sa'ad dengan nama anak yang tengah sakit.

Misalnya, bila anak yang sakit bernama Halimah. Maka, bacaan doa supaya diberi kesembuhan:

Allahummasyfi Halimah. Allahummasyfi Halimah. Allahummasyfi Halimah.

Artin:

"Tuhanku, beri kesembuhan Halimah, Tuhanku, beri kesembuhan Halimah, Tuhanku, beri kesembuhan Halimah."

7. Membaca Surat Al-Fatihah

Ilustrasi Membaca Doa Credit: freepik.com
Ilustrasi Membaca Doa Credit: freepik.com

Membaca Surat Al-Fatihah adalah salah satu bacaan doa supaya diberikan kesembuhan. Membacanya dapat menjadikan seorang hamba lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Surat Al-Fatihah ini disebut sebagai ash-shalah, karena Al-Fatihah merupakan syarat sah sholat.

Bukan hanya itu, Al-Fatihah disebut pula sebagai asy-syifa. Merujuk hadis riwayat Ad Darimi dari Abu sa'id, sebagai hadist marfu': Fatihatul Kitab itu merupakan as syifa (penyembuh) dari setiap racun. Al-Fatihah baik dijadikan sebagai bacaan doa supaya diberikan kesembuhan.

Bismillahir rahmanir rahim. Alhamdu lillahi rabbil alamin. Ar rahmanir rahim. Maliki yaumid din. Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in. Ihdinas siratal mustaqim. Siratal lazina an’amta ‘alaihim ghairil maghdubi ‘alihim wa lad dallin.

Arti:

"Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha pemurah lagi Maha Penyayang. Yang menguasai Hari Pembalasan. Hanya Engkaulah yang kamu sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta perolongan. Tunjukilah jalan yang lurus. (yaitu) Jalan orang-orang yang Engkai beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."

Reporter:

Laudia Tysara

Video Pilihan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel