7 Biaya Tinggal di Apartemen yang Wajib Anda Tahu!

·Bacaan 9 menit
7 Biaya Tinggal di Apartemen yang Wajib Anda Tahu!
7 Biaya Tinggal di Apartemen yang Wajib Anda Tahu!

RumahCom – Ketika membuat keputusan untuk membeli sebuah apartemen, harga jual yang diminta bukanlah satu-satunya faktor untuk menentukan apa yang Anda mampu. Banyak pembeli pertama kali mengabaikan biaya yang dapat berdampak besar pada biaya keseluruhan apartemen, yaitu biaya perawatan. Mengutip dari NY Daily News, biaya apartemen ini bisa sangat mahal, dan ingat biaya tersebut harus dibayar di samping pembayaran Kredit Pemilikan Apartemen yang mungkin sedang Anda cicil.

Biaya-biaya apartemen ini ditagih setiap bulan kepada semua pemilik apartemen untuk menutupi biaya operasi yang diperlukan. Pengeluaran seperti pemeliharaan fasilitas bersama seperti kolam renang atau gym, gaji pengamanan atau pengawas dan biaya utilitas untuk area umum merupakan contoh biaya-biaya apartemen yang mesti Anda tanggung.

Perlu diingat, bahwa fasilitas apartemen yang lebih mewah biasanya juga dikenakan biaya apartemen yang lebih tinggi. Jadi penting bagi Anda dalam memilih untuk membeli apartemen yang dapat yang besaran biayanya masih dapat Anda. Alih-alih menjadi biaya statis, biaya pemeliharaan apartemen cenderung naik beberapa persentase setiap tahun.

  1. Biaya Apartemen Apa Saja?

    1. Biaya IPL atau Maintenance Fee

    2. Sinking Fund

    3. Biaya Parkir

    4. Biaya Listrik

    5. Biaya Air

    6. Biaya Renovasi dan Dekorasi

    7. Laundry

  2. Biaya IPL atau Maintenance Fee

  3. Sinking Fund

  4. Biaya Parkir

  5. Biaya Listrik

  6. Biaya Air

  7. Biaya Renovasi dan Dekorasi

  8. Laundry

  9. Simulasi Biaya Bulanan Tinggal di Apartemen

Panduan Investasi Apartemen Studio Agar Selalu Cuan
Panduan Investasi Apartemen Studio Agar Selalu Cuan

Investasi Properti

Panduan Investasi Apartemen Studio Agar Selalu Cuan

1. Biaya Apartemen Apa Saja?

Biaya apartemen bulanan Anda bisa rendah dan bisa juga tinggi bergantung kepada lokasi dan ukuran apartemen. Sumber: Unsplash - Bianca Jordan
Biaya apartemen bulanan Anda bisa rendah dan bisa juga tinggi bergantung kepada lokasi dan ukuran apartemen. Sumber: Unsplash - Bianca Jordan

Biaya apartemen bulanan Anda bisa rendah dan bisa juga tinggi bergantung kepada lokasi dan ukuran apartemen. Sumber: Unsplash - Bianca Jordan

Biaya apartemen apa saja? Umumnya mencakup biaya Iuran Pemeliharaan Lingkungan atau IPL. Namun siapa sangka, ada pula biaya apartemen lainnya seperti maintenance fee, sinking fund, biaya parkir, biaya listrik, biaya air, biaya renovasi dan dekorasi, hingga biaya laundry.

Biaya apartemen bulanan Anda bisa rendah dan bisa juga tinggi bergantung kepada lokasi dan ukuran apartemen. Tentu saja, lokasi merupakan faktor utama yang signifikan dari biaya sebuah apartemen dan biaya bulanannya. Terutama jika properti tersebut terletak di daerah yang sangat diinginkan seperti kota atau dekat pantai. Ketika hendak membeli sebuah apartemen, Anda memang harus mempertimbangkan biaya-biaya pemeliharaan bulanan tetapi juga fasilitas dan layanan yang menyertai biaya tersebut. Biaya pemeliharaan bulanan dapat mencakup berbagai layanan dan pengeluaran.

Biasanya dalam biaya apartemen ada juga biaya triwulanan atau tahunan, yang merupakan biaya tambahan untuk pengeluaran besar tak terduga yang tidak termasuk dalam kategori biaya pemeliharaan bulanan. Merujuk penjelasan Investopedia, sangat penting untuk mempertimbangkan bahwa biaya pemeliharaan bulanan dapat bervariasi dari satu lokasi ke lokasi lain. Selain pemeliharaan properti secara umum, biaya bulanan yang lebih tinggi dapat disebabkan oleh layanan seperti clubhouse, peningkatan keamanan, parkir tertutup, atau garasi parkir bawah tanah. Tergantung kepada operator gedung, beberapa dari tambahan tersebut dapat bersifat opsional, yang berarti Anda mungkin dapat menurunkan biaya bulanan dengan mengabaikan beberapa fasilitas. Misalnya, jika Anda tidak memerlukan akses ke gym atau kolam renang, biaya Anda mungkin lebih rendah.

Salah satu kerugian lainnya memiliki apartemen adalah bahwa meskipun Anda membayar biaya pemeliharaan bulanan, Anda bertanggung jawab atas biaya perbaikan jika terjadi kesalahan di dalam unit Anda. Misalnya, katakanlah lantai keramik mulai berantakan, pemilik apartemen harus membayar sendiri. Biaya apartemen bulanan secara tidak langsung dapat berdampak pada nilai properti sebuah apartemen jika biayanya sangat tinggi, sehingga membuat siapa pun enggan membelinya. Akibatnya, properti tetap berada di pasar lebih lama dari properti serupa, dan harga yang diminta diturunkan untuk menarik pembeli. Bagi Anda yang ingin membeli apartemen sebagai tempat tinggal utama harus mempertimbangkan apakah biaya apartemen terlalu rendah atau terlalu tinggi dan apakah properti tersebut telah dirawat dengan baik.

1. Biaya IPL atau Maintenance Fee

IPL apartemen adalah singkatan dari iuran pengelolaan lingkungan. IPL atau service charge adalah biaya pemeliharaan gedung atau maintenance fee yang merupakan kewajiban secara proporsional yang dibebankan (sesuai luas unit yang dimiliki) kepada para pemilik/penghuni rumah susun. Maintenance fee apartemen meliputi biaya kebersihan, keamanan, perawatan gedung, taman dan lain sebagainya.

2. Sinking Fund

Sinking fund sebagai dana cadangan yang dikumpulkan dari setiap unit untuk biaya perbaikan besar atau benda-benda bersifat vital dan mendesak.

3. Biaya Parkir

Ada apartemen yang menggratiskan biaya parkir, jatah satu parkir kendaraan gratis untuk tiap unit dan biaya tambahan untuk kendaraan kedua, atau membebankan biaya parkir bulanan untuk semua kendaraan.

4. Biaya Listrik

Perhitungan listrik di apartemen disamakan golongannya dengan gedung kantor dan mall sehingga lebih mahal dibandingkan dengan perhitungan listrik rumah tapak.

5. Biaya Air

Kalau untuk biaya air, apartemen biasanya akan mengikuti cara perhitungan air dari PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) di wilayah tersebut.

6. Biaya Renovasi dan Dekorasi

Biaya ini harus dibayarkan apabila penghuni berniat memasang sesuatu di unitnya seperti kitchen set Penghuni wajib lapor dahulu ke pengelola apartemen sebelum melakukan pemasangan atau akan terkena denda jika tidak melapor dan ketahuan pengelola.

7. Laundry

Unit apartemen tidak cukup luas untuk menampung mesin cuci dan Anda juga tidak punya waktu untuk mencuci pakaian, maka ada satu lagi biaya di apartemen yang harus dipersiapkan, yaitu biaya laundry.

Ada banyak keunggulan yang didapat dengan tinggal di apartemen, seperti lokasi yang strategis dan beragam fasilitas berkelas. Tapi tentu saja semua itu ada harganya, ada biaya yang perlu dibayar. Mau punya rumah yang sesuai kemampuan di Pamulang, Tangerang Selatan? Cek pilihan rumahnya dengan harga mulai dari Rp400 jutaan di sini!

2. Biaya IPL atau Maintenance Fee

Biaya IPL yang akan dibayar oleh penghuni dicantumkan dalam PPJB. Sumber: Pixabay - Jarmoluk
Biaya IPL yang akan dibayar oleh penghuni dicantumkan dalam PPJB. Sumber: Pixabay - Jarmoluk

Biaya IPL yang akan dibayar oleh penghuni dicantumkan dalam PPJB. Sumber: Pixabay - Jarmoluk

Biaya IPL mencakup biaya pemeliharaan bulanan dapat mencakup berbagai layanan dan pengeluaran, termasuk lobi dan area umum, teras dan trotoar, lansekap, lapangan tenis, kolam renang, lift, saluran pembuangan dan iuran sampah. Sebelum dikelola manajemen gedung, besaran IPL biasanya sudah ditetapkan oleh pengembang yang membangun apartemen. Besaran tarif IPL yang akan dibayar oleh penghuni dicantumkan dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB), misalnya Rp X per meter persegi. Itulah dasar awal tarif IPL yang dijadikan acuan P3SRS. Penetapan IPL apartemen biasanya mengacu pada anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) apartemen yang bersangkutan.

