7 Cara Mengatasi Kram Otot saat Olahraga secara Alami

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Kram otot merupakan masalah pada tubuh ketika memforsir diri lebih dari biasanya. Kram otot biasanya terjadi saat olahraga yang tanpa pemanasan yang cukup.

Kurangnya pemanasan saat olahraga akan membuat otot kaget karena aktivitas yang tak biasa atau mendadak.

Risiko kram otot juga bisa meningkat jika Anda memiliki kondisi-kondisi tertentu seperti lansia, dehidrasi, ibu hamil, serta beberapa kondisi medis tertentu, misalnya diabetes dan gangguan tiroid.

Namun, saat kram otot menyerang, ada beberapa untuk mengatasinya. Kram otot tergolong mudah ditangani.

Berikut cara mengatasi kram otot saat olahraga secara alami, dinukil dari Klikdokter, Senin (8/11/2021).

Cara Atasi Kram Otot saat Olahraga dengan Alami

Ilustrasi berolahraga. Credit: pexels.com/Ola
Ilustrasi berolahraga. Credit: pexels.com/Ola

1. Istirahat

Cara mengatasi kram saat olahraga yang pertama adalah beristirahat. Setop segala aktivitas fisik yang sedang dijalani.

Jika Anda sedang dalam posisi berdiri, segera cari pegangan atau dudukan. Carilah posisikan tubuh senyaman mungkin.

2. Melakukan Gerakan Ringan

Setelah beristirahat, berjalan-jalan ringan dapat membantu meredakan kram kaki dengan mengirimkan sinyal rileks ke otot setelah berkontraksi.

Jika gagal dan Anda masih mengalami kram otot, pertimbangkan untuk mendapat pijatan teratur untuk membantu otot-otot rileks.

Cara Atasi Kram Otot saat Olahraga dengan Alami

Ilustrasi olahraga, stretching, peregangan. (Gambar oleh skeeze dari Pixabay)
Ilustrasi olahraga, stretching, peregangan. (Gambar oleh skeeze dari Pixabay)

3. Lakukan Peregangan dan Pijatan

Regangkan otot yang kram dengan beristirahat dan lakukan pijatan halus agar otot menjadi rileks. Hentikan aktivitas yang berpotensi menyebabkan kram, lalu regangkan otot dengan ringan. Selanjutnya, tahanlah regangan dengan lembut.

Jika Anda mengalami kram pada otot betis dan tidak mampu berdiri, duduklah di lantai atau kursi sambil posisi kali diluruskan.

Namun, bila otot betis kram di tengah malam, berdirilah dan perlahan-lahan angkat beban pada kaki yang sakit untuk mendorong tumit ke bawah. Kemudian, regangkan otot.

4. Kompres Hangat atau Dingin

Cara mengatasi kram saat olahraga berikutnya adalah dengan mengaplikasikan kompres hangat, seperti handuk, botol, atau patch. Tempelkan kompres hangat tersebut pada otot yang mengalami kram.

Anda juga bisa berendam di air hangat atau mandi dengan shower hangat yang langsung diarahkan pada otot yang kram.

Pijatan pada otot yang kram dengan bantuan handuk yang dibalut es juga dapat membantu meredakan rasa nyeri.

Cara Atasi Kram Otot saat Olahraga dengan Alami

Ilustrasi meengonsumsi air putih. Credit: unsplash.com/Dylan
Ilustrasi meengonsumsi air putih. Credit: unsplash.com/Dylan

5. Hidrasi yang Cukup

Air putih merupakan cara rehidrasi tubuh yang baik sehingga otot-otot dapat lagi berfungsi sebagaimana mestinya. Tak hanya itu, konsumsi air putih dalam jumlah cukup juga dapat membenahi sel-sel tubuh yang rusak.

Anda mungkin butuh waktu lebih lama untuk meredakan rasa sakit otot. Namun, dengan minum air maupun minuman elektrolit, kekambuhan kram bisa dicegah.

6. Konsumsi Protein yang Cukup

Jika olahraga yang Anda lakukan berakhir pada kondisi kram otot, jangan sungkan untuk mengonsumsi makanan berprotein. Faktanya, otot yang cedera membutuhkan asupan protein yang cukup untuk proses perbaikan diri.

Anda bisa mendapatkan protein dari ikan, daging merah, serta kacang-kacangan. Tetap ingat untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan.

7. Cukupi Kebutuhan Magnesium

Jika sering alami kram kaki yang tidak berhubungan dengan kondisi medis serius, Anda bisa menambahkan lebih banyak magnesium ke dalam asupan harian. Kacang dan biji-bijian adalah sumber magnesium yang sangat baik.

Magnesium juga disarankan untuk mengobati kram otot pada wanita hamil, meski masih butuh penelitian lebih lanjut. Bicaralah dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi suplemen magnesium jika Anda sedang hamil.

Sumber: Klikdokter.com (Published: 20/11/2020)

Yuk, baca artikel cara lainnya dengan mengikuti tautan ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel