7 Fungsi Sunscreen untuk Wajah, Pahami Jenis-Jenisnya

·Bacaan 6 menit

Liputan6.com, Jakarta Pentingnya menggunakan sunscreen atau tabir surya setiap hari, memang kerap menjadi pertanyaan karena fungsi sunscreen untuk wajah masih belum dipahami betul. Sunscreen bukan sekadar lotion, tetapi senyawa kimia yang mampu menyerap dan melemahkan gelombang UV.

Ada tiga jenis sinar yang dapat memengaruhi kesehatan kulit wajah, yakni UVA (keriput), UVB (sengatan matahari), dan UVC (peradangan dan iritasi). Nah, fungsi sunscreen untuk wajah bisa dijadikan solusi untuk melindungi kulit dari sinar UV berbahaya ini.

Sunscreen memiliki bahan aktif oxybenzone, avobenzone, asam para-aminobenzoic, titanium dioksida, dan seng oksida. Bahan kimia aktif ini yang membuat fungsi sunscreen untuk wajah dapat melindungi dari paparan sinar UV dan menurunkan risiko masalah kesehatan kulit.

Penggunaan sunscreen sangat direkomendasikan dengan SPF (faktor perlindungan sinar UVB) yang tinggi, minimal SPF 30. Berikut Liputan6.com ulas fungsi sunscreen untuk wajah dari berbagai sumber, Kamis (28/1/2021).

Melancarkan Aliran Darah dan Melindungi dari Sinar UV

Ilustrasi Wajah Sehat | Credit: pexels.com/Tristan
Ilustrasi Wajah Sehat | Credit: pexels.com/Tristan

Melancarkan Aliran Darah

Fungsi sunscreen untuk wajah yang pertama dapat melancarkan aliran darah. Menurut sebuah penelitian, ada hubungan antara radiasi UV dan fungsi pembuluh darah pada kulit. Paparan radiasi UV diketahui dapat menurunkan tingkat pelebaran pembuluh darah yang dimediasi oleh nitric oxide (NO).

Pelebaran ini dikenal juga dengan istilah vasodilatasi, berperan penting membantu menjaga suhu tubuh agar tetap stabil meski di cuaca panas sekalipun. NO inilah yang menyebabkan terjadinya vasodilatasi, keberadaannya berguna untuk meningkatkan aliran darah dan menyebabkan pelepasan panas dari kulit.

Penelitian yang dilakukan di Pennsylvania State University tersebut menemukan bahwa kulit yang tidak diberi apa-apa menunjukkan adanya penurunan vasodilatasi yang terkait NO. Sebaliknya, kulit yang diberi sunscreen dan kulit yang berkeringat tidak menunjukkan penurunan tersebut.

Melindungi dari Sinar UV

Untuk fungsi sunscreen untuk wajah yang kedua adalah dapat melindungi dari sinar UV. Sinar UV sangat berbahaya bagi kulit terutama pada bagian wajah. Padahal kondisi lapisan ozon bumi yang sekarang, sudah mengalami penipisan dan membuat manusia lebih berisiko terpapar sinar UV.

Sinar UV yang langsung dipancarkan ke kulit tanpa perlindungan apapun, berisiko mengalami masalah. Salah satunya penuaan dini seperti muncul bintik hitam, kerutan, dan terbakar. Parahnya bisa sampai menyebabkan kanker kulit.

Manusia memang membutuhkan sinar matahari, tetapi tidak saat sedang terik-teriknya. Waktu yang baik untuk mendapatkan vitamin D dari sinar matahari adalah saat masih pagi. Pukul 06.00 sampai pukul 09.00 dengan durasi 10-15 menit saja.

Nah, disinilah fungsi sunscreen untuk wajah dapat diandalkan. Sunscreen memiliki kandungan titanium dioksida dan seng oksida, keduanya dapat melindungi kulit dari penyerapan sinar UVA dan UVB. Penggunaannya sangat mampu meminimalkan penetrasi sinar UV ke dalam kulit wajah.

Meratakan Warna Kulit

Ilustrasi Kulit Wajah Sehat | Credit: pexels.com/John
Ilustrasi Kulit Wajah Sehat | Credit: pexels.com/John

Fungsi sunscreen untuk wajah yang ketiga adalah dapat meratakan warna kulit wajah dan menjaga kesehatannya dengan baik. Pada dasarnya, ada protein esensial dari kulit seperti kolagen, keratin, dan elastin yang dilindungi keberadaannya oleh penggunaan sunscreen.

Protein-protein ini sangat diperlukan untuk menjaga kulit tetap halus dan sehat baik untuk penampilan dan fungsinya. Maka dari itu, pastikan sunscreen yang digunakan memiliki kandungan titanium oksida di dalamnya untuk memberikan manfaat ini pada kulit.

Fungsi sunscreen untuk wajah yang meratakan warnanya berasal dari perlindungannya dari sinar UVB. Maka penting untuk memilih sunscreen yang memiliki faktor perlindungan matahari minimal 30 (SPF 30). Tujuannya agar bisa mencegah warna kulit menghitam yang disebabkan oleh UVB atau sengatan matahari.

Mencegah Penuaan Dini

Ilustrasi Kulit Wajah Sehat | Credit: pexels.com/Glory
Ilustrasi Kulit Wajah Sehat | Credit: pexels.com/Glory

Fungsi sunscreen untuk wajah yang keempat dapat mencegah masalah penuaan dini. Benar sekali! Paparan sinar UV adalah penyebab nomor satu penuaan dini pada wajah.

Melindungi wajah dari sinar UV dengan sunscreen SPF tinggi sangat dianjurkan. Sinar UV dapat membuat wajah berkerut, kehilangan elastisitas, berbintik hitam, warna kulit tidak merata, dan tentu saja tampak tua.

Sebuah studi mengungkapkan bahwa orang di bawah, usia 55 tahun yang rajin menggunakan sunscreen berpeluang 24% lebih rendah memiliki tanda-tanda penuaan dini. Jadi jangan ragu lagi menggunakan sunscreen untuk skincare rutinanmu, ya!

Melindungi dari Kanker Kulit

Ilustrasi Kulit Wajah Sehat | Credit: pexels.com/Michelle
Ilustrasi Kulit Wajah Sehat | Credit: pexels.com/Michelle

Selain dapat mencegah penuaan dini, fungsi sunscreen untuk wajah bisa diandalkan untuk melindungi dari kanker kulit. Banyak orang tidak menyadari bahaya paparan sinar matahari secara langsung.

Kanker kulit sering terjadi pada area kulit yang sering terpapar sinar matahari, yaitu pada kulit kepala, wajah, bibir, telinga, leher, lengan, dan tungkai. Memang sepenting itu menggunakan sunscreen di wajah agar masalah kanker tidak berisiko terjadi.

Mengenakan sunscreen setiap hari dapat melindungi kulit dari berbagai jenis kanker kulit, terutama melanoma. Melanoma adalah jenis kanker kulit terburuk yang dapat mengancam kehidupan wanita, terutama yang berusia 20-an.

Mencegah Pelepuhan dan Melindungi dari Berbagai Masalah

Ilustrasi Kulit Wajah Sehat | Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Kulit Wajah Sehat | Credit: pexels.com/pixabay

Mencegah Pelepuhan

Fungsi sunscreen untuk wajah yang keenam dapat mencegah pelepuhan. Pelepuhan ini biasanya dipengaruhi sengatan matahari seperti UVB. Sunburn akan membuat kulit lemah dan mudah memar, mulai perhatikan dan waspadai.

Nah, sunscreen yang mengandung perlindungan UVB dapat diandalkan untuk mencegah masalah pelepuhan. Kondisi pelepuhan yang dimaksud bisa menimbulkan gejala pengelupasan, pembengkakan, kemerahan, dan gatal yang berulang-ulang.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Annals of Epidemiology menemukan bahwa sunburn yang berkelanjutan dapat menempatkan pada risiko yang lebih tinggi terkena melanoma yang mematikan. Heat stroke dan heat exhaustion adalah dua masalah kesehatan lain yang timbul dari sunburn.

Melindungi dari Berbagai Masalah Kulit

Fungsi sunscreen untuk wajah yang terakhir adalah melindungi dari berbagai masalah kulit yang umum terjadi. Sifat sunscreen yang dapat membantu melembapkan wajah, sama dengan menjaga hidrasi dan mengontrol minyak berlebih.

Kelembapan dan kontrol minyak ini faktanya sangat diperlukan ketika sengatan matahari menyerang. Pengikisan air dan produksi minyak menjadi tidak beraturan, maka sunscreen perlu memainkan peran.

Apabila kedua masalah tersebut dapat diatasi dengan baik, maka fungsi sunscreen untuk wajah bisa mencegah munculnya komedo sampai jerawat. Hal ini yang membuat penting penggunaan sunscreen secara rutin setiap hari.

Jenis-Jenis Sunscreen

Ilustrasi Sunscreen | pexels.com/@moose-photos-170195
Ilustrasi Sunscreen | pexels.com/@moose-photos-170195

Sunscreen Mineral

Sunscreen mineral sering disebut juga dengan sunscreen physical atau inorganik. Sunscreen ini disebut sebagai sunscreen mineral, karena terbuat dari bahan mineral yang alami seperti titanium dioxide danzinc oxide, yang bekerja diatas permukaan kulit untuk memantulkan sinar UV.

Sunscreen mineral memiliki fungsi yang bisa membantu melindungi kulit dari paparan sinar matahari UVA dan UVB. Formula dari sunscreen ini sangat aman dan tidak menyebabkan iritasi pada kulit yang sensitif dan berjerawat.

Sunscreen mineral memiliki tekstur yang cenderung kental dan agak susah untuk diratakan. Sehingga sunscreen ini bisa meninggalkan white cast atau noda putih di atas kulit. Walaupun meninggalkanwhite cast, tetapi sunscreen ini baik digunakan untuk ibu hamil atau anak-anak.

Sunscreen Organik

Chemical sunscreen atausunscreen kimia disebut juga dengan sunscreen organik, karena memiliki kandungan senyawa organik seperti oxybenzone, octinoxate, octisalate danavobezone. Kandungan yang terdapat di dalam sunscreen ini, bisa membantu menghasilkan reaki kimia yang mengubah sinar UV menjadi panas, lalu melepaskan panas dari kulit

Sunscreen yang bekerja dengan cara menembus lapisan kulit epidermis dan dermis ini, juga memiliki kandungan vitamin C dan vitamin E, yang memiliki sifat sebagai antioksidan. Sehingga sunscreen organik bisa membantu melindungi kulit dari kerusakan kulit akibat sinar UV dan radikal bebas.

Sunscreen organik memiliki tekstur ringan, tipis, mudah menyerap ke pori-pori, mudah diratakan di kulit dan tidak meninggalkanwhite cast pada kulit.

Tetapi jika digunakan di kulit,sunscreen ini memiliki sensasi menyengat, bahkan bisa menyebabkan iritasi pada kulit hingga menyumbat pori-pori. Sehingga sunscreen ini cocok digunakan untuk kulit yang normal cenderung tidak berjerawat.