Biaya IPL dihitung berdasarkan dari seluruh jumlah biaya operasional dan perawatan benda, area dan tanah bersama setiap bulan dibagi total luas seluruh unit. Kemudian setelah mendapatkan nilai per meter maka setiap unit dikenakan IPL dengan mengalikan nilai IPL per/meter dengan luas unit. Sehingga besarnya biaya tergantung luas unit. IPL biasanya ditarik per bulan, 3 bulan, 6 bulan atau per tahun tergantung hasil rapat pengurus PPPSRS.

3. Sinking Fund

Sinking fund disiapkan untuk menutupi biaya perbaikan, pembaruan dan penggantian atap. Sumber: Pexels - Tara Winstead
Sinking fund disiapkan untuk menutupi biaya perbaikan, pembaruan dan penggantian atap. Sumber: Pexels - Tara Winstead

Sinking fund disiapkan untuk menutupi biaya perbaikan, pembaruan dan penggantian atap. Sumber: Pexels - Tara Winstead

Jika Anda tinggal di gedung apartemen dan properti sewa, Anda mungkin diminta untuk membayar sinking fund atau dana cadangan melalui biaya bulanan yang ditetapkan. Menurut definisi yang dipaparkan What House, dana pelunasan adalah rekening tabungan jangka panjang yang memastikan bahwa ada modal yang disisihkan untuk menutupi biaya satu kali di masa depan.

Memiliki sinking fund tidak hanya penting untuk pemeliharaan rumah Anda, tetapi juga menjaga nilai dan daya jual properti. Sinking fund disiapkan untuk menutupi biaya perbaikan, pembaruan dan penggantian, mulai dari pemeliharaan seperti penggantian atap. Misalnya, jika genteng jatuh dari atap, biaya servis akan menutupi biaya perbaikan genteng, sedangkan sinking fund akan menutupi biaya penggantian seluruh atap ketika saatnya tiba.

Jumlahnya tentu bisa diatur berdasar kesepakatan dengan penyewa apartemen. Namun, umumnya sinking fund apartemen dibayarkan setahun sekali atau diangsur tiap bulan di muka sebelum periode sewa dalam setahun selesai. Besaran yang ditetapkan yaitu berkisar 10 – 15% dari iuran pengelolaan. Jadi kalau misalnya apartemen Anda dikenakan biaya pemeliharaan rata-rata Rp10.000 hingga Rp15.000 per meter persegi. Kalau luas unitnya 40 meter persegi, biayanya sekitar Rp400.000 hingga Rp600.000 per bulan. Nah, biaya rata-rata dari rumus sinking fund adalah sekitar 10 – 15% dari biaya pemeliharaan tersebut.

Perlu kamu ketahui bahwa perhitungan biaya listrik apartemen dan rumah tapak sangat berbeda. Perhitungan listrik apartemen skemanya sama dengan gedung kantor dan mal. Tak heran apabila tagihannya sangat besar. Misalnya kamu tinggal di rumah tapak dengan tagihan listrik Rp500 ribu untuk 1.300 watt. Bisa saja ketika di apartemen, biaya listriknya mencapai Rp700 ribu. Tetapi sisi baiknya, jarang sekali di apartemen mengalami mati listrik.

4. Biaya Parkir

Penghuni apartemen pada umumnya mesti menyiapkan budget antara Rp20.000 sampai Rp100 ribu per bulan untuk motor. Sumber: Pexels - Karolina Grabowska
Penghuni apartemen pada umumnya mesti menyiapkan budget antara Rp20.000 sampai Rp100 ribu per bulan untuk motor. Sumber: Pexels - Karolina Grabowska

Penghuni apartemen pada umumnya mesti menyiapkan budget antara Rp20.000 sampai Rp100 ribu per bulan untuk motor. Sumber: Pexels - Karolina Grabowska

Ada apartemen yang menggratiskan parkir bagi penghuninya dan ada yang sebaliknya. Untuk biaya parkir, penghuni apartemen pada umumnya mesti menyiapkan budget antara Rp20.000 sampai Rp100 ribu per bulan untuk motor. Sedangkan mobil bisa lebih mahal, antara Rp100.000 sampai Rp300.000 per bulan.

5. Biaya Listrik

Ada apartemen yang menggratiskan parkir bagi penghuninya dan ada yang sebaliknya.Sumber: Pexels - Georgiana Mirela
Ada apartemen yang menggratiskan parkir bagi penghuninya dan ada yang sebaliknya.Sumber: Pexels - Georgiana Mirela

Ada apartemen yang menggratiskan parkir bagi penghuninya dan ada yang sebaliknya.Sumber: Pexels - Georgiana Mirela

Perlu Anda ketahui bahwa perhitungan biaya listrik apartemen dan rumah tapak sangat berbeda. Perhitungan listrik apartemen skemanya sama dengan gedung kantor dan mal. Tak heran apabila tagihannya sangat besar. Misalnya Anda tinggal di rumah tapak dengan tagihan listrik Rp500 ribu untuk 1.300 watt. Bisa saja ketika di apartemen, biaya listriknya mencapai Rp700.000. Tetapi sisi baiknya, jarang sekali di apartemen mengalami mati listrik.

