7 Catatan Menarik Setelah Timnas Spanyol Kerja Keras Tendang Kroasia dari Euro 2020

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Copenhagen - Timnas Spanyol harus bekerja keras meraih kemenangan saat bersua Kroasia pada laga 16 besar Euro 2020, Senin (28/6/2021) malam WIB. Setelah bertarung hingga babak tambahan, La Roja akhirnya membungkam Kroasia dengan skor 5-2.

Menghadapi Kroasia di Parken Stadium, Copenhagen, Timnas Spanyol menguasai jalannya pertandingan. Berdasarkan statistik di situs resmi UEFA, Spanyol menorehkan 64 persen penguasaan bola, berbanding 36 persen milik Timnas Kroasia.

Tim Matador juga melepaskan 23 tembakan yang 10 di antaranya mengarah ke gawang. Di sisi lain, Kroasia memperoleh enam peluang bagus dari 12 kesempatan.

Meski menguasai jalannya pertandingan, Timnas Spanyol kewalahan meladeni permainan The Blazers. Bahkan, skor 3-3 bertahan hingga 2x45 menit.

Tiga gol La Furia Roja disarangkan Pablo Sarabia (38'), Cesar Azpilicueta (57'), dan Ferran Torres (77'). Adapun trigol Kroasia tercipta setelah Pedri melakukan gol bunuh diri pada menit ke-20, gol dari Mislav Orsic menit ke-85, dan Mario Pasalic menit ke-90+2.

Skor imbang membuat pertandingan harus berlanjut ke babak tambahan. Pada extra time, Timnas Spanyol berhasil mencetak dua gol tambahan lewat aksi Alvaro Morata pada menit ke-100 dan Mikel Oyarzabal menit ke-103.

La Roja pun menyudahi pertandingan dengan skor 5-3. Berkat kemenangan ini, Timnas Spanyol melenggang ke perempat final dan akan bersua Swiss di Stadion Wembley pada 2 Juli mendatang.

Sejumlah fakta menarik ditorehkan Timnas Spanyol selepas duel kontra Kroasia pada 16 besar Euro 2020. Berikut ini adalah ulasannya.

Data dan Fakta:

Lima gol Timnas Spanyol tercipta melalui Pablo Sarabia, Cesar Azpilicueta, Ferran Torres, Alvaro Morata, dan Mikel Oyarzabal. Tiga gol Kroasia berasal dari bunuh diri Pedri, Mislav Osnic, dan Mario Pasalic. (Foto: AFP/Pool/ Stuart Franklin)
Lima gol Timnas Spanyol tercipta melalui Pablo Sarabia, Cesar Azpilicueta, Ferran Torres, Alvaro Morata, dan Mikel Oyarzabal. Tiga gol Kroasia berasal dari bunuh diri Pedri, Mislav Osnic, dan Mario Pasalic. (Foto: AFP/Pool/ Stuart Franklin)

1. Timnas Spanyol adalah tim pertama yang mencetak lima gol dalam dua laga secara beruntun pada putaran final Euro.

2. Pedri menjadi pemain termuda yang menjadi starter pada pertandingan fase knock-out putaran final Euro (18 tahun dan 215 hari).

3. Cesar Azpilicueta akhirnya berhasil mencetak gol pertamanya bersama Timnas Spanyol, setelah menjalani 27 pertandingan. Dia juga menjadi pemain tertua yang mencetak gol bagi Timnas Spanyol di putaran final Piala Eropa (31 tahun dan 304 hari).

4. Ini adalah pertandingan knock-out Euro pertama bagi Spanyol, di mana kedua tim mencetak gol. Terakhir kali hal serupa terjadi ketika La Roja menyerah 1-2 dari Prancis pada perempat final Euro 2000.

5. Gol bunuh diri yang dilakukan Pedri adalah yang kesembilan terjadi di Euro 2020.

6. Alvaro Morata menyamai koleksi gol Fernando Torres sebagai top skorer Timnas Spanyol di putaran final Euro. Morata mendulang lima gol dalam delapan laga plus melepaskan 28 tembakan, sedangkan Torres mencetak lima gol dalam 13 pertandingan plus 37 tembakan.

7. Ferran Torres (21 tahun dan 120 hari) adalah pemain termuda yang mencetak gol dan menorehkan assist dalam pertandingan fase knock-out sejak Euro 2004. Pada 2004, Cristiano Ronaldo menjadi pemain termuda yang menorehkan gol plus assist ketika bersua Belanda (19 tahun dan 146 hari).

Sumber: UEFA, Opta

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel