7 Cara Menyimpan Beras Agar Awet dan Bebas Kutu

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Cara menyimpan beras perlu kamu pahami agar bisa tahan lama. Hal ini karena kebanyakan orang akan membeli beras dalam jumlah banyak sekaligus untuk disimpan daripada membeli eceran yang tentunya merepotkan. Namun, menyimpan beras secara sembarangan dalam waktu lama hanya akan membuatnya menjadi berbau apek, terjangkit kutu, dan berjamur.

Hal ini tentunya akan memengaruhi kualitas beras yang akan kamu konsumsi. Beras yang sudah berkutu dan berjamur tidak lagi memiliki rasa yang pulen saat selesai dimasak, bahkan cenderung berbau. Gizinya pun juga sudah berkurang. Oleh karena itu, menyimpan beras dengan cara yang tepat wajib diterapkan.

Cara menyimpan beras harus memperhatikan tempat, kebersihan, dan bahan tambahan yang diperlukan. Selain itu, saat membeli beras pastikan untuk membeli beras yang masih baru dan kualitasnya bagus. Beras yang kualitasnya rendah dan sudah lama, rentan sekali terkena kutu beras.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (23/10/2020) tentang cara menyimpan beras.

Cara Menyimpan Beras

Ilustrasi Beras (Istimewa)
Ilustrasi Beras (Istimewa)

Simpan Beras di Tempat dan Wadah yang Kering

Cara menyimpan beras agar awet dan bebas kutu yang pertama adalah menyimpannya di tempat dan wadah yang kering. Suhu yang lembab menjadi faktor pemicu tumbuhnya jamur dan bakteri penyebab bau apek pada beras.

Oleh karena itu, kamu harus menghindari menyimpan beras dalam wadah terbuka, dan jangan letakkan tempat penyimpanan di area yang lembab dan basah. Simpanlah beras di tempat yang kering dan bersih.

Sebaiknya menyimpan beras di wadah khusus menyimpan beras dan terbuat dari plastik atau atom. Jauhkan dari air atau apapun yang membuat sekitar tempat penyimpanan beras lembab.

Simpan di Wadah Tertutup

Cara menyimpan beras selanjutnya adalah simpan di wadah tertutup. Menutup wadah beras akan menjaga kualitas beras agar tetap bagus dan tahan lama. Pastikan menyimpan beras dengan menutup rapat, tak ada yang bocor. Jangan sampai lupa menutupnya, apalagi sampai dibuka semalaman.

Dengan menutup rapat tempat penyimpanan beras, beras tak menjadi lembap. Jika tidak ditutup, beras akan menyerap air yang menimbulkan jamur yang ditandai dengan beras menggumpal. Idealnya kadar air dalam beras adalah 14 persen. Jika beras disimpan dalam kondisi terbuka dan daerahnya lembap, memicu kadar air dalam beras meningkat. Hal tersebutlah yang menyebabkan jamur datang.

Jika beras sudah berjamur dan kutuan tentunya kualitasnya sudah jelek. Bulir-bulir beras menjadi bolong (berlubang) karena sudah dimakan kutu, gizinya pun sudah berkurang.

Cara Menyimpan Beras

Beras (Sumber: Pixabay)
Beras (Sumber: Pixabay)

Bersihkan Wadah Secara Berkala

Membersihkan wadah secara berkala juga merupakan cara menyimpan beras agar awet dan bebas kutu. Pastikan wadah yang akan dipakai untuk menyimpan beras telah dibersihkan. Bila perlu, bersihkan menggunakan disinfektan agar kuman dan bakteri yang menempel hilang.

Selain itu, jangan pernah menyisakan beras sisa yang sudah lama dalam wadah dan mencampurnya bersama beras baru. Sisa beras lama yang tidak dibersihkan bisa mengundang kutu dan jamur.

Simpan di Freezer Sebelum Menyimpannya ke Wadah

Kamu bisa membekukan beras terlebih dahulu sebelum menyimpannya. Hal ini dilakukan untuk memastikan beras yang kamu beli bebas dari telur kutu. Kamu bisa membekukan beras selama empat hari.

Cara ini akan membunuh larva dan telur yang kemungkinan terselip di dalam beras dan mencegah perkembang biakannya. Setelah itu, kamu bisa memindahkannya ke wadah biasa.

Cara Menyimpan Beras

Ilustrasi beras. (dok. Unsplash.com/Pierre Bamin/@bamin)
Ilustrasi beras. (dok. Unsplash.com/Pierre Bamin/@bamin)

Tambahkan Daun Jeruk

Kamu bisa mencoba memanfaatkan daun jeruk purut sebagai cara menyimpan beras agar awet dan bebas kutu berikutnya. Daun yang punya wangi khas ini sangat efektif dalam mengusir kutu beras.

Caranya adalah tumbuk kurang lebih 50 gram daun jeruk purut. Setelah itu masukkan ke dalam tempat penyimpanan beras. Aroma dari daun jeruk ini akan membuat kutu tak betah berlama-lama di dalamnya. Nilai plusnya, berasa akan mengeluarkan aroma harum saat dimasak.

Simpan Bersama Bawang dan Cabai

Jika tak ada daun jeruk purut, kamu juga bisa menambahkan bawang putih, bawang merah dan cabai ke dalam beras. Tak perlu banyak-banyak, menambahkan 2 sampai 3 siung dan 3 buah cabai ke dalam beras sudah cukup.

Simpan Bersama Daun Salam

Daun salam juga bisa menjadi salah satu cara menyimpan beras agar awet dan bebas kutu. Selalu simpan beberapa lembar daun salam di dalam wadah bersama dengan beras. Cara ini juga bisa kita terapkan saat ingin menyimpan tepung atau olahan gandum lainnya.

Itulah beberapa cara menyimpan beras agar awet dan bebas kutu yang bisa kamu terapkan di rumah.