Tip Rumah

Biaya IPL mencakup biaya pemeliharaan bulanan dapat mencakup berbagai layanan dan pengeluaran, termasuk lobi dan area umum, teras dan trotoar, lansekap, lapangan tenis, kolam renang, lift, saluran pembuangan dan iuran sampah.

6. Biaya Air

Biaya air, apartemen akan mengikuti  perhitungan dari PDAM setempat.Sumber: Pexels - Monstera
Biaya air, apartemen akan mengikuti perhitungan dari PDAM setempat.Sumber: Pexels - Monstera

Biaya air, apartemen akan mengikuti perhitungan dari PDAM setempat.Sumber: Pexels - Monstera

Untuk biaya air, apartemen akan mengikuti perhitungan dari PDAM setempat. Biaya air biasanya dihitung per meter kubik. Untuk pemakaian normal, tagihan air yang mesti dibayarkan antara Rp100.000 sampai Rp200.000 tiap bulan. Demi menyiasati tagihan air agar tidak membengkak, Anda bisa menampung bekas air cucian baju sebagai flush di toilet.

7. Biaya Renovasi dan Dekorasi

Biaya renovasi dan dekorasi dari para penyedia jasa interior jelas berbeda dengan manajemen building. Sumber: Pexels - Max Vakhtbovych
Biaya renovasi dan dekorasi dari para penyedia jasa interior jelas berbeda dengan manajemen building. Sumber: Pexels - Max Vakhtbovych

Biaya renovasi dan dekorasi dari para penyedia jasa interior jelas berbeda dengan manajemen building. Sumber: Pexels - Max Vakhtbovych

Tidak semua pengembang menjual satu paket unit apartemen berikut interiornya, akhirnya Anda pun harus merogoh kantong lagi untuk furnishing interiornya. Nah, biasanya dari manajemen building ada penawaran untuk dekorasi interior apartemen. Namun harganya tentu saja berbeda dengan para penyedia jasa interior yang bukan dari manajemen building. Rata-rata paket full interior apartemen tipe studio bisa dimulai dari Rp40 juta. Seperti kitchen set, ruang tamu, dan bedroom Anda.

8. Laundry

Perhitungan jasa laundry ini umumnya kiloan. Sumber: Pexels - RODNAE PRODUCTIONS
Perhitungan jasa laundry ini umumnya kiloan. Sumber: Pexels - RODNAE PRODUCTIONS

Perhitungan jasa laundry ini umumnya kiloan. Sumber: Pexels - RODNAE PRODUCTIONS

Perhitungan jasa cuci ini umumnya kiloan. Yaitu antara Rp8.000 sampai Rp10.000 untuk satu kilogramnya. Apabila tinggal sendiri, diperkirakan biaya cuci per bulan mencapai Rp100.000.

9. Simulasi Biaya Bulanan Tinggal di Apartemen

Kini saatnya simulasikan total biaya apartemen. Sumber: Pexels - Vecislavas Popa
Kini saatnya simulasikan total biaya apartemen. Sumber: Pexels - Vecislavas Popa

Kini saatnya simulasikan total biaya apartemen. Sumber: Pexels - Vecislavas Popa

Setelah mengetahui biaya yang harus dikeluarkan setiap bulannya saat tinggal di apartemen, kini saatnya simulasikan total biaya apartemen. Sebagai contoh Anda tinggal di salah satu apartemen di Jakarta Barat, berikut simulasi biaya apartemen yang harus dibayar per bulannya.

Biaya apartemen

Jumlah

Biaya IPL dan sinking fund (Biaya pemeliharaan meliputi perawatan gedung, termasuk lift dan area bersama; kebersihan, serta keamanan)

Rp800.000

Pemakaian listrik sesuai pemakaian

Rp300.000

Biaya air

Rp200.000

TOTAL

Rp1.300.000,-

Sebagai catatan, adapun maksud dari sinking fund di setiap lokasi apartemen berbeda-beda. Ada yang untuk perpanjangan izin gedung, ada pula untuk perawatan fasilitas dan renovasi kerusakan gedung. Berdasarkan simulasi di atas, Anda harus membayar total sekitar Rp 1,3 juta setiap bulannya. Dengan jumlah sebesar itu, Anda mendapatkan fasilitas kolam renang, serta kios penyedia jasa dan barang kebutuhan sehari-hari. Namun untuk biaya laundry, Anda bisa menambahkannya sendiri setiap bulannya.

Jika Anda belum akrab dengan investasi tanah, simak syarat tanah yang layak dijadikan investasi berikut ini.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel