7 Cara Mengatasi Rasa Malas dengan Membiasakan Hal Positif

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Beberapa di antara kita mungkin kesulitan untuk mengatasi rasa malas, tetapi jika lebih sering bermalas-malasan, dirimu akan mengalami kesulitan menyelesaikan sesuatu, itu bisa menjadi pertanda bahwa ada sesuatu yang terjadi. Kurangnya gairah untuk pekerjaan, daftar tugas yang banyak, dan bahkan kondisi medis yang mendasari hanyalah beberapa hal yang dapat mengganggu keinginan untuk menyelesaikan kewajibanmu. Melansir dari Healthline, Selasa (7/9/2021) inilah 7 cara mengatasi rasa malas berlebih.

1. Menetapkan tujuan

Menetapkan tujuan yang tidak realistis dan mengambil terlalu banyak dapat menyebabkan kelelahan. Kelelahan kerja dapat menyebabkan kelelahan, kehilangan minat dan motivasi, dan keinginan untuk melarikan diri. Hindari kelebihan beban dengan menetapkan tujuan yang lebih kecil dan dapat dicapai.

2. Jangan berharap dirimu sempurna

Satu studi 2017 yang mengamati mahasiswa antara 1989 dan 2016 menemukan peningkatan perfeksionisme selama bertahun-tahun. mencatat “orang-orang muda menghadapi lingkungan yang lebih kompetitif, harapan yang lebih tidak realistis, dan orangtua yang lebih cemas dan mengendalikan daripada generasi sebelumnya.” Peningkatan perfeksionisme ini menyebabkan orang menjadi terlalu kritis terhadap diri mereka sendiri dan orang lain. Ini juga menyebabkan peningkatan depresi dan kecemasan.

3. Gunakan self talk positif

Pembicaraan diri yang negatif dapat menggagalkan upaya untuk menyelesaikan sesuatu dalam setiap aspek kehidupanmu. Mengatakan pada diri sendiri bahwa dirimu adalah orang yang malas adalah bentuk self-talk yang negatif. Alih-alih mengatakan, "Tidak mungkin saya bisa menyelesaikan ini," katakan, "Saya akan memberikan segalanya untuk mewujudkannya."

4. Buat rencana aksi

Cara Mengatasi Rasa Malas. (Ilustrasi/TORWAISTUDIO/Shutterstock)
Cara Mengatasi Rasa Malas. (Ilustrasi/TORWAISTUDIO/Shutterstock)

Merencanakan bagaimana dirimu akan menyelesaikan sesuatu dapat membuatnya lebih mudah untuk sampai ke tujuan. Bersikaplah realistis tentang berapa banyak waktu, usaha, dan faktor lain yang diperlukan untuk memenuhi tujuan itu dan membuat rencana tindakan. Memiliki rencana akan memberikan arahan dan kepercayaan diri yang dapat membantu bahkan jika kamu menghadapi rintangan yang sulit.

5. Gunakan kekuatanmu

Luangkan waktu sejenak untuk memikirkan apa kekuatanmu saat menetapkan tujuan atau bersiap untuk menangani suatu tugas. Cobalah untuk menerapkannya ke berbagai aspek tugas untuk membantumu menyelesaikan sesuatu. Berfokus pada kekuatan meningkatkan produktivitas, perasaan positif, dan keterlibatan dalam pekerjaan.

6. Minta bantuan

Cara Mengatasi Rasa Malas. (Ilustrasi/copyright By weedezign/Shutterstock)
Cara Mengatasi Rasa Malas. (Ilustrasi/copyright By weedezign/Shutterstock)

Banyak orang percaya bahwa meminta bantuan adalah tanda kelemahan. Tetapi tidak meminta bantuan bisa membuatmu gagal. Sebuah studi 2018 menemukan bahwa orang yang tidak meminta bantuan rekan kerja lebih cenderung tidak puas dalam pekerjaan mereka dan memiliki tingkat kinerja pekerjaan yang lebih rendah. Mereka juga dianggap kurang baik oleh bos mereka.

7. Hindari gangguan

Kita semua memiliki gangguan favorit yang kita tuju ketika kita tidak ingin melakukan suatu tugas, apakah itu menggulir media sosial atau bermain dengan hewan peliharaan. Temukan cara untuk membuat gangguan tersebut tidak dapat diakses. Ini bisa berarti menemukan tempat yang tenang untuk bekerja, seperti perpustakaan atau ruang kosong, atau menggunakan aplikasi untuk memblokir situs yang kurang perlu di ponselmu.

Selain beberapa cara di atas, kamu juga bisa mengatasi rasa melas dengan jangan menunda-nunda pekerjaan, biasakan produktif setiap harinya, lakukan hobimu dan memberi hadiah pada diri sendiri saat berhasil melakukan sesuatu. Jika beberapa cara di atas mulai dibiasakan, maka rasa malas juga akan hilang dengan sendirinya.

